BANDA ACEH | SAGOE TV – Muhammad Akhsanul Akhyar, mahasiswa magister asal Aceh di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia Brunei Darussalam (PPIBD) periode 2026/2027.
Dalam siaran pers yang diterima Sagoe TV di Banda Aceh disampaikan, Akhyar terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-15 PPIBD yang berlangsung di Aula Perpustakaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Terpilihnya putra Aceh ini menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa asal Aceh mampu mengambil peran strategis dalam organisasi pelajar Indonesia di tingkat internasional.
Muhammad Akhsanul Akhyar merupakan lulusan program sarjana (S1) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia melanjutkan studi magister (S2) di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam.
Akhyar terpilih setelah memperoleh dukungan penuh dari 22 mahasiswa Indonesia yang hadir secara langsung dalam forum tersebut. Mubes ke-15 ini diikuti mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Brunei Darussalam, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB), dan Universiti Teknologi Brunei (UTB).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.35 waktu setempat itu menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi sekaligus pergantian estafet kepemimpinan PPIBD.
Ketua Ad Hoc Mubes PPIBD 2026, Ittihadul Umam, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Mubes ke-15 telah terlaksana dengan sukses. Forum ini tidak hanya menjadi ruang pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa Indonesia untuk memperkuat kebersamaan dan merumuskan arah gerak PPIBD ke depan.
Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa organisasi semakin solid serta mampu menjawab kebutuhan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Brunei Darussalam.
PPIBD sebagai Rumah Bersama Mahasiswa Indonesia
Dalam momentum pergantian kepemimpinan tersebut, Tim Ad Hoc Mubes PPIBD 2026 menyampaikan harapan agar PPIBD semakin berkembang sebagai rumah bersama bagi seluruh pelajar Indonesia di Brunei Darussalam.
“Terwujudnya PPI Brunei Darussalam sebagai rumah bersama, wadah aspirasi dan solidaritas yang berlandaskan semangat kebangsaan bukan hanya menjadi visi, tetapi juga aksi nyata yang akan kita perjuangkan bersama,” demikian disampaikan Tim Ad Hoc Mubes PPIBD 2026.
PPIBD diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formal yang menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk saling mendengar, menguatkan, dan menjaga satu sama lain selama berada di tanah rantau.
Semangat kebersamaan tersebut dinilai penting agar setiap mahasiswa Indonesia, tanpa memandang asal daerah maupun perguruan tinggi, dapat merasa menjadi bagian dari keluarga besar Indonesia di Brunei Darussalam.
Lebih dari itu, PPIBD diharapkan mampu menjadi wadah yang suportif dalam menampung aspirasi, membangun solidaritas, serta mendorong kontribusi positif mahasiswa Indonesia di lingkungan akademik dan masyarakat internasional.
Estafet Kepemimpinan dan Harapan untuk Masa Depan
Sementara itu, demisioner PPIBD, Alrafi Ibnu Anwar, berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa organisasi ke arah yang lebih baik, melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun sebelumnya, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa Indonesia di Brunei Darussalam.
Ia juga berharap ketua umum terpilih mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan, memperkuat persatuan antarmahasiswa, dan senantiasa menjaga nama baik pelajar Indonesia selama berada di luar negeri.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur organisasi, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun PPIBD yang lebih terbuka, solid, dan bermanfaat.
Terpilihnya Muhammad Akhsanul Akhyar sebagai Ketua Umum PPIBD periode 2026/2027 turut menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat Aceh. Amanah ini diharapkan menjadi kesempatan bagi Akhsanul untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan, memperluas kontribusi mahasiswa Indonesia, serta mempererat hubungan antarpelajar dari berbagai daerah di tanah rantau.
Sebagai putra Aceh yang dipercaya memimpin organisasi pelajar Indonesia di Brunei Darussalam, Akhsanul diharapkan mampu membawa semangat persaudaraan, menjembatani aspirasi mahasiswa, serta mengukir prestasi yang membanggakan bagi Aceh dan Indonesia.
Perjalanan kepengurusan yang baru kini dimulai. Tantangannya bukan hanya menjalankan program kerja, tetapi juga memastikan bahwa setiap aspirasi mendapat ruang, setiap anggota merasa dihargai, dan setiap langkah organisasi membawa manfaat bagi sesama.
PPIBD bukan sekadar organisasi bagi mahasiswa Indonesia di Brunei Darussalam. Lebih dari itu, PPIBD adalah rumah bersama untuk menjaga persaudaraan, merawat semangat kebangsaan, dan membawa nama baik Indonesia di kancah global.




















