• Tentang Kami
Tuesday, August 11, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

SAGOE TV by SAGOE TV
February 6, 2026
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

Audiensi yang digelar di KBRI Malaysia membahas terkait pemulangan donasi kemanusiaan 500 ton dari masyarakat Aceh di Malaysia. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

KUALA LUMPUR | SAGOE TV – Upaya pemulangan donasi kemanusiaan 500 ton dari warga Aceh di Malaysia terus dimatangkan. Dalam audiensi koordinatif di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia pada Kamis (22/1/2026), penyaluran donasi yang telah diamanahkan kepada Persatuan Melayu Berketurunan Aceh Malaysia (Permebam) disarankan menggunakan skema Non-Governmental Organization (NGO) to NGO, guna memastikan proses pengiriman bantuan ke Aceh berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip akuntabilitas.

Dalam siaran pers yang diterima Sagoe TV di Banda Aceh pada Ahad (25/1), disampaikan bahwa pertemuan yang berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 03.00 waktu setempat tersebut melibatkan KBRI Malaysia, Yayasan Sabena, serta Tanoh Rincong Student Association (TARSA) – IIUM, sebagai organisasi yang menghimpun keluarga mahasiswa Aceh di Malaysia.

BACA JUGA

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Dalam kesempatan itu, Wishnu Krisnamurthi selaku Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Korfung Pensosbud) KBRI Malaysia, menegaskan bahwa pengiriman donasi tidak dapat dilakukan melalui skema Government to Government (G2G).

“Skema G2G belum memungkinkan karena status bencana nasional di Indonesia hingga saat ini belum diterbitkan secara resmi,” kata Wishnu dalam forum audiensi.

BACA JUGA: Dari Ngezombie ke Bangkit Perlahan: Cerita Aceh Tamiang Pascabencana

Sebagai alternatif, KBRI Malaysia mendorong penggunaan skema NGO to NGO yang dinilai lebih fleksibel dan sesuai dengan ketentuan hukum internasional.

Hal ini diperkuat oleh Octavin Dewi Zulaicha, Korfung Protokol dan Konsuler KBRI Malaysia, yang menekankan pentingnya kelengkapan administratif agar proses pengiriman dan penerimaan bantuan berjalan lancar tanpa kendala hukum.

KBRI Malaysia juga menyampaikan sejumlah preseden pengiriman bantuan internasional yang berhasil dilakukan melalui NGO. Salah satunya adalah pengiriman bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) yang disalurkan melalui Muhammadiyah di Medan.

Sejalan dengan itu, KBRI merekomendasikan beberapa NGO nasional yang dinilai kredibel untuk menjadi penerima donasi di Indonesia, antara lain Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Dompet Dhuafa, serta lembaga kemanusiaan resmi lainnya.

Salah satu kendala utama yang mengemuka dalam diskusi itu adalah belum terbitnya surat resmi dari Pemerintah Aceh. Surat tersebut sangat krusial sebagai dokumen penerimaan donasi, sekaligus penopang legalitas dan akuntabilitas bantuan.

Taufik selaku Atase Riset KBRI Malaysia, menyampaikan bahwa tanpa surat tersebut, proses pengiriman berpotensi terhambat di berbagai lini birokrasi.

Hal senada disampaikan oleh Kolonel Maritim Kusno, Atase Laut KBRI Malaysia, yang menjelaskan bahwa pihak kapal pengangkut mensyaratkan adanya surat resmi dari Aceh agar proses sandar di Pelabuhan Gerung Gugu dapat berjalan tanpa hambatan.

“Surat penerimaan dari pemerintah daerah sangat penting untuk meminimalisir potensi kendala dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan instansi terkait lainnya,” jelas Kol Mar Kusno.

Upaya Lanjutan dan Perkembangan Terakhir

Perwakilan Yayasan Sabena, Billy dan Saiful Bahri, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permohonan izin dan penerimaan donasi kepada Pemerintah Aceh. Namun, hingga diskusi berlangsung, belum ada respons resmi. Pada malam sebelum audiensi, Yayasan Sabena kembali mengirimkan surat permohonan kepada Wakil Gubernur Aceh.

Sementara itu, Ambilal Khairullah dari TARSA menegaskan bahwa proses ini membutuhkan waktu administratif sekitar 2 × 24 jam, sehingga seluruh pihak masih menunggu perkembangan lanjutan. Audiensi tersebut juga dihadiri oleh Danang Waskito, Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, yang menegaskan komitmen KBRI Malaysia untuk terus mengawal proses pemulangan donasi agar berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip transparansi.

Pada pertemuan tersebut menegaskan bahwa pemulangan donasi 500 ton masyarakat Aceh di Malaysia memerlukan koordinasi lintas lembaga yang cermat, khususnya melalui skema NGO to NGO dan penerbitan surat resmi dari Pemerintah Aceh.

Seluruh pihak yang terlibat—KBRI Malaysia, Yayasan Sabena, TARSA, dan perwakilan Permebam—menyatakan komitmen untuk terus berkoordinasi agar amanah masyarakat Aceh dapat tersalurkan secara tepat, transparan, dan bertanggung jawab. []

Tags: AcehBantuanbencanaDonasiKBRIMakin Tahu IndonesiaMalaysiaMasyarakat AcehNGOWarga
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana
BENCANA SUMATERA 2025

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

by SAGOE TV
March 21, 2026
Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur
BENCANA SUMATERA 2025

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

by SAGOE TV
March 20, 2026
104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru
BENCANA SUMATERA 2025

104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru

by SAGOE TV
March 20, 2026
Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk Ketiga Kalinya
BENCANA SUMATERA 2025

Aceh Tamiang Resmi Akhiri Tanggap Darurat Bencana, Masuk Masa Transisi Pemulihan 90 Hari

by SAGOE TV
February 27, 2026
Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
BENCANA SUMATERA 2025

Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

by SAGOE TV
February 27, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

August 7, 2026
Calvin Ho

Paradoks Aceh: Mengapa Kekayaan Alam Tidak Menjadi Kemakmuran?

August 7, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

August 6, 2026
MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

August 8, 2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Aceh Besar, Perumdam Tirta Mountala Siapkan Solusi Jangka Panjang

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Aceh Besar, Perumdam Tirta Mountala Siapkan Solusi Jangka Panjang

August 5, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Sangerday Fest 2026 Digelar di Museum Tsunami Aceh, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Sangerday Fest 2026 Digelar di Museum Tsunami Aceh, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

August 8, 2026

EDITOR'S PICK

Pemerintah Aceh Resmi Angkat 228 PNS Baru, Enam Di Antaranya Lulusan IPDN

Pemerintah Aceh Resmi Angkat 228 PNS Baru, Enam di Antaranya Lulusan IPDN

August 8, 2026
Bahas SIA Laweung dan Pelabuhan Strategis, Wagub Aceh Bertemu Dirut Semen Indonesia

Bahas SIA Laweung dan Pelabuhan Strategis, Wagub Aceh Temui Dirut Semen Indonesia

July 31, 2025
Sektor Film, Gim hingga AI Jadi Fokus Kemnaker-Kemenekraf Ciptakan Peluang Kerja

Sektor Film, Gim hingga AI Jadi Fokus Kemnaker-Kemenekraf Ciptakan Peluang Kerja

June 7, 2026
Gubernur Aceh Silaturahmi dengan Abuya Amran dan Ziarah Makam Abuya Muda Waly

Gubernur Aceh Silaturahmi dengan Abuya Amran dan Ziarah Makam Abuya Muda Waly

April 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.