BANDA ACEH | SAGOE TV – Kehilangan ijazah dan transkrip nilai akibat bencana kini tak lagi menjadi beban bagi masyarakat Aceh. Dinas Pendidikan Aceh memastikan penggantian ijazah dan transkrip nilai bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di seluruh wilayah Aceh dilayani secara gratis tanpa pungutan apa pun, termasuk biaya materai.
“Dinas Pendidikan Aceh memastikan layanan penggantian ijazah dan transkrip nilai jenjang SMA, SMK, dan SLB bagi korban bencana banjir bandang di seluruh Aceh gratis tanpa biaya apa pun,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, Sabtu (24/1/2026).
Plt Kadisdik Aceh menyebut kebijakan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang kehilangan dokumen pendidikan akibat bencana. Korban cukup mendaftarkan permohonan penggantian ke sekolah asal, dengan membawa dokumen pendukung yang masih memungkinkan.
Selanjutnya, berkas permohonan diserahkan melalui kepala sekolah untuk mendapatkan tanda terima. Kepala sekolah kemudian akan mengusulkan ke Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin), yang selanjutnya diteruskan ke Disdik Aceh untuk diproses.
Murthala juga menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu datang langsung ke Banda Aceh, karena seluruh proses dapat diselesaikan melalui sekolah dan Cabdin setempat. Selain itu, biaya materai sepenuhnya ditanggung oleh Dinas Pendidikan Aceh, sehingga layanan ini benar-benar gratis tanpa pungutan apa pun.
“Langkah ini merupakan bagian dari peran serta Dinas Pendidikan Aceh dalam membantu para korban bencana, khususnya mereka yang kehilangan dokumen penting pendidikan,” ujarnya.
Dengan kebijakan ini, kata Murthala, masyarakat diharapkan tidak perlu repot dan dapat segera mengurus kembali dokumen ijazah atau transkrip nilai yang hilang akibat bencana. []




















