• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Lima Ilmuwan PTKIN Masuk Top 2% Scientist Stanford–Elsevier 2025, Dua dari UIN Ar-Raniry

SAGOE TV by SAGOE TV
September 23, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lima Ilmuwan PTKIN Masuk Top 2% Scientist Stanford–Elsevier 2025, Dua dari UIN Ar-Raniry

Top 2% Scientist Stanford-Elsevier.

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | BANDA ACEH – Lima ilmuwan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tercatat masuk dalam daftar bergengsi Top 2% Scientist Worldwide (single-year) 2025 yang dirilis Stanford University bersama Elsevier. Dua di antaranya berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Aceh. Total ada 209 peneliti Indonesia dari berbagai institusi dan bidang ilmu yang masuk dalam rilis ini.

“Masuknya lima nama dari PTKIN pada daftar Top 2% Stanford–Elsevier tidak hanya membanggakan, tetapi juga menegaskan bahwa transformasi mutu, budaya publikasi bereputasi, dan kolaborasi internasional di kampus-kampus keagamaan negeri berjalan pada jalur yang tepat,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno, dilansir laman resmi Kemenag, Senin (22/9/2025).

BACA JUGA

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

Tenaga Medis dan Dokter Spesialis RSUD Aceh Besar Mogok Kerja, Layanan Poliklinik Terhenti

“Kita akan terus memperkuat dukungan pendanaan kompetitif, pendampingan penulisan, serta jejaring riset agar dampak keilmuan dan kebermanfaatannya semakin luas,” sambungnya.

Peringkat Top 2% Scientist Worldwide disusun oleh tim peneliti yang dipimpin Prof. John P. A. Ioannidis (Stanford) menggunakan basis data Scopus dan berbagai indikator terstandar (sitasi, indeks H, pengaruh co-authorship, serta performa di sub-bidang).

Dataset tahunan ini dipublikasikan melalui platform data Elsevier, sehingga dapat diaudit, dibandingkan, dan dilacak lintas tahun. Kredibilitasnya diakui luas karena metodologinya transparan, lintas-disiplin, dan berbasis data sitasi internasional, bukan nominasi subjektif. Rilis 2025 yang menjadi rujukan berita ini terbit pada 19 September 2025.

Berikut lima ilmuwan PTKIN yang tercatat di daftar Top 2% Stanford–Elsevier:

1. Prof. Maila Dinia Husni Rahiem – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta – Bidang: Education; Artificial Intelligence & Image Processing (social sciences).
2. Prof. Muhammad Siddiq Armia – UIN Ar-Raniry Banda Aceh – Bidang: Law; Education.
3. Prof. Saiful Mujani – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta – Bidang: History; International Relations (social sciences).
4. Prof. Mursyid Djawas – UIN Ar-Raniry Banda Aceh – Bidang: History; Historical Studies.
5. Dr. Habibis Saleh – UIN Sultan Syarif Kasim Riau – Bidang: Mechanical Engineering & Transports; Energy (engineering).

Baca Juga:  Mualem Tegaskan Identitas Serambi Makkah, Tes Baca Al-Qur’an Bakal Jadi Syarat Wajib di Aceh

Daftar tersebut merupakan bagian dari 209 ilmuwan Indonesia yang teridentifikasi pada rilis Top 2% Scientist Worldwide tahun ini. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi umum, lembaga riset, dan institusi lainnya.

Kemenag mencatat, pada 2023 hanya satu nama dari PTKIN yang tercatat di daftar Top 2% Stanford–Elsevier, yakni Prof. Maila Dinia Husni Rahiem. Hal sama terjadi pada 2024, dan tahun ini meningkat menjadi lima nama. Khusus Prof. Maila, pengakuan ini menjadi predikat ketiga berturut-turut (2023, 2024, 2025), sekaligus mencerminkan konsistensi rekam jejak publikasi dan dampak sitasi internasionalnya.

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim menekankan aspek tata kelola riset. “Capaian ini tidak lahir tiba-tiba. Ada fondasi tata kelola yang kita bangun: research road-mapping yang jelas, penguatan research ethics, unit pendampingan publikasi, hingga kerja sama dengan penerbit dan asosiasi ilmiah. Kami mendorong standardisasi data riset dan research management yang akuntabel di semua PTKIN, sehingga hasilnya terukur di indeks global,” jelas Arskal.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron menambahkan bahwa penguatan kapasitas dosen-peneliti menjadi prioritas. “Kami memperluas skema research clinic, mentoring publikasi bereputasi, dan hibah kolaboratif lintas kampus serta lintas negara. Lima nama di 2025 adalah sinyal kuat bahwa PTKIN siap berlari lebih jauh. Target kita bukan sekadar masuk daftar, melainkan memastikan riset berdampak pada pemecahan masalah bangsa, dari literasi, moderasi beragama, hingga sains terapan,” paparnya

Masuknya lima ilmuwan PTKIN dalam daftar global ini, kata Sahiron, mempunyai tiga makna strategis. Pertama, legitimasi ilmiah internasional: hasil riset sivitas PTKIN diakui melalui metrik yang ketat dan bebas konflik kepentingan karena berbasis data sitasi global.

Kedua, efek pengganda pada kultur akademik: capaian ini mendorong dosen-mahasiswa untuk menulis pada jurnal bereputasi, berbagi data, dan membangun kolaborasi lintas disiplin. Ketiga, dampak kebijakan dan layanan publik: riset yang kuat menambah mutu naskah kebijakan, kurikulum, serta inovasi pengabdian masyarakat yang berbasis bukti.

Baca Juga:  Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 Dunia, Ini Kata Erick Thohir

Kemenag mendorong seluruh PTKIN untuk menjadikan capaian 2025 sebagai titik tolak akselerasi. Program prioritas akan difokuskan pada penguatan kolaborasi riset nasional-global, open science, literasi data dan AI untuk riset, serta peningkatan kualitas grant-writing dan research visibility. []

Tags: acehduniaIlmuwanIndonesiaPenelitiPTKINUIN Ar-Raniry
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh
News

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

by Anna Rizatil
April 20, 2026
Tenaga Medis dan Dokter Spesialis RSUD Aceh Besar Mogok Kerja, Layanan Poliklinik Terhenti
News

Tenaga Medis dan Dokter Spesialis RSUD Aceh Besar Mogok Kerja, Layanan Poliklinik Terhenti

by SAGOE TV
April 20, 2026
Badan Pangan Nasional Beri Penghargaan untuk Dinas Pangan Aceh Besar
News

Badan Pangan Nasional Beri Penghargaan untuk Dinas Pangan Aceh Besar

by Anna Rizatil
April 20, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji
News

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

by Anna Rizatil
April 20, 2026
Musriadi Aswad
News

Musriadi Aswad Terpilih sebagai Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar

by SAGOE TV
April 19, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

April 20, 2026
MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

April 19, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

April 17, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh

Persiraja vs Garudayaksa FC Malam Ini: Dek Gam Tekankan Harga Diri, Pemain Wajib Fight

April 19, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

April 17, 2026

EDITOR'S PICK

Mubadala Energi Sumbang 5 Sapi Meugang Idulfitri 1446 H untuk Aceh

Mubadala Energi Sumbang 5 Sapi Meugang Idulfitri 1446 H untuk Aceh

March 11, 2025
BPSDM Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Pengajuan Tugas Belajar ASN Kini Lebih Cepat

BPSDM Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Pengajuan Tugas Belajar ASN Kini Lebih Cepat

May 14, 2025
Ramadhan Qur’anic Camp VIII Dayah Insan Qurani Berakhir, 16 Santri Khatam Hafal 30 Juz

Ramadhan Qur’anic Camp VIII Dayah Insan Qurani Berakhir, 16 Santri Khatam Hafal 30 Juz

March 22, 2025
Dekranasda Aceh Komit Dorong Kriya dan Wastra Naik Kelas, Perajin Diminta Terus Berinovasi

Dekranasda Aceh Komit Dorong Kriya dan Wastra Naik Kelas, Perajin Diminta Terus Berinovasi

November 8, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.