• Tentang Kami
Thursday, October 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Belanda Sepakati Pemulangan Warisan Budaya Aceh, dari Sikin Panyang hingga Manuskrip dan Nisan

SAGOE TV by SAGOE TV
October 15, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Belanda Sepakati Pemulangan Warisan Budaya Aceh, dari Sikin Panyang hingga Manuskrip dan Nisan

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, di Indonesia House Amsterdam. Foto: Kemenbud

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Pemerintah Belanda menyepakati pengembalian 13 benda bersejarah yang berkaitan dengan Aceh, mulai dari Sikin Panyang (pedang Sikin Panjang), manuskrip Al-Qur’an yang terkait dengan Teuku Umar, hingga nisan peninggalan Kesultanan Aceh.

Pemulangan benda budaya tersebut menjadi bagian dari kesepakatan repatriasi Indonesia-Belanda yang ditandatangani Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert di Indonesia House Amsterdam, Jumat, 9 Oktober 2026).

BACA JUGA

Jangan Sampai Anak Aceh Tak Bisa Bahasa Aceh, Ini Pesan Syech Muharram

FKIP USK Hadirkan Kapolda Aceh di Gelora Kebangsaan X, Dekan Tekankan Karakter Mahasiswa

Dari 20 benda budaya Indonesia yang disepakati untuk dikembalikan dalam perjanjian tersebut, 13 di antaranya berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan Aceh. Benda-benda itu merepresentasikan perjalanan sejarah, tradisi intelektual Islam, perjuangan melawan kolonialisme, serta seni dan tradisi pemakaman masyarakat Aceh.

Sikin Panyang menjadi salah satu benda yang menarik perhatian. Senjata tradisional Aceh tersebut berkaitan dengan sejarah perlawanan terhadap kolonialisme dan selama ini tersimpan di Rijksmuseum, Belanda.

Selain itu, terdapat manuskrip Al-Qur’an yang berkaitan dengan Teuku Umar dan lingkungan keluarganya. Naskah tersebut berasal dari Wereldmuseum.

Kesepakatan repatriasi juga mencakup empat manuskrip Kesultanan Aceh yang merekam tradisi intelektual, keagamaan, dan sejarah Kesultanan Aceh, dari Wereldmuseum. Bersama pedang Sikin Panjang dan manuskrip Al-Qur’an terkait Teuku Umar, koleksi tersebut menjadi bagian penting dari warisan tertulis Aceh yang akan dikembalikan ke Indonesia.

Dua kelompok benda lainnya berkaitan dengan tradisi pemakaman Kesultanan Aceh. Koleksi tersebut terdiri atas satu panel makam Kesultanan Aceh dan enam nisan Batu Aceh yang memiliki nilai sejarah, seni kaligrafi, serta keterkaitan dengan tradisi pemakaman Islam, dari Wereldmuseum.

Dengan demikian, terdapat 13 benda yang berkaitan dengan Aceh dalam daftar 20 benda budaya yang disepakati untuk dikembalikan, yakni satu pedang Sikin Panjang, satu manuskrip Al-Qur’an terkait Teuku Umar, empat manuskrip Kesultanan Aceh, satu panel makam Kesultanan Aceh, dan enam nisan Batu Aceh.

Ketua Colonial Collections Committee (CCC) Belanda, Lilian Gonçalves-Ho Kang You, mengatakan keputusan pengembalian 20 benda budaya Indonesia didasarkan pada penelitian asal-usul koleksi. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa benda-benda itu kehilangan kepemilikannya secara tidak sukarela dalam konteks kolonial.

Lilian mencontohkan Berlian Banjarmasin yang dahulu menjadi simbol kedudukan dan kekuasaan Sultan Banjarmasin. Berlian sekitar 38 karat tersebut berpindah ke tangan Belanda dalam situasi tekanan kolonial. Dokumen perolehannya bahkan menggunakan istilah Report of Confiscation, yang menunjukkan adanya penyitaan.

Ia juga menyoroti nilai sejarah panel makam Aceh yang berkaitan dengan kawasan pemakaman keluarga Kesultanan Aceh, serta manuskrip Al-Qur’an terkait Teuku Umar yang menyimpan catatan tulisan tangan mengenai cara pembacaannya.

“Hari ini, kita mengakui sejarah tersebut dan mengambil langkah untuk memperbaiki ketidakadilan yang terjadi,” ujar Lilian.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, menegaskan komitmen pemerintahnya untuk memperbaiki ketidakadilan sejarah melalui pengembalian benda budaya yang diperoleh dalam konteks kolonial.

“Benda-benda ini seharusnya tidak pernah berada di Belanda. Apa yang terbukti bukan milik kami, akan kami kembalikan. Kini kami memperbaiki ketidakadilan tersebut,” kata Letschert, dikutip dari siaran pers Kemenbud RI, Kamis, 15 Oktober 2026.

Ia berharap kerja sama repatriasi Indonesia-Belanda dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam menyelesaikan persoalan warisan budaya kolonial melalui penelitian asal-usul koleksi dan kemitraan yang setara.

Indonesia Pulangkan Lebih dari 30 Ribu Koleksi

Selain 20 benda budaya bersejarah, Indonesia juga memastikan pengembalian 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dari Naturalis Biodiversity Center di Leiden, Belanda. Koleksi tersebut terdiri atas 29.763 objek dan 427 unit kerangka leluhur (human remains).

Koleksi Dubois berkaitan dengan penelitian manusia purba Homo erectus, yang memiliki arti penting dalam sejarah evolusi manusia dan perkembangan penelitian paleoantropologi dunia.

Sebelumnya, pada 17 Desember 2025, Indonesia telah menerima empat koleksi penting dari kelompok Dubois, yakni tempurung kepala, gigi geraham, dan tulang paha Homo erectus, serta cangkang kerang bergores. Keempat benda tersebut kini dipamerkan di Museum Nasional Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut pengembalian tahap kedua Koleksi Dubois sebagai repatriasi terbesar dalam sejarah Indonesia, baik dari segi jumlah maupun nilai ilmiahnya.

“Kesepakatan repatriasi antara Indonesia dengan Belanda ini merupakan penegasan keadilan sejarah, pemulihan kedaulatan budaya, serta pengakuan atas martabat dan identitas budaya bangsa Indonesia,” kata Fadli.

Ia menambahkan, sejak 1975 hingga 2025, lebih dari 2.300 benda budaya Indonesia telah dikembalikan dari Belanda melalui diplomasi, penelitian, dan kesepakatan antarpemerintah. Dua kesepakatan terbaru tersebut menambah jumlah warisan budaya yang dikembalikan menjadi lebih dari 32.500 unit, menurut data Kementerian Kebudayaan.

Fadli Zon menegaskan bahwa tanggung jawab pemerintah tidak berhenti pada keberhasilan repatriasi. Kementerian Kebudayaan berkomitmen mengelola benda-benda yang dikembalikan melalui tiga prinsip utama, yaitu Care, Research, dan Educate: pelestarian dan konservasi, penelitian ilmiah, serta perluasan akses publik terhadap warisan sejarah dan kebudayaan.

Ia juga menekankan bahwa repatriasi merupakan bagian dari mandat Pasal 32 UUD 1945 untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.

Tags: AcehBelandaBudayaIndonesiaMakamManuskripNisansejarahWarisan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Jangan Sampai Anak Aceh Tak Bisa Bahasa Aceh, Ini Pesan Syech Muharram
News

Jangan Sampai Anak Aceh Tak Bisa Bahasa Aceh, Ini Pesan Syech Muharram

by SAGOE TV
October 15, 2026
FKIP USK Hadirkan Kapolda Aceh di Gelora Kebangsaan X, Dekan Tekankan Karakter Mahasiswa
News

FKIP USK Hadirkan Kapolda Aceh di Gelora Kebangsaan X, Dekan Tekankan Karakter Mahasiswa

by SAGOE TV
October 15, 2026
Asap Terdeteksi di Aceh, Jarak Pandang di Aceh Utara Turun Jadi 2-3 Km
News

Asap Terdeteksi di Aceh, Jarak Pandang di Aceh Utara Turun Jadi 2-3 Km

by SAGOE TV
October 15, 2026
Dari Aceh ke Taiwan, Kisah Syafura La Djuna Menembus Batas lewat Student Exchange
News

Dari Aceh ke Taiwan, Kisah Syafura La Djuna Menembus Batas lewat Student Exchange

by SAGOE TV
October 15, 2026
Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap
News

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap

by SAGOE TV
October 14, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 10, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

October 10, 2026
Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

October 11, 2026

EDITOR'S PICK

Fadhlullah Terpilih Jadi Ketua MES Aceh Periode 2025-2030

Fadhlullah Terpilih Jadi Ketua MES Aceh Periode 2025-2030

March 26, 2025
Mengapa Revitalisasi Nilai Islam Mendesak? Ini Penjelasan Guru Besar UIN Ar-Raniry

Mengapa Revitalisasi Nilai Islam Mendesak? Ini Penjelasan Guru Besar UIN Ar-Raniry

March 29, 2026
Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue Perkuat Investasi

Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue Perkuat Investasi

November 13, 2024
Gubernur Tetapkan Lima Anggota Baitul Mal Aceh Periode 2025-2030, Ini Nama-Namanya

Gubernur Tetapkan Lima Anggota Baitul Mal Aceh Periode 2025-2030, Ini Nama-Namanya

November 7, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.