• Tentang Kami
Sunday, August 30, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tentang Media dan Perhatian Publik

SAGOE TV by SAGOE TV
July 14, 2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ari J. Palawi

Ari J. Palawi. Foto: Arsip Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ari J. Palawi
Praktisi/Akademisi Seni, Aneuk Mukim Kayee Adang, Kota Banda Aceh

Media tidak pernah sekadar menyampaikan berita. Setiap hari media memilih kenyataan mana yang layak mendapat perhatian lebih dulu. Di situlah pengaruhnya bekerja. Bukan karena media menentukan apa yang harus dipikirkan masyarakat, melainkan karena media ikut menentukan apa yang dianggap penting untuk dipikirkan.

Belakangan ini saya semakin sering mempertanyakan cara perhatian itu dibentuk.

BACA JUGA

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

Ruang pemberitaan hampir selalu dipenuhi pelantikan, peresmian, konferensi pers, penandatanganan kerja sama, seminar, penghargaan, dan berbagai agenda kelembagaan. Pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, perusahaan, hingga partai politik tampil sebagai sumber informasi yang paling konsisten. Semua kegiatan itu sah dan memang layak diberitakan. Tidak ada persoalan pada keberadaannya.

Yang mengusik justru proporsinya.

Pada saat yang sama, kita masih berhadapan dengan kualitas pendidikan yang belum merata, ruang kreatif yang terus menyusut, kesempatan kerja yang semakin sempit, usaha-usaha kecil yang bertahan tanpa banyak dukungan, hingga anak-anak muda yang kesulitan menemukan ruang untuk tumbuh. Persoalan-persoalan seperti ini sesekali memang muncul di media, tetapi jarang bertahan cukup lama untuk menjadi perhatian bersama. Ia cepat bergeser oleh agenda berikutnya yang sudah lebih siap dipublikasikan.

Di titik itulah saya mulai bertanya: apakah perhatian publik masih mengikuti kebutuhan masyarakat, atau perlahan mengikuti arus informasi yang paling siap diproduksi?

Pertanyaan ini tidak lahir dari anggapan bahwa media berpihak kepada pemerintah atau kepada kelompok tertentu. Penjelasannya jauh lebih sederhana. Institusi memiliki perangkat komunikasi yang bekerja setiap hari. Ada humas, dokumentasi, data, juru bicara, hingga strategi distribusi informasi yang semakin profesional. Semua itu memudahkan kerja redaksi.

Kehidupan masyarakat tidak pernah bekerja seperti itu.

Ia tidak mengirim siaran pers. Ia tidak menjadwalkan konferensi pers. Ia tidak memiliki tim media yang memastikan setiap persoalan memperoleh ruang pemberitaan. Kenyataan hadir apa adanya. Kalau tidak dicari, ia sering kali tidak terlihat.

Di sinilah ukuran sebuah media mulai berbeda. Media dapat memilih jalan yang paling mudah dengan menunggu informasi datang ke meja redaksi. Namun media juga dapat memilih pekerjaan yang jauh lebih sulit: mendatangi kenyataan yang tidak pernah mengirim undangan.

Perubahan teknologi membuat keadaan ini semakin rumit. Hampir semua institusi kini mampu memproduksi informasi dengan kualitas yang semakin baik. Pada saat yang sama, media sosial menjadikan perhatian sebagai komoditas. Yang paling cepat, paling emosional, dan paling ramai lebih mudah menguasai ruang publik dibandingkan informasi yang membutuhkan waktu untuk dipahami.

Keadaan seperti ini justru memperbesar tanggung jawab media profesional. Nilai media tidak lagi terletak pada kecepatan. Media sosial hampir selalu lebih cepat. Nilai media lahir dari kemampuannya memeriksa informasi, menyusun konteks, menghubungkan berbagai peristiwa, lalu menghadirkannya dalam ukuran yang lebih adil.

Saya tidak percaya bahwa ruang publik akan sehat jika hanya dipenuhi agenda institusi. Sebaliknya, saya juga tidak percaya media harus memusuhi pemerintah, kampus, organisasi masyarakat, perusahaan, atau partai politik. Semuanya memiliki peran yang sah dalam kehidupan publik. Yang perlu terus dijaga adalah keseimbangannya.

Sebab masyarakat tidak hidup hanya dari kebijakan, pelantikan, pidato, atau seremoni. Masyarakat hidup dari pekerjaan, pendidikan, kebudayaan, ruang belajar, ruang berkarya, ruang bertemu, dan berbagai pengalaman yang sering berlangsung tanpa sorotan kamera.

Kalau pengalaman-pengalaman itu terus berada di pinggir pemberitaan, lama-kelamaan ia juga akan berada di pinggir perhatian kita.

Barangkali di situlah persoalan yang sesungguhnya.

Media bukan hanya mencatat apa yang terjadi hari ini. Media ikut menentukan pengalaman apa yang akan diingat oleh sebuah masyarakat beberapa tahun kemudian. Apa yang terus diberitakan akan menjadi ingatan bersama. Apa yang terus diabaikan perlahan menghilang, seolah tidak pernah menjadi bagian penting dari perjalanan kita.

Saya tidak sedang menawarkan jawaban. Saya hanya merasa pertanyaan ini terlalu penting untuk dilewatkan begitu saja.

Apakah perhatian publik masih tumbuh dari kenyataan yang benar-benar dialami masyarakat, atau mulai lebih banyak mengikuti siapa yang paling siap menjadi berita?

Tags: Ari J. PalawiInformasimediaopiniPublik
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Dek Din Syamsuddin
Opini

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

by SAGOE TV
August 23, 2026
Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi
Opini

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

by SAGOE TV
August 21, 2026
Dek Din Syamsuddin
Opini

Menjaga Jiwa Kota: Dilema Tata Ruang Banda Aceh, Gampong Kopelma Darussalam, dan Bayang-Bayang Proyek Strategis Nasional

by SAGOE TV
August 20, 2026
Sesudah Damai, Apa Lagi Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh_Muhammad Akmal
Opini

Sesudah Damai, Apa Lagi? Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh

by SAGOE TV
August 18, 2026
21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Opini

Glorifikasi Munafik Ini Dibangun dengan Sengaja: Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan

by SAGOE TV
August 17, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

August 27, 2026
Piasan Budaya Barat Selatan Aceh 2026 Berakhir, Pesan untuk Generasi Muda: Kenali Sejarah

Piasan Budaya Barat Selatan Aceh 2026 Berakhir, Pesan untuk Generasi Muda: Kenali Sejarah

August 25, 2026
SPS Revival: Setelah Lima Belas Volume, Apa yang Harus Berubah?

SPS Revival: Setelah Lima Belas Volume, Apa yang Harus Berubah?

August 24, 2026
Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

August 21, 2026
MEUGOE Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

MEUGOE: Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

August 27, 2026
21 Tahun Damai Aceh, Unhan RI dan BRA Bahas Strategi Memperkuat Perdamaian

21 Tahun Damai Aceh, Unhan RI dan BRA Bahas Strategi Memperkuat Perdamaian

August 27, 2026
M. Azril Ihksan

Makna Rindu, Antara Majnun dan Hamzah Fansuri

August 26, 2026
Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

August 28, 2026

EDITOR'S PICK

Pastikan Tepat Sasaran, Pj Gubernur Aceh Verifikasi Penerima Rumah Layak Huni

Pastikan Tepat Sasaran, Pj Gubernur Aceh Verifikasi Penerima Rumah Layak Huni

January 20, 2025
Wakil Gubernur Aceh Takziah ke Kediaman Abati Bakongan

Wakil Gubernur Aceh Takziah ke Kediaman Abati Bakongan

May 3, 2025
Pj Gubernur Safrizal Sambut Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus

Pj Gubernur Safrizal Sambut Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus

January 11, 2025
Wakil Wali Kota Banda Aceh Pimpin Apel Peringatan HUT ke-50 Perumdam Tirta Daroy

Wakil Wali Kota Banda Aceh Pimpin Apel Peringatan HUT ke-50 Perumdam Tirta Daroy

February 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.