SAGOETV | KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar berhasil menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2024. Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk miskin di Aceh Besar turun menjadi 13,21 persen, mengalami penurunan sebesar 0,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 13,38 persen.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras semua elemen pemerintah dan masyarakat.
“Penurunan angka kemiskinan ini tidak terjadi begitu saja, tetapi merupakan hasil dari sinergi antara Forkopimda, OPD, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus berkomitmen melaksanakan berbagai program prioritas,” ujar Iswanto, Selasa (4/2/2025).
Sejumlah program yang turut berperan dalam menekan angka kemiskinan di antaranya adalah pengendalian inflasi daerah, penanggulangan stunting, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta pembangunan infrastruktur.
Selain itu, keberhasilan Aceh Besar dalam mempertahankan ketahanan pangan juga menjadi faktor utama dalam menurunkan angka kemiskinan. Kabupaten ini termasuk salah satu daerah yang aktif menggelar Pasar Murah dan Pangan Murah sejak akhir 2022 hingga 2024. Program tersebut dinilai efektif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.
“Aceh Besar merupakan daerah yang telah mencapai swasembada pangan. Langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam penguatan sektor pertanian dan distribusi bahan pokok terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ke depan, Pemkab Aceh Besar berkomitmen untuk terus mengoptimalkan berbagai program pembangunan demi menekan angka kemiskinan lebih lanjut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. [CE]