• Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jalan Pembangunan Hijau

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
April 25, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Saya ingin mengutip satu pendapat lama dari Mas Achmad Santosa terkait bagaimana peranan hukum lingkungan terkait dengan blue environment law. Hal ini, disampaikan Santosa dalam satu diskusi daring tanggal 16 Oktober 2021 yang bertema “The Future of Environmental Law: Challenges and Opportunities to Promote Environmental Sustainability” (Prasetyo, 2021).

Secara khusus memang Santosa berangkat dari blue environment law, akan tetapi karena diskusi terkait the future environmental law, apa yang disampaikannya sangat penting bagi hukum lingkungan secara umum. Blue environment law sendiri sebagai satu cabang hukum lingkungan yang berfokus pada pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup laut dan pesisir, konsep tersebut menekankan pada pentingnya hukum untuk mendukung ekonomi biru (pemanfaatan sumber daya alam laut dan pesisir dengan konsep pembangunan berkelanjutan).

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Pertama, posisi politik hukum. Ada sejumlah faktor yang harus dilihat yang hal itu mempengaruhi politik hukum negara tentang pembangunan hijau, yakni wawasan dan komitmen presiden, dinamika dan kebijakan global seiring menguatnya globalisasi dan kerja sama multilateral; dan bilateral. Santosa melihat belum adanya redefinisi weak to strong sustainable development.

Kedua, kondisi dan dinamika di tingkat nasional terkait kondisi demokrasi, governance, dan rule of law (enabler), tuntutan dan aspirasi publik (tekanan publik dan daya pengaruh), respek negara terhadap lembaga internasional, menguatnya globalisasi dan kerja sama multilateral dan bilateral, serta global dependency.

Santosa menyebut setidaknya ada lima prasyarat agar hukum lingkungan bisa berjalan dengan baik di negara ini, yakni kepemimpinan nasional, kondisi demokrasi, kondisi pemerintahan, aturan hukum dan aktivisme, dan daya pengaruh masyarakat sipil.

Baca Juga:  Uang, Suku Bunga dan Ekonomi Islam

Kutipan inilah yang bagi saya sangat penting dan khas dari kajian-kajian dan pengalaman Mas Achmad Santosa. Ketika hukum lingkungan tak semata dilihat pada posisi dan hukum semata. Hukum tak semata juga berhenti pada konsep, melainkan juga pada daya berlakunya.

Melihat cara pandang –sekaligus cara berpikir semacam ini, sebenarnya bukan hal yang berlebihan jika membuka jejak dari Santosa. Ia sebagai ahli hukum lingkungan, yang pada awal reformasi terlibat aktif dalam memikirkan hukum lingkungan nasional. Secara khusus terlibat mendirikan Indonesia Center for Environmental Law (ICEL). Barangkali pengalaman tersebut yang membuat cara pandangnya terhadap hukum lingkungan lebih terbuka dan luas. Termasuk pengalamannya dalam berbagai aktivitas yang terkait pemerintahan, pembaruan hukum, tata kelola pemerintahan yang baik, serta resolusi konflik.

Secara formal, Santosa juga pernah terlibat dalam unit kerja pengawasan dan pengendalian pembangunan, termasuk satuan tugas pemberantasan mafia hukum. Khusus dalam bidang kelautan dan perikanan, ia pernah menjadi ketua tim dari satuan tugas pencegahan dan pemberantasan illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing.

Tipikal dalam melihat hukum secara berbeda harus dilihat dalam berbagai pengalaman yang menempa. Saya kira, termasuk dalam hukum lingkungan, perspektif ini terbangun tidak bisa lepas dari bagaimana pengalaman seseorang dalam melihat satu masalah yang terjadi.

Dengan melihat kondisi tersebut, tawaran saya yang menyebut jalan pembangunan hijau, mudah-mudahan tidak berlebihan. Istilah jalan, hanya untuk mempertegas bahwa ia sebagai sesuatu yang sudah dibangun dalam hukumnya, dan membutuhkan upaya lebih jauh dalam menjaga konsistensi dan memastikan apa yang ada dalam dokumen hukum itu berelasi dengan realitas.

Saya kira hal itu menjadi hambatan dalam menjaga agar hukum berjalan dengan baik. hambatan kedua, bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengoreksi hukum yang sudah dibangun namun kontraproduktif dengan tujuan-tujuan dari pembangunan berkelanjutan. Dalam konsep hukum, bisa tersimpan maksud tersembunyi dari lahirnya satu hukum tertentu.

Baca Juga:  Guru Besar: Ketika Ambisi Membayangi Prestasi Akademik

Dengan demikian, dalam realitas, sesungguhnya apa yang disebut sebagai pembangunan hijau itu selalu bisa diuji: apakah hukumnya secara utuh dan holistik saling mendukung untuk pembangunan ini? Lalu apakah dalam realitas, juga dimiliki semangat yang sama?

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

[es-te, Kamis, 24 April 2025]

Tags: ArtikelDr Sulaiman TripaEkonomi HijauHukumJalanLingkungan HidupPembangunan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

May 1, 2026
Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

April 28, 2026
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026

EDITOR'S PICK

Kasus Daycare Bikin Resah, Ini Tips dari Akademisi UIN Ar-Raniry untuk Orang Tua

Kasus Daycare Bikin Resah, Ini Tips dari Akademisi UIN Ar-Raniry untuk Orang Tua

April 30, 2026
Dua Muka

Dua Muka

March 20, 2025
Stasiun Penelitian dan Umah Uteun Samar Kilang Diresmikan, Kolaborasi Konservasi dan Ekonomi Berkelanjutan

Stasiun Penelitian dan Umah Uteun Samar Kilang Diresmikan, Kolaborasi Konservasi dan Ekonomi Berkelanjutan

July 9, 2025
Petani Aceh Barat Daya Terpaksa Jual Gabah di Bawah HPP

Petani Aceh Barat Daya Terpaksa Jual Gabah di Bawah HPP

February 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.