• Tentang Kami
Thursday, September 3, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Krueng Geukueh-Penang Segera Dibuka, Ini Kendala yang Masih Harus Diselesaikan

SAGOE TV by SAGOE TV
September 3, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Lhokseumawe-Penang Bakal Terhubung Ferry, ASDP Matangkan Jalur RoRo

KJRI Penang dan ASDP mematangkan rencana ferry RoRo Krueng Geukueh-Penang untuk memperkuat konektivitas Aceh-Malaysia. Foto: IG @penang_port

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Pemerintah Aceh terus mempercepat pembukaan pelayaran Krueng Geukueh-Penang. Selain menyiapkan regulasi, Pemerintah Aceh juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan seluruh persyaratan pelayaran internasional dapat dipenuhi. Adapun rencana penggunaan kapal Ro-Ro untuk mengangkut kendaraan masih menghadapi kendala regulasi lintas batas Indonesia-Malaysia.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) terus memonitor perkembangan rencana tersebut dan mengintruksikan pejabat terkait bergerak cepat agar pelayaran Krueng Geukueh-Penang dapat segera terwujud.

BACA JUGA

Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai

16.276 Hektare Sawah Rusak Berat, Mualem Perintahkan Distanbun Percepat Penanganan

“Saat ini kita sedang menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) untuk mengatur hal-hal teknis dan operasionalnya,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, dalam keterangannya, Kamis, 3 September 2026.

Dijelaskan, bahwa Rapergub ini murni mengatur hubungan fiskal dan korporasi antara Pemerintah Aceh dan BUMD, dalam hal ini adalah PT Pembangunan Aceh (PEMA). Sedangkan kewenangan perizinan angkutan laut dan kepelabuhanan berada pada Kementerian Perhubungan.

Nurlis mengatakan, Pemerintah Aceh akan memberikan penugasan disertai pendanaan kepada PT PEMA untuk menyelenggarakannya secara komersial (business to business) bekerja sama dengan operator pelayaran berpengalaman.

Karena itu, merujuk pada Pasal 108 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, maka setiap penugasan ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah, disertai kajian bersama, persetujuan RUPS, dan pemisahan pembukuan.

Agar berjalan dengan baik, Nurlis mengatakan, Gubernur Mualem mengamanahkan kepada timnya untuk membangun komunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan pihak-pihak terkait lainnya. “Untuk memperlancar seluruh prosesnya,” katanya.

Pertemuan dengan Kemenhub

Sesuai arahan Gubernur Mualem, Tim Pemerintah Aceh telah berkonsultasi dengan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta pada Rabu, 2 September 2026.

Tim Pemerintah Aceh terdiri dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh Teuku Robby Irza, Staf Khusus Gubernur Aceh Ermiadi Abdul Rahman, Kepalda Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, dan Kepala Biro Hukum Setda Aceh Amrizal.

Mereka diterima oleh Kepala Sub Direktorat Manajemen Informasi dan Operasional Kepelabuhan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Zainal Abdul Rahman dan Kepal Sub Direktorat Angkutan Laut Luar Negeri Kemenhub Gus Rional.

Pada pertemuan tersebut, kata Nurlis, Tim Pemerintah Aceh menyampaikan bahwa saat ini sedang menyusun Rapergub.

“Karena itu, Pemerintah Aceh memerlukan asistensi atau masukan teknis dari Kemenhub terkait regulasi perhubungan laut sebelum Ranpergub tersebut ditindaklanjuti pada tahapan berikutnya,” kata Nurlis.

Sisi Historis Krueng Geukueh-Penang

Sebagaimana diketahui, bahwa pembukaan palayaran Krueng Geukueh-Penang merupakan Visi dan Misi Gubernur Aceh dan telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh Tahun 2025-2029, yaitu dalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2025.

Sebetulnya pelayaran Krueng Geukeuh-Penang sudah pernah berjalan dengan kapal Ro-Ro Jatra III yang dioperasikan oleh PT. ASDP pada tahun 2015, sebagai solusi strategis untuk rantai pasok & konektivitas regional Aceh dalam lingkup IMT-GT. Namun operasional terhenti karena faktor regulasi.

Dari sisi historis, hubungan Aceh dan Malaysia, khususnya Penang, telah terjalin selama berabad-abad. Dalam masa Kesultanan Aceh, kawasan utara Selat Malaka termasuk Penang merupakan wilayah mitra dagang utama dalam perdagangan rempah dan hasil bumi.

Letak geografis antara Krueng Geukueh dan Penang yang berdekatan, sekitar 205 mil laut, menjadikan Krueng Geukueh sebagai pelabuhan yang dipilih untuk menjadi entry maupun exit point menuju Penang.

Menurut Nurlis, upaya keras Gubernur Mualem dalam menghidupkan pelayaran Krueng Geukueh-Penang adalah bagian dari cita-citanya untuk menghidupkan ekonomi Aceh. Karena itu, Gubernur Mualem telah bersurat kepada Presiden RI Prabowo Subianto, dan Duta Besar Malaysia.

Selain itu, berkoordinasi dengan Atase Perhubungan RI di Kuala Lumpur, Konjen RI di Penang, dan Otoritas Pelabuhan Penang. Tim Pemerintah Aceh secara berkala mengadakan pertemuan dengan stakeholder untuk memastikan kesiapan Custom, Immigration, Quarantine & Security (CIQS) di Pelabuhan Krueng Geukueh.

Bahkan, dilakukan sosialisasi bersama pengusaha untuk memastikan kesiapan muatan. “Pak Gubernur berharap dengan terbukanya penyeberangan Krueng Geukueh-Penang, maka terbukalah berbagai peluang usaha bagi rakyat Aceh,” kata Nurlis.

Secara sederhana, kata Nurlis, berbagai komoditas yang ada di Aceh dapat dibawa ke Penang sesuai kebutuhan oleh kapal penyeberangan. “Di Malaysia banyak orang Aceh, sehingga mempermudah komunikasi untuk hubungan bisnis.”

Karena itu, dibutuhkan dukungan regulasi agar pelayaran Krueng Geukueh-Penang ini dapat terlaksana dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kesiapan Pelabuhan Krueng Geukueh untuk dapat melayani pelayaran internasional. Dukungan asistensi dan penguatan dari Kemenhub.

“Tujuannya agar pelaksanaan pelayaran ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi perekonomian masyarakat Aceh dan Indonesia,” kata Nurlis.

Kendala dan Solusinya

Dalam konsultasi tersebut, Kementerian Perhubungan menyampaikan bahwa pelayaran antarnegara Krueng Geukueh-Penang dengan menggunakan kapal penumpang maupun kapal barang pada prinsipnya dapat segera dilakukan, sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan pelayaran internasional yang berlaku.

“Yang masih menjadi perhatian adalah apabila pelayaran menggunakan kapal Ro-Ro (Roll-on/Roll-off) yang dapat mengangkut kendaraan. Untuk skema tersebut, sampai saat ini belum terdapat ketentuan khusus yang memungkinkan kendaraan dari Indonesia dibawa masuk dan beroperasi di Malaysia, maupun sebaliknya,” kata Nurlis.

Dijelaskan, pengaturan pergerakan kendaraan lintas batas tersebut memerlukan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Malaysia. Dengan demikian, pengembangan layanan Ro-Ro yang membawa kendaraan membutuhkan kesepakatan antarnegara sebagai landasan pengaturannya.

“Pemerintah Pusat terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Malaysia untuk mendorong terwujudnya kerja sama bilateral yang dapat memberikan kepastian dan mengatur mekanisme keluar-masuk kendaraan dari dan ke Malaysia,” tutur Nurlis.

Namun, kata Nurlis, kondisi tersebut tidak menghambat upaya Pemerintah Aceh untuk mempersiapkan pembukaan lintasan. “Pelayaran penumpang dan barang dapat dipersiapkan terlebih dahulu, sementara untuk layanan Ro-Ro yang mengangkut kendaraan, Pemerintah Aceh akan mengikuti perkembangan kerja sama bilateral yang sedang diupayakan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Tags: AcehIndonesiaKapalKrueng GeukuehMalaysiaPelayaranPenang
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai
News

Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai

by SAGOE TV
September 3, 2026
16.276 Hektare Sawah Rusak Berat, Mualem Perintahkan Distanbun Percepat Penanganan
News

16.276 Hektare Sawah Rusak Berat, Mualem Perintahkan Distanbun Percepat Penanganan

by SAGOE TV
September 3, 2026
Aceh Dorong Zakat, Wakaf hingga Ekonomi Haji-Umrah Jadi Penggerak Ekonomi Umat
News

Aceh Dorong Zakat, Wakaf hingga Ekonomi Haji-Umrah Jadi Penggerak Ekonomi Umat

by SAGOE TV
September 3, 2026
Basarnas Dorong Sekolah di Aceh Bangun Sistem Keselamatan Mandiri Hadapi Bencana
News

Basarnas Dorong Sekolah di Aceh Bangun Sistem Keselamatan Mandiri Hadapi Bencana

by SAGOE TV
September 3, 2026
Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka 3-10 September 2026
News

Pendaftaran Kedokteran UIN Ar-Raniry Dibuka 3-10 September 2026

by SAGOE TV
September 3, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026
Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

August 28, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026

EDITOR'S PICK

Keutamaan Ramadhan, Ibadah yang Mengangkat Derajat di Sisi Allah

Keutamaan Ramadhan, Ibadah yang Mengangkat Derajat di Sisi Allah

March 28, 2025
Aba Asnawi Pimpinan Dayah BUDI Mesja Lamno Meninggal Dunia

Aba Asnawi Pimpinan Dayah BUDI Mesja Lamno Meninggal Dunia

February 13, 2025
Kalahkan Sriwijaya FC, Persiraja Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Liga 2

Akhyar Ilyas Ingin Pemain Persiraja Konsentrasi Hingga Akhir Laga

December 3, 2024
Elit Politik Aceh Gagal Yakinkan Prabowo?

Elit Politik Aceh Gagal Yakinkan Prabowo?

December 27, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.