SAGOETV | BANDA ACEH – Khatib Jum’at di Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Ustaz H. Sulaiman M. Hasan, Lc., M.A., yang menyampaikan khutbah bertajuk Kawan Akrab di Dunia Menjadi Musuh di Akhirat, dengan mengutip firman Allah dalam Surah Az-Zukhruf ayat 67: “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”
Menurut Ustaz H Sulaiman, ayat inimenjadi pengingat bahwa persahabatan yang hanya didasarkan pada kepentingan duniawi akan berujung pada permusuhan di akhirat. Sebaliknya, persahabatan yang dibangun atas dasar ketakwaan akan bertahan selamanya.
Ustaz Sulaiman menjelaskan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Umayyah bin Khalaf dan Uqbah bin Abi Mu’ith, dua sahabat yang bersekutu dalam menyakiti Nabi Muhammad SAW namun akhirnya tewas dalam Perang Badar. Sayyid Qutb dalam tafsirnya, Fi Zhilalil Qur’an, menegaskan bahwa orang-orang yang bersekutu dalam kejahatan di dunia akan saling bermusuhan di akhirat.
Imam Al-Ghazali menyebutkan bahwa persahabatan sejati adalah yang didasarkan pada mahabbah fillah—cinta karena Allah. Persahabatan semacam ini membawa manfaat dunia dan akhirat, seperti mencintai guru karena ilmu yang diajarkan atau mencintai seseorang karena kebaikan agamanya.
Sahabat Baik dan Shalih
Ustaz Sulaiman mengingatkan jamaah agar selektif dalam memilih teman. Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang dinilai dari agama sahabatnya, hendaklah kalian menilai dengan siapa ia bergaul.” (HR Ahmad dan Abu Daud).
Dalam konteks kehidupan sehari-hari, hal ini dapat terlihat dalam dunia politik dan sosial. Banyak orang yang dulunya saling mendukung akhirnya berpisah karena kepentingan duniawi. Oleh karena itu, memilih sahabat yang dapat membimbing menuju kebaikan adalah suatu keharusan.
Umar bin Khattab pernah berkata: “Setelah Islam, nikmat terbesar adalah memiliki saudara yang saleh. Jika engkau menemukannya, peganglah erat-erat.” Sahabat yang saleh bukan hanya menemani dalam kehidupan dunia, tetapi juga akan mencari dan memohonkan pertolongan untuk kita di akhirat.
Hasan Al-Bashri berpesan agar umat Islam memperbanyak sahabat yang beriman karena mereka akan memberikan syafaat di hari kiamat. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari menegaskan bahwa para mukmin akan memohon kepada Allah untuk mengeluarkan sahabat-sahabat mereka dari neraka.
Di akhir khutbahnya, Ustaz Sulaiman mengajak jamaah untuk memastikan bahwa sahabat di tempat kerja, di rumah, dan di lingkungan sekitar adalah mereka yang membawa kebaikan dan mengingatkan pada Allah. Sebab, sahabat sejati adalah mereka yang membantu kita menuju surga. []