• Tentang Kami
Tuesday, October 13, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Sepi dan Terisolasi, Tantangan Psikososial Mendesak bagi Lansia

SAGOE TV by SAGOE TV
May 30, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Sepi dan Terisolasi, Tantangan Psikososial Mendesak Bagi Lansia

Ilustrasi: Sepi dan Terisolasi, Tantangan Psikososial Mendesak Bagi Lansia. (AI)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Erna Dwi Susanti

Di masa tua, banyak individu mengalami perubahan besar dalam kehidupan, seperti bermulanya babak baru pensiun, kehilangan pasangan hidup, anak telah tumbuh mendewasa dan migrasi bersama keluarga inti masing-masing. Perubahan seperti ini dapat menyebabkan rasa kesepian dan keterisolasian yang membawa efek negatif pada lanjut usia (lansia).

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-29 pada tahun ini masih menyisakan tugas besar bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia. Ada kondisi psikososial yang semakin mendesak untuk diselesaikan. Sepi dan terisolasi merupakan dua tantangan utama yang sering dihadapi oleh kelompok orang berusia lanjut (di atas 60 tahun). Hal ini menjadi masalah serius yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan tepat karena berpengaruh pada kualitas hidup dan peningkatan beragam risiko penyerta pada lansia.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Perlman dan Peplau (1981) menyebutkan kesepian sebagai ketidaknyamanan yang dihadapi oleh individu ketika ada ketidaksesuaian antara hubungan sosial yang diharapkan dengan yang dimiliki. Sedangkan isolasi sosial merujuk pada kurangnya kontak dan keterlibatan sosial dengan orang lain.

Kesepian dan kesendirian yang dialami oleh lansia memiliki dampak signifikan bagi kesehatan. Julianne Holt-Lunstad et al. (2015) bahkan menyebut kesepian memiliki risiko setara dengan merokok 15 batang sehari terhadap kesehatan. Sebuah risiko besar, di mana sistem imun melemah, kualitas tidur yang memburuk hingga pada akhirnya risiko demensia, penyakit jantung maupun depresi meningkat karena isolasi sosial yang dihadapi.

Pada 2021, World Health Organization juga menyampaikan bahwa 1 dari 3 orang lansia di seluruh dunia mengalami kesepian, sedang di Indonesia berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik per 2020 dinyatakan sekitar 50 persen lansia tinggal terpisah dari keluarga inti. Hal demikian meningkatkan peluang risiko isolasi sosial yang memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup lansia, sebagaimana studi Hawkley & Cacioppo (2010) menyebut kesepian kronis juga dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 26 persen.

Ruang Dialog Forum Lansia
Dalam satu sharing session pertemuan kami bersama kelompok lansia di Program Lansia Bugar Sehat Iman Akal dan Mental (LABU SIAM) seorang nenek berusia 75 tahun mengisahkan sepi dan kesendiriannya, keinginannya untuk pergi berlibur tidak terwujud, anaknya tidak dapat memenuhi karena kesibukan. Hal yang terasa sepele, namun bagi lansia menjadi beban pikiran. Melalui pendampingan dan pemeriksaan lanjutan ditemukan keadaan fisik nenek semakin menurun, pola tidur terganggu dan kondisi emosi dominan sedih.

Kondisi seperti di atas adalah salah satu contoh nyata bahwa rasa sepi memberikan pengaruh besar tidak hanya pada kondisi mental namun juga berkontribusi pada penurunan kesehatan fisik serta kualitas hidup secara menyeluruh.

Strategi dan Intervensi Penanganan
Layanan kunjungan rumah (home care) adalah salah satu bentuk intervensi penanganan yang dapat dilakukan oleh terapis, kader kesehatan atau care giver terhadap lansia. Bentuk pendampingan yang dilakukan dapat berupa permainan kognitif sederhana, remisniscne therapy/permainan kenangan, konseling atau sekedar menjadi teman cerita lansia. Substansi pokok yang diajarkan kepada lansia dalam aspek fisik melalui olahraga, menjaga kebugaran fisik serta meningkatkan kesehatan fisik melalui perawatan medis yang sesuai dengan kondisi lansia. Aspek sosial melalui edukasi untuk tetap terhubung dengan teman, keluarga dan lingkungan. Aspek mental dan spiritual melalui pembiasaan diri menjalani hidup penuh makna, pemikiran positif, menguatkan ketaatan beragama.

Di samping home care, pendampingan juga dapat dilakukan dengan melibatkan lansia pada kegiatan pertemuan dalam komunitas, perawatan sosial oleh keluarga, menghubungkan lansia dengan teman sebaya serta penguatan dalam aspek sosialisasi maupun interaksi sosial lain. Keseluruhannya dipandang sebagai cara terbaik untuk menyelamatkan lansia dari kesepian serta keterisolasian.

Upskilling Support System
Lansia bukan individu yang mampu mandiri sepenuhnya, keberadaan orang sekitar memberikan arti yang besar bagi pencapaian tugas dan peranan sosial. Sehingga selain pemberian penguatan internal lansia, proses peningkatan keterampilan yang sudah dimiliki (upskilling) terhadap sistem pendukung juga perlu dimasifkan. Sistem pendukung dalam pendampingan terhadap lansia di antaranya adalah keluarga terdekat lansia, teman dan komunitas, tenaga kesehatan maupun terapis, kader/relawan peduli lansia, lembaga sosial dan keagamaan.

Upskilling yang biasanya diperlukan oleh para sistem pendukung dalam pendampingan terhadap lansia seperti pelatihan komunikasi empatik saat berhadapan dengan lansia, pendidikan gerontologi, pelatihan spiritual care, pelatihan aktivitas sosial maupun rekreasi yang memang diperuntukkan bagi lansia, workshop deteksi dini masalah mental serta adanya proses supervisi dalam pendampingan. Proses beriringan internal dan eksternal seperti ini diharapkan mampu memberikan intervensi optimal kepada lansia yang harus menghadapi tantangan psikososial berupa kesepian dan keterisolasian.

Simpulan
Kesepian dan keterisolasian pada lansia adalah masalah nyata yang berdampak besar terhadap kualitas hidup dan kesehatan. Intervensi multidimensi yang melibatkan keluarga, masyarakat serta pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini. Dengan meningkatnya jumlah populasi lansia, penting bagi semua pihak untuk memperhatikan fisik, kebutuhan sosial dan emosional mereka demi memastikan kehidupan yang sehat dan bermakna di usia senja. Selamat Hari Lanjut Usia Nasional, Lansia Bahagia Indonesia Sejahtera! []

Penulis adalah Pekerja Sosial Sentra Darussa’adah Aceh.

Tags: Artikellanjut usialansiaopiniPsikososial
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 10, 2026
Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

October 6, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

October 5, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
PORA XV Aceh Jaya Diundur ke Mei 2027

PORA XV Aceh Jaya Diundur ke Mei 2027

October 8, 2026
Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

October 6, 2026

EDITOR'S PICK

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry ke Mahasiswa Baru: Jangan Sia-siakan Masa Kuliah dengan Aktivitas Tak Bermanfaat

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry ke Mahasiswa Baru: Jangan Sia-siakan Masa Kuliah dengan Aktivitas Tak Bermanfaat

September 24, 2025
Pekan Raya Leuser Resmi Dibuka, Usung Tema Woman in Conservation

Pekan Raya Leuser Resmi Dibuka, Usung Tema Woman in Conservation

December 6, 2024
Pj wali kota banda aceh almuniza kamal

Polemik Job Fit Pemko Banda Aceh, Almuniza Kamal Beri Klarifikasi

January 14, 2025
Ketika Lumpur Bencana Masih Terlihat

Ketika Lumpur Bencana Masih Terlihat

December 9, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.