• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

In Memoriam: Cek San, Relawan Sejati dari Masa Konflik hingga Tsunami

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
February 8, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
In Memoriam: Cek San, Relawan Sejati dari Masa Konflik hingga Tsunami
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | ACEH BESAR – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Besar. Seorang relawan tangguh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan, Ichsan H. Azis—lebih dikenal dengan panggilan Cek San—telah berpulang ke Rahmatullah. Namanya harum dalam catatan sejarah kemanusiaan Aceh, dari masa konflik hingga bencana tsunami. Ia adalah sosok yang bekerja dalam senyap, tanpa pamrih, tanpa keluh, tetapi jejaknya abadi dalam ingatan mereka yang pernah disentuh oleh kebaikannya.

Cek San lahir di Peukan Tuha Lampakuk, Aceh Besar. Ia adalah putra dari almarhum H. Azis, seorang tokoh terpandang di Kuta Cot Glie. Sejak usia muda, ia telah menunjukkan kepedulian mendalam terhadap sesama. Bergabung dengan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indrapuri (IPPEMINDRA) serta menjadi pelatih Palang Merah Remaja (PMR), ia menempa diri dalam dunia kemanusiaan. Dari organisasi ini pula, ia bertemu Milsa Ananda, sesama anggota PMR yang kelak menjadi pendamping hidupnya.

BACA JUGA

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

Saat konflik bersenjata melanda Aceh, Cek San tetap teguh berdiri. Setiap kabar tentang korban terdengar, ia dan timnya segera turun ke lapangan, menembus risiko dan bahaya hanya demi satu tujuan: menyelamatkan nyawa. Baginya, kemanusiaan adalah panggilan yang lebih tinggi dari ketakutan.

Misi Berbahaya di Panca

Salah satu peristiwa yang membuktikan keteguhan hatinya terjadi di Panca, Aceh Besar. Dalam sebuah operasi kemanusiaan, timnya mendapat perlakuan kasar dari aparat keamanan yang menghendaki surat izin dari Kodam Iskandar Muda, meskipun mereka telah mengantongi izin dari Kodim 0101. Situasi semakin menegang saat komunikasi radio tim terlacak, menyebabkan mereka menghadapi kesalahpahaman yang menghambat misi penyelamatan.

Namun, ketulusan dan tekad Cek San serta timnya tak tergoyahkan. Setelah izin diperbarui, mereka kembali ke lokasi meskipun pengalaman pahit sempat menyergap mereka. Sebagai koordinator lapangan, Demikian kisah seorang teman Relawan, Riya Ison, kepada SagoeTv saat takziyah ke rumah duka, Jum’at, (4/04/2025). saat itu merasa salut. Betapa tidak, setelah melalui tekanan yang begitu berat, mereka tetap bersedia kembali bertugas, seakan-akan tak pernah terjadi apa pun sebelumnya.

Tsunami dan Pengabdian Tanpa Batas

Begitu pula, ketika gelombang tsunami menerjang Aceh pada 26 Desember 2004, Cek San kembali menunjukkan keberanian dan ketulusannya. Tak terhitung berapa jenazah yang ia evakuasi, dari yang masih utuh hingga yang hanya tersisa tulang belulang. Berapa ratus nyawa yang ia antar ke rumah sakit, berapa keluarga yang ia bantu mencari sanak saudara mereka—tak ada yang bisa benar-benar menghitung. Namun satu hal yang pasti, ia melakukan semuanya dengan hati yang tulus.

Di Markas PMI Aceh Besar, Lambaro, pada hari kedua setelah tsunami, saya masih ingat wajahnya yang letih, suaranya yang serak saat bertanya, “Bang, bagaimana ini? Wajah korban sudah menghitam, tak bisa dikenali keluarga lagi.” Ia menangis kisah Ison yang juga katif di PMI Aceh ini

Saya mencoba menenangkannya, “Bagaimana pun ini kehendak Allah.”

Kami berdua sama-sama tahu, banyak dari jenazah itu akan dikuburkan sebagai orang tak dikenal. Laut yang panas dan mengandung belerang telah mengubah tubuh-tubuh tak berdaya itu, membuat identifikasi menjadi hampir mustahil. Namun, Cek San tetap menjalankan tugasnya, tanpa mengeluh, tanpa menuntut imbalan.

Seiring waktu, Aceh memasuki masa damai. Namun, Cek San tidak pernah berhenti mengabdi. Ia menetap di Kota Jantho dan mengemban amanah sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Jantho Makmur, sambil tetap aktif dalam berbagai misi kemanusiaan.

Kamis malam, 3 April 2025, di RS Meuraxa, Banda Aceh, Cek San menghembuskan napas terakhir akibat gangguan jantung. Kabar itu menyebar cepat, membawa kesedihan mendalam bagi mereka yang mengenalnya. Khalid Wardana, salah satu rekan seperjuangannya, menuliskan pesan yang menggugah di media sosial:

“Pantang bagi Cek San mendengar ada korban tanpa turun tangan. Dia tak kenal lelah, tak berharap balasan. Semuanya semata-mata atas panggilan kemanusiaan.”

Kini, sosoknya telah tiada, tetapi teladan yang ia tinggalkan tetap menyala. Pengorbanan, keberanian, dan keikhlasannya telah menjadi warisan yang tak akan pudar. Aceh kehilangan seorang relawan sejati, tetapi semangatnya akan selalu hidup dalam diri mereka yang pernah berjuang bersamanya.

Selamat jalan, Cek San. Kebaikan dan dedikasimu akan selalu dikenang. Semoga amal baktimu mendapatkan ganjaran terbaik di sisi-Nya.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. []

Tags: acehKabar DukakonflikMeninggal DuniaPMIRelawanTsunami
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital
News

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital

by SAGOE TV
June 4, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas
News

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

by SAGOE TV
June 4, 2026
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Perluas Area Pencarian
News

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Perluas Area Pencarian

by SAGOE TV
June 4, 2026
Mualem Terima Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional 2028 hingga Tambang Ilegal
News

Mualem Terima Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional 2028 hingga Tambang Ilegal

by SAGOE TV
June 4, 2026
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Juara Umum Catalyst Future Competition X Asia
News

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Juara Umum Catalyst Future Competition X Asia

by SAGOE TV
June 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 4, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026

EDITOR'S PICK

Masyarakat Blang Bintang Peusijuek Bupati dan Wabup Aceh Besar Terpilih

Masyarakat Blang Bintang Peusijuek Bupati dan Wabup Aceh Besar Terpilih

February 10, 2025
ISEI Bergerak di Tengah Bencana Aceh, Ribuan Mahasiswa Terima Bantuan

ISEI Bergerak di Tengah Bencana Aceh, Ribuan Mahasiswa Terima Bantuan

December 17, 2025
Wali Nanggroe, Waled Landeng dan Cap Sikureung di Malaya

Wali Nanggroe, Waled Landeng dan Cap Sikureung di Malaya

February 21, 2025
Wamendiktisaintek Apresiasi Pengabdian Nyata USK untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Wamendiktisaintek Apresiasi Pengabdian Nyata USK untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

May 10, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.