BANDA ACEH | SAGOE TV – Persiraja Banda Aceh mengakhiri tren negatif di Pegadaian Championship 2026/27 setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 3-1 pada pekan kelima di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat malam, 9 Oktober 2026. Kemenangan ini menjadi hasil positif pertama Laskar Rencong setelah melewati empat pertandingan awal tanpa kemenangan.
Persiraja tampil efektif di kandang PSIS. Tiga gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Risky Safri pada menit ke-8, Martin Chaves pada menit ke-40, dan Rangga Bolang pada menit ke-57.
Hasil tersebut menjadi momentum kebangkitan Persiraja sekaligus tambahan tiga poin penting setelah melewati periode sulit pada awal kompetisi. Kemenangan ini juga dipersembahkan kepada masyarakat Aceh yang terus memberikan dukungan kepada tim berjuluk Laskar Rencong itu.
M Ridwan Bersyukur Persiraja Putus Tren Negatif
Pelatih kepala Persiraja, Muhammad Ridwan, mengaku bersyukur timnya mampu mengakhiri catatan buruk tersebut. Menurutnya, kemenangan di Semarang merupakan hasil dari persiapan khusus yang dilakukan pemain sebelum pertandingan.
“Alhamdulillah kita bisa memutus tren negatif. Kita memang mempersiapkan latihan khusus untuk pertandingan hari ini, dan alhamdulillah hasilnya sesuai harapan,” ujar M Ridwan dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ridwan menegaskan, kemenangan tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Aceh yang selama ini memberikan dukungan kepada Persiraja. Ia juga mendedikasikan hasil positif itu kepada Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, yang berulang tahun pada hari yang sama.
“Ini juga kami persembahkan sebagai kado untuk masyarakat Aceh dan juga untuk salah satu staf Persiraja yang berulang tahun hari ini, Pak Sekum Rahmat Djailani,” katanya.
Persiraja Bangkit di Bawah Arahan M Ridwan
Kemenangan atas PSIS menjadi sinyal kebangkitan Persiraja di bawah arahan M Ridwan. Meski baru menjalani dua pertandingan sebagai pelatih kepala, ia mulai membawa perubahan dalam pendekatan taktik dan permainan tim.
Sebelum ditangani Ridwan, Persiraja gagal meraih poin dalam tiga pertandingan pertama. Tim asal Banda Aceh itu kemudian kembali menelan kekalahan pada laga keempat yang berlangsung di kandang sendiri.
Kemenangan 3-1 atas PSIS pun mengakhiri periode tanpa kemenangan Persiraja pada awal kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.
Ridwan mengakui, mengalahkan PSIS bukan perkara mudah. Ia menilai tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut merupakan lawan kuat. Karena itu, hasil positif yang diraih anak asuhnya di Semarang terasa semakin berarti.
“Alhamdulillah kita bisa memutus tren buruk itu. Kebetulan juga yang dilawan adalah tim yang kuat, PSIS. Saya melihat apa yang sudah dilakukan pemain, baik dalam latihan maupun pertandingan, dari sisi hasil mereka berhak untuk menang,” ungkapnya.
Apresiasi Perjuangan Pemain
Menutup keterangannya, Ridwan memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang sepanjang pertandingan. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras para pemain yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
“Saya ucapkan selamat kepada para pemain saya yang sudah berjuang sekuat tenaga dan mengeluarkan seluruh kemampuan yang mereka punya untuk bertarung. Alhamdulillah, kita memenangkan pertandingan hari ini,” pungkasnya.
Kemenangan 3-1 atas PSIS menjadi modal penting bagi Persiraja untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Laskar Rencong kini berpeluang menjaga momentum kebangkitan setelah akhirnya mengakhiri empat laga tanpa kemenangan di Pegadaian Championship 2026/27.



















