• Tentang Kami
Friday, October 9, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pemerintah Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

SAGOE TV by SAGOE TV
June 1, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pemerintah Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

Pemerintah Aceh menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di halaman Kantor Gubernur Aceh, Minggu (1/6) pagi. Foto: Biro Adpim

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di halaman Kantor Gubernur Aceh, Minggu (1/6) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara, Plt Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, yang menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai panduan hidup berbangsa, termasuk dalam menghadapi tantangan era digital.

“Hari ini, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Hari Lahir Pancasila bukan sekedar mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Plt Sekda Aceh, M Nasir.

BACA JUGA

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemerintah Aceh dan DPRA Siap Bahas RAPBA

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, Nasir mengajak semua pihak untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Pancasila mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda.

“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” ujarnya.

Nasir mengungkapkan, dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Ini menjadi prioritas karena kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” kataya.

Karena itu, sambung Nasir, memperkokoh ideologi Pancasila merupakan bentuk penegasan, bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Ia menambahkan, di era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Dalam keseharian dapat disaksikan bagaimana penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial masyarakat.

Oleh karena itu, sambung Plt Sekda, melalui Asta Cita, seluruh elemen bangsa dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan, dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

“Dalam dunia pendidikan, kita perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter, dan kuat dalam integritas moral,” kata Nasir.

Sementara itu, di lingkungan pemerintahan dan birokrasi, Nasir berpesan agar nilai-nilai Pancasila dihadirkan dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak pada rakyat. Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan kepentingan kelompok atau golongan.

“Di bidang ekonomi, kita perlu memastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan sosial, sebagaimana termaktub dalam sila kelima, harus menjadi orientasi utama. UMKM, ekonomi kerakyatan, dan koperasi harus terus diberdayakan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kemajuan bangsa,” ujarnya.

Sedangkan dalam ruang digital, Plt Sekda mengajak semua pihak untuk membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai. Etika, toleransi, dan saling menghargai tetap harus ditegakkan.

“Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya. Mari kita perangi hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dengan literasi digital dan semangat gotong royong,” ucapnya.

Plt Sekda Aceh menegaskan, BPIP sebagai lembaga yang bertugas membina dan memperkuat ideologi Pancasila terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis, dari pembinaan ideologi di lingkungan pendidikan, pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparat negara, penguatan kurikulum Pancasila, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mengarusutamakan Pancasila di berbagai lapisan masyarakat.

“Semua ini bertujuan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata. Namun, tugas ini tentu tidak bisa dijalankan sendiri. Kita semua, seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila,” sebutnya.

Karena itu, Plt Sekda Aceh mengajak semua pihak untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan, dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila.

Plt Sekda meyakini bahwa seluruh elemen bangsa ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara mora, ingin Indonesia yang sejahtera bukan hanya dalam angka statistik, tetapi juga dalam rasa keadilan dan persaudaraan, ingin Indonesia yang dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena keluhuran budinya dan kebijaksanaan rakyatnya.

Oleh karena itu, Plt Sekda mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan seluruh warga negara.

“Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan. Marilah kita terus bergotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara,” ujar Nasir.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Aceh diikuti oleh para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), para ASN di lingkup Pemerintah Aceh serta sejumlah tamu undangan. [r]

Tags: AcehPancasilaPemerintah AcehPlt SekdaUpacara
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemerintah Aceh dan DPRA Siap Bahas RAPBA
News

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemerintah Aceh dan DPRA Siap Bahas RAPBA

by SAGOE TV
October 8, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku
News

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

by SAGOE TV
October 8, 2026
Siswa SD IT Qur’ani Belajar Tim SAR Basarnas
News

48 Siswa SD IT Qur’ani Belajar Jadi Tim SAR, Coba Perahu Karet hingga Flying Fox di Basarnas

by SAGOE TV
October 8, 2026
Teknologi Satelit Jepang Diuji di Museum Tsunami Aceh, Antisipasi Lumpuhnya Komunikasi saat Bencana
News

Teknologi Satelit Jepang Diuji di Museum Tsunami Aceh, Antisipasi Lumpuhnya Komunikasi saat Bencana

by SAGOE TV
October 8, 2026
Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran
News

Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

by SAGOE TV
October 6, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

October 6, 2026
Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

October 5, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 8, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

October 5, 2026
Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

October 6, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

October 6, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

October 4, 2026
Pickleball Aceh Sukses Gelar Kejurda Perdana, Bidik KONI dan Jaring Bibit Atlet

Pickleball Aceh Sukses Gelar Kejurda Perdana, Bidik KONI dan Jaring Bibit Atlet

October 5, 2026

EDITOR'S PICK

LPDP dan USK Perkuat Akses Beasiswa 2026 untuk Mahasiswa dan Dosen Aceh

LPDP dan USK Perkuat Akses Beasiswa 2026 untuk Mahasiswa dan Dosen Aceh

February 4, 2026
Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN Ar-Raniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN ArRaniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior

August 12, 2026
Kemenag Ajak Sekolah dan Madrasah Majukan Perfilman Dokumenter di Aceh

Kemenag Ajak Sekolah dan Madrasah Majukan Perfilman Dokumenter di Aceh

February 8, 2025
Keberkahan Sebuah Negeri Kajian Hikmah dari Kisah Negeri Saba

Keberkahan Sebuah Negeri Kajian Hikmah dari Kisah Negeri Saba

March 15, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.