• Tentang Kami
Thursday, July 30, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Prodi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry Bahas Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam

SAGOE TV by SAGOE TV
May 23, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Prodi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry Bahas Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam

Prodi S3 Studi Islam menggelar webinar yang membahas kesehatan mental dalam perspektif Islam pada Kamis (22/5/2025). Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Program Studi Doktor (Prodi S3) Studi Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggelar webinar seri kedua dengan tema “Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam” pada Kamis (22/5/2025). Kegiatan ini bertujuan mengkaji isu kesehatan mental secara holistik, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga melalui pendekatan spiritual dan nilai-nilai keislaman, guna memberikan solusi komprehensif bagi masyarakat muslim di era modern.

Webinar ‘Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam’ yang digelar secara virtual dan dipusatkan di aula lantai 2 Gedung Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, Darussalam, Kota Banda Aceh, diikuti oleh sejumlah akademisi, dosen, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Diskusi dibuka oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Prof T Zulfikar.

BACA JUGA

Lebih dari Dua Dekade Damai, Mengapa Implementasi MoU Helsinki dan UUPA Masih Belum Optimal?

UIN Ar-Raniry Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran, Target Terima Mahasiswa Agustus 2026

Ia menekankan pentingnya membahas kesehatan mental dari sudut pandang keislaman. “Kesehatan mental bukan hanya soal medis, tapi juga menyangkut dimensi spiritual. Islam memiliki tradisi panjang dalam memahami keseimbangan jiwa,” ujar Zulfikar dalam sambutannya.

Zulfikar mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari seri diskusi dua mingguan yang diselenggarakan Prodi Doktor Studi Islam yang mengangkat tema-tema aktual dengan pendekatan keilmuan Islam. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memperluas wawasan keislaman yang kontekstual dan responsif terhadap persoalan kekinian.

Dalam webinar tersebut, Prof Madya Dr Zaizul Ab Rahman dosen senior dari Pusat Kajian Teologi dan Filsafat Fakultas Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) memaparkan berbagai persoalan kesehatan mental yang umum dialami masyarakat, sekaligus mengaitkannya dengan ajaran Islam.

Prof Zaizul menyoroti lima isu utama yang kerap menjadi masalah kesehatan mental, mulai dari stres, gangguan kecemasan umum (Generalized Anxiety Disorder/GAD), hingga depresi berat. Ia menjelaskan bahwa stres adalah reaksi tubuh terhadap tekanan yang, apabila tidak tertangani, dapat menimbulkan gangguan fisik dan mental seperti sulit tidur, nyeri kepala, hipertensi, hingga penyakit jantung.

Selain itu, gangguan kecemasan umum ditandai dengan kekhawatiran berlebihan tanpa penyebab jelas, dengan gejala susah tidur, rasa panik, hingga sesak napas. Depresi berat, serangan panik, dan konflik rumah tangga juga disebutkan turut merusak keseimbangan mental individu.

Menurutnya, Islam menawarkan pendekatan spiritual yang kuat untuk membangun ketahanan mental melalui konsep resiliensi spiritual, yakni kemampuan tetap tenang dan optimistis menghadapi tekanan dengan bersandar pada nilai-nilai keimanan.

“Islam mengajarkan menyandarkan diri pada Allah, mengelola emosi, serta membina hubungan batin agar tetap positif,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya kesabaran yang disebutkan dalam lebih dari 200 ayat Al-Qur’an sebagai kekuatan utama dalam menghadapi kesulitan.

Zaizul turut mengangkat fenomena kepercayaan masyarakat terhadap mata jahat (ain) dan kesurupan jin sebagai penyebab gangguan mental yang masih menjadi tantangan dalam pemahaman kesehatan mental umat Muslim. Ia mengingatkan stigma negatif yang masih melekat, seperti anggapan bahwa gangguan mental hanya dialami oleh orang yang “kurang iman,” padahal faktor biologis, sosial, dan psikologis turut berperan besar.

Dalam kesempatan itu, ia juga membantah kekhawatiran tentang tenaga profesional nonmuslim yang menangani pasien muslim, karena etika profesi mengharuskan penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual pasien.

Zaizul menegaskan pentingnya pendekatan integratif antara ilmu kedokteran modern dan spiritualitas dalam menangani isu kesehatan mental di komunitas muslim kontemporer. Ia menjelaskan bahwa gejala seperti kecemasan, delusi, dan halusinasi sudah lama dikenali meskipun dahulu sering dikaitkan dengan moralitas atau aspek spiritual.

Di Malaysia, perhatian khusus diberikan pada kesehatan mental remaja. Data terbaru menunjukkan satu dari empat remaja mengalami gangguan kesehatan mental, yang diperparah tekanan hidup dan ketergantungan pada teknologi.

“Generasi muda lebih bergantung pada gadget daripada Al-Qur’an, sehingga jauh dari petunjuk ilahi yang memberi ketenangan,” sebutnya.

Ia juga menekankan pentingnya manajemen waktu yang seimbang antara pekerjaan, keluarga, agama, dan kesehatan, serta rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Meski fasilitas konseling sudah tersedia di universitas dan rumah sakit di Malaysia, stigma masih menjadi hambatan utama dalam penanganan kesehatan mental.

Dalam sesi tanya jawab, Prof Zaizul menjelaskan ajaran Islam tentang tawakal (berserah diri) kepada Allah setelah berusaha maksimal, serta menekankan bahwa cobaan hidup harus dihadapi dengan kesabaran dan kedekatan spiritual.

Ketua Prodi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal menyampaikan bahwa tema “Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam” dipilih sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya kesadaran dan kebutuhan mendalam di kalangan akademisi dan masyarakat akan pentingnya kesehatan mental.

“Memahami kesehatan mental tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga perspektif keagamaan, khususnya Islam, sangat penting agar kita dapat memberikan solusi yang menyeluruh dan sesuai dengan nilai-nilai spiritual masyarakat Muslim,” ujarnya.

Webinar ini diharapkan dapat membuka wawasan baru sekaligus mendorong kolaborasi antara disiplin ilmu kedokteran dan keislaman dalam penanganan isu kesehatan mental di Indonesia dan kawasan sekitarnya. [R]

Tags: acehIslamkesehatanKesehatan MentalMuslimPascasarjanaProdiUIN Ar-RaniryWebinar
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Lebih dari Dua Dekade Damai, Mengapa Implementasi MoU Helsinki dan UUPA Masih Belum Optimal?
News

Lebih dari Dua Dekade Damai, Mengapa Implementasi MoU Helsinki dan UUPA Masih Belum Optimal?

by SAGOE TV
July 30, 2026
UIN Ar-Raniry Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran, Target Terima Mahasiswa Agustus 2026
News

UIN Ar-Raniry Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran, Target Terima Mahasiswa Agustus 2026

by SAGOE TV
July 30, 2026
USK Juara Umum Peksimida Aceh 2026, Universitas Samudra Jadi Tuan Rumah Berikutnya
News

USK Juara Umum Peksimida Aceh 2026, Universitas Samudra Jadi Tuan Rumah Berikutnya

by SAGOE TV
July 30, 2026
Blok Andaman Jadi Pembahasan Mualem dan Hashim, Aceh Dorong Hilirisasi Gas
News

Blok Andaman Jadi Pembahasan Mualem dan Hashim, Aceh Dorong Hilirisasi Gas

by SAGOE TV
July 30, 2026
Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama
News

Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

by SAGOE TV
July 29, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

July 30, 2026
LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

July 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Setelah Panggung Dibongkar

Setelah Panggung Dibongkar

July 28, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Calvin Ho

Pariwisata Tanpa Kedaulatan: Skandal Struktural dari Bali dan Pelajaran bagi Aceh

July 30, 2026
BPMA dan TNI AD Perkuat Pengamanan Blok A Medco di Aceh Timur

BPMA dan TNI AD Perkuat Pengamanan Blok A Medco di Aceh Timur

July 23, 2026
UIA dan IKDAR Malaysia Resmi Jalin Kerja Sama, Gelar International Guest Lecture

UIA dan IKDAR Malaysia Resmi Jalin Kerja Sama, Gelar International Guest Lecture

July 28, 2026

EDITOR'S PICK

Prof Syamsul Rijal

Ngabuburit Filsafat Islam, Prof Syamsul Rijal Soroti Tantangan Ramadhan di Era Digital

March 8, 2025
gempa

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Meulaboh, Aceh Barat

May 19, 2025
Mengelola Nafsu untuk Meningkatkan Ketaatan kepada Allah

Mengelola Nafsu untuk Meningkatkan Ketaatan kepada Allah

April 27, 2025
Relasi Pertahanan Semesta (Cosmic Defense) dengan ‘Gerobak Pengetahuan’ Lokal di Nusantara

Awal Perkenalan Isaiah Berlin dengan Giambattista Vico

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.