BANDA ACEH | SAGOE TV — Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak hingga ke jalur penerbangan Aceh. Sebanyak tujuh penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026, menyusul penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik.
Informasi tersebut berdasarkan pembaruan operasional Bandara SIM hingga pukul 16.00 WIB. Hal ini sebagaimana disampaikan General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) dalam keterangan tertulis yang diterima Sagoe TV.
Sejumlah penerbangan yang terdampak merupakan rute Banda Aceh-Jakarta maupun sebaliknya. Penerbangan yang dibatalkan antara lain Batik Air ID6898, Lion Air ID6899, Wings Air IU994/995, Garuda Indonesia GA140/141 dan GA146/147.
Selain penerbangan terjadwal, terdapat dua penerbangan yang masuk dalam kategori unschedule flight yang turut dibatalkan, yakni PK-GYN rute Banda Aceh-Jakarta dan T7RMA rute Banda Aceh-Jakarta.
Satu Penerbangan dari Jeddah Dialihkan ke Bandara SIM
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau juga membuat satu penerbangan dari Jeddah menuju Jakarta harus dialihkan atau divert ke Bandara Sultan Iskandar Muda.
Penerbangan Garuda Indonesia GA981 dengan registrasi pesawat PK-GII membawa 368 penumpang. Pesawat tersebut tercatat tiba dan mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda pada pukul 09.00 WIB.
Dengan demikian, hingga pembaruan pukul 16.00 WIB, terdapat 7 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan dialihkan ke Bandara SIM akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
Penumpang Diminta Cek Jadwal Sebelum ke Bandara
General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan, mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan penumpang dan kru pesawat.
“Tim operasional Bandara Sultan Iskandar Muda telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan penerbangan, serta secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengimbau bagi masyarakat yang berencana bepergian melalui Bandara Sultan Iskandar Muda untuk memeriksa jadwal penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya.
“Manajemen Injourney Airports Bandara Sultan Iskandar Muda senantiasa bersinergi dengan sekolah stakeholder bandara guna memberikan pelayanan sepenuh hati bagi seluruh pengguna jasa bandara, serta berharap agar bencana erupsi Gunung Anak Krakatau ini dapat segera teratasi,” ujar Rahmat.




















