• Tentang Kami
Thursday, October 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dari Aceh ke Taiwan, Kisah Syafura La Djuna Menembus Batas lewat Student Exchange

SAGOE TV by SAGOE TV
October 15, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dari Aceh ke Taiwan, Kisah Syafura La Djuna Menembus Batas lewat Student Exchange

Syafura La Djuna (ujung kanan), mahasiswi USK Aceh yang menjalani Student Exchange selama enam bulan di Taiwan. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV — Berangkat dari Aceh menuju Taiwan, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Syafura La Djuna, menjalani pengalaman belajar lintas budaya melalui program student exchange di National Quemoy University.

Selama enam bulan, sejak September 2026 hingga Januari 2027, ia tidak hanya mengasah kemampuan bahasa Inggris dan Mandarin, tetapi juga belajar tentang kemandirian, keberanian, dan cara pandang baru terhadap dunia.

BACA JUGA

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap

Mawardi Nur Dorong Peningkatan Produksi Migas Aceh dan Manfaat bagi Masyarakat

Bagi Syafura, pendidikan tak pernah sekadar urusan menghafal rumus akuntansi atau mencatat angka-angka di atas kertas. Ia selalu percaya bahwa proses belajar sejati terletak pada seberapa berani seseorang melangkah keluar dari zona nyamannya untuk melintasi batas-batas budaya.

Keyakinan itulah yang menuntun langkah Syafura terbang menuju National Quemoy University (NQU), Taiwan. Melalui Program Student Exchange, gadis asal Aceh ini menjalani petualangan akademik dan spiritual selama enam bulan, terhitung sejak September 2026 hingga Januari 2027.

“Pendidikan bukan hanya tentang apa yang kita pelajari di dalam kelas, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda,” ujar Syafura dalam keterangan pers Humas USK, Rabu, 15 Oktober 2026.

Sebagai mahasiswi asal Aceh yang berproses di USK, Syafura ingin membuktikan pada dirinya sendiri -dan juga dunia- bahwa kesempatan berkembang di kancah internasional terbuka lebar bagi siapa saja yang berani mencoba. Ia bertolak ke Taiwan membawa segudang harapan: mengasah bahasa Inggris, mendalami bahasa Mandarin, serta menyelami dari dekat dinamika kehidupan masyarakat lokal.

Namun, di atas semua target akademik itu, Syafura mengusung misi yang lebih reflektif: mengenal dirinya sendiri secara lebih utuh.

Duduk di ruang-ruang kuliah NQU memberi warna baru bagi perjalanan studi Syafura La Djuna. Atmosfer perkuliahan multikultural menuntutnya tidak hanya belajar dari materi dosen, melainkan juga dari riak-riak diskusi antar-mahasiswa yang datang dari pelbagai belakangan negara.

“Di Taiwan, saya ditantang untuk lebih aktif berkomunikasi, menyampaikan pendapat dalam bahasa Inggris, dan beradaptasi dengan lingkungan akademik baru. Diskusi kelas menjadi ajang saling belajar dari perbedaan perspektif masing-masing negara,” jelasnya.

Pengalaman ini sekaligus membukakan matanya bahwa tak ada sistem pendidikan yang mutlak lebih superior dari yang lain. Baik USK maupun NQU memiliki keunggulan pendekatan yang justru saling melengkapi. Bagi Syafura, membawa pulang cara pandang dan budaya belajar positif ini untuk diterapkan di kampus tercintanya kelak adalah sebuah komitmen.

Perjalanan di perantauan tentu tak lepas dari tantangan adaptasi. Sebagai seorang Muslimah, Syafura harus lebih cermat dan jeli dalam memilih makanan harian yang halal dan sesuai kebutuhan. Belum lagi benteng bahasa Mandarin yang kerap memicu rasa rindu akan riuhnya rumah di Aceh.

Namun, di balik kesulitan-kesulitan kecil itu, terselip momen-momen hangat yang membekas di sanubari. Salah satunya ketika Syafura berbaur dalam kemeriahan Mid-Autumn Festival bersama teman-teman mahasiswa NQU. Momen menikmati kudapan khas, bermain games, dan tertawa bersama berhasil meleburkan sekat perbedaan budaya menjadi sebuah rasa kekeluargaan yang erat.

“Hal-hal sederhana seperti itu menjadi sangat berarti karena melalui kegiatan tersebut saya bisa mengenal budaya setempat sekaligus membangun kedekatan dengan teman-teman baru,” kenangnya.

Tantangan bahasa dan culture shock yang dihadapinya perlahan berubah menjadi kawah candradimuka yang menempa kedewasaan, kemandirian, serta rasa percaya dirinya.

Bagi Syafura, perubahan terbesar yang ia rasakan bukanlah seberapa jauh ia melangkah secara geografis, melainkan seberapa dalam ia bertumbuh secara mental. Ia menyadari bahwa berkembang tidak selalu berarti harus langsung menguasai segala hal.

“Terkadang, berkembang berarti berani berbicara meskipun bahasa kita belum sempurna, berani bertanya ketika belum memahami sesuatu, dan tetap mencoba meskipun kita merasa belum sepenuhnya siap,” tuturnya.

Membawa pulang pengalaman internasional bagi Syafura bukan untuk ajang pamer pencapaian, melainkan sebuah amanah untuk berbagi dan membakar semangat mahasiswa USK lainnya agar tidak rendah diri menatap dunia.

Menutup pengalamannya, Syafura menitipkan sebait pesan penuh daya bagi rekan-rekan sejawatnya yang mungkin masih ragu melangkah.

“Jangan menunggu sampai merasa sempurna untuk mulai mencoba. Kesempatan internasional bukan hanya milik mereka yang sudah memiliki banyak pengalaman, tetapi juga milik mereka yang mau belajar, berusaha, dan berani mengambil kesempatan. Pengalaman internasional yang bermakna bukan hanya tentang seberapa jauh kita pergi, tetapi seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan setelah kembali.”

Tags: AcehKisahMahasiswiStudent ExchangeTaiwanUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap
News

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap

by SAGOE TV
October 14, 2026
Mawardi Nur Dorong Peningkatan Produksi Migas Aceh dan Manfaat bagi Masyarakat
News

Mawardi Nur Dorong Peningkatan Produksi Migas Aceh dan Manfaat bagi Masyarakat

by Husaini Ende
October 14, 2026
Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran
News

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

by SAGOE TV
October 13, 2026
Mualem Lantik Taufik Jadi Pj Sekda Aceh
News

Mualem Lantik Taufik Jadi Pj Sekda Aceh

by SAGOE TV
October 13, 2026
Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo
News

Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

by SAGOE TV
October 11, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 10, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

October 10, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

October 11, 2026

EDITOR'S PICK

Mazhab Nekat Memahami Agama

Mazhab Nekat Memahami Agama

March 24, 2025
Safrizal ZA Beberkan Capaian Pemulihan Aceh Progres Signifikan, Perkembangannya Dinamis

Safrizal ZA Beberkan Capaian Pemulihan Aceh: Progres Signifikan, Perkembangannya Dinamis

April 7, 2026
Aceh Masuk 5 Besar Indeks Wakaf Nasional 2026

Aceh Masuk 5 Besar Indeks Wakaf Nasional 2026

July 21, 2026
Pj Gubernur Aceh Serahkan Cenderamata untuk Keluarga Pahlawan

Pj Gubernur Aceh Serahkan Cenderamata untuk Keluarga Pahlawan

August 17, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.