BANDA ACEH | SAGOE TV — Persiraja Banda Aceh dijatuhi denda Rp20 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah pemainnya, Ilham Udin Armaiyn, mengenakan seragam dengan nama punggung yang tidak sesuai dengan data yang terdaftar di I.League.
Sanksi tersebut berkaitan dengan pertandingan PSPS Pekanbaru melawan Persiraja dalam kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 pada 19 September 2026.
Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 23 September 2026, pelanggaran yang dilakukan tim Persiraja Banda Aceh itu berujung pada keputusan denda sebesar Rp20.000.000.
Informasi mengenai sanksi tersebut tercantum dalam hasil sidang Komite Disiplin PSSI yang dirilis melalui laman resmi PSSI pada 13 Oktober 2026.
Diberitakan sebalumnya, Persiraja dan pemainnya, Faris Adit Saputra, dijatuhi sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI dengan total denda Rp100 juta setelah laga melawan Sumsel United di Stadion H. Dimurthala, 2 Oktober 2026.
Denda tersebut terdiri atas Rp95 juta untuk klub akibat pelanggaran suporter dan panitia pelaksana pertandingan, serta Rp5 juta untuk Faris Adit yang juga mendapat larangan bermain selama dua pertandingan akibat menginjak pemain lawan.
Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, berharap seluruh elemen suporter tetap menyampaikan aspirasi secara positif dan bersama-sama menjaga ketertiban demi mendukung tim sepanjang kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.
“Mari sama-sama menjaga. Apalagi selama ini komunikasi manajemen tim Persiraja dengan suporter berjalan harmonis,” katanya.
Gidong berharap dukungan suporter tetap menjadi kekuatan bagi Laskar Rencong dalam mengarungi kompetisi musim ini. Menurutnya, dukungan positif sangat dibutuhkan tim, baik ketika bermain di kandang maupun saat menjalani pertandingan tandang.
BACA JUGA: Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United



















