• Tentang Kami
Wednesday, August 12, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

SAGOE TV by SAGOE TV
August 12, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Bahasa Aceh dinilai menghadapi tantangan di tengah perkembangan teknologi digital dan semakin dominannya penggunaan bahasa asing, terutama di kalangan generasi muda. Pemerintah Aceh kini memperkuat upaya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Aceh.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi sektor kebudayaan yang digelar Biro Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Sekretariat Daerah Aceh di Ruang Potensi Daerah I, Kantor Gubernur Aceh, Rabu, 12 Agustus 2026.

BACA JUGA

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN ArRaniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Dibangun Kembali

Rakor sekaligus sosialisasi Instruksi Gubernur Aceh Nomor 5/Instr/2023 tentang Penggunaan Bahasa Aceh, Aksara Aceh, dan Sastra Aceh.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, unsur perguruan tinggi yang memiliki program studi bahasa dan sastra Aceh, di antaranya UNIKI, UBBG, dan ISBI Aceh.

Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, serta kepala bagian kesejahteraan rakyat kabupaten/kota.

Rakor dibuka Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, Syakir.

Kegiatan dipandu Kepala Biro Isra Aceh, Dr. Yusrizal. Sejumlah narasumber turut memberikan pemaparan, yakni Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh Muhammad Irfan, M.Hum., Syarwani Joni, M.Pd. yang mewakili Dinas Pendidikan Aceh, serta Nurlaila Hamzah, MM.

Perkuat Pelestarian Bahasa Aceh

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Aceh mengapresiasi seluruh pihak yang menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurut dia, rakor menjadi ruang untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, sekaligus menyamakan langkah dalam memperkuat pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Aceh.

“Bahasa, aksara, dan sastra Aceh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jati diri serta kekayaan budaya masyarakat Aceh,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Aceh telah menerbitkan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 5/Instr/2023 sebagai bentuk komitmen untuk merawat, melindungi, mempertahankan, sekaligus mengembangkan bahasa, aksara, dan sastra Aceh agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Instruksi tersebut ditujukan kepada pemerintah kabupaten/kota, SKPA, instansi vertikal, BUMN, BUMA, perbankan, serta berbagai lembaga yang beroperasi di Aceh.

Salah satu amanatnya adalah penggunaan Bahasa Aceh sebagai bahasa komunikasi sedikitnya satu hari dalam sepekan, yakni setiap Kamis.

Selain itu, penggunaan Aksara Aceh atau Arab Jawi juga didorong pada papan nama dan berbagai media informasi.

Gubernur menilai kebijakan tersebut tidak akan berarti tanpa implementasi yang nyata di lapangan. Karena itu, rakor diperlukan untuk melihat sejauh mana instruksi tersebut telah dilaksanakan.

“Rapat koordinasi menjadi sangat penting untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat pelaksanaan instruksi tersebut,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh SKPA mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemukan dalam penerapan kebijakan tersebut. Hasil identifikasi itu diharapkan menjadi dasar untuk menyusun langkah perbaikan.

Gubernur mengakui Bahasa Aceh hingga kini masih digunakan dalam lingkungan keluarga, masyarakat, kegiatan adat, maupun aktivitas keagamaan.

Namun, perkembangan zaman turut memengaruhi intensitas penggunaannya, terutama di kalangan generasi muda.
Arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta semakin dominannya penggunaan bahasa asing membuat penggunaan Bahasa Aceh di sejumlah ruang publik dan lingkungan pendidikan cenderung berkurang.

“Kita tidak dapat menutup mata bahwa arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta semakin dominannya bahasa asing telah memengaruhi intensitas penggunaan Bahasa Aceh, terutama di kalangan generasi muda,” katanya.

Pelestarian Bahasa Aceh Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Menurut Gubernur, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar Bahasa Aceh tidak semakin kehilangan ruang dalam kehidupan masyarakat.

Sebab, pelestarian bahasa tidak sekadar mempertahankan alat komunikasi, tetapi juga berkaitan dengan cara berpikir, nilai-nilai, sejarah, kearifan lokal, dan identitas masyarakat Aceh.

“Tanggung jawab ini bukan hanya pemerintah, melainkan juga keluarga, lembaga pendidikan, tokoh adat, budayawan, akademisi, pelaku usaha, media massa, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Gubernur berharap rakor tersebut dapat memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam menjalankan Instruksi Gubernur Aceh.

Ia juga mendorong lahirnya strategi yang lebih inovatif agar bahasa, aksara, dan sastra Aceh semakin hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya tersebut, kata dia, sekaligus dapat menjadi bagian dari pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata Aceh.

Dengan demikian, pelestarian bahasa dan aksara Aceh tidak berhenti sebagai kebijakan administratif, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.[]

Tags: AcehAksaraBahasagenerasi mudaPemerintah AcehSastra
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN Ar-Raniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior
News

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN ArRaniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior

by SAGOE TV
August 12, 2026
Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Dibangun Kembali
News

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Dibangun Kembali

by SAGOE TV
August 12, 2026
Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Gantikan Yudi Triadi
News

Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Gantikan Yudi Triadi

by SAGOE TV
August 12, 2026
Prof Warul Walidin, Mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Meninggal Dunia
News

Prof Warul Walidin, Mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Meninggal Dunia

by SAGOE TV
August 12, 2026
Menag Nasaruddin Umar Aceh Berpeluang Jadi Pusat Peradaban Islam Dunia
News

Menag Nasaruddin Umar: Aceh Berpeluang Jadi Pusat Peradaban Islam Dunia

by SAGOE TV
August 12, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

August 7, 2026
Calvin Ho

Paradoks Aceh: Mengapa Kekayaan Alam Tidak Menjadi Kemakmuran?

August 7, 2026
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

August 6, 2026
MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

August 8, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Prodi Ekonomi Syariah UIA Jalani Asesmen LAMEMBA, Dorong Peningkatan Mutu Dosen dan Lulusan

Prodi Ekonomi Syariah UIA Jalani Asesmen LAMEMBA, Dorong Peningkatan Mutu Dosen dan Lulusan

August 11, 2026
USK Jajaki Kolaborasi dengan Mubadala Energy, Fokus Pengembangan SDM dan Mahasiswa

USK Jajaki Kolaborasi dengan Mubadala Energy, Fokus Pengembangan SDM dan Mahasiswa

August 7, 2026

EDITOR'S PICK

Kemenag Aceh Rukyat Hilal di 6 Lokasi, Idulfitri 2026 Berpotensi Jatuh 20 atau 21 Maret

Kemenag Aceh Rukyat Hilal di 6 Lokasi, Idulfitri 2026 Berpotensi Jatuh 20 atau 21 Maret

March 17, 2026
Relaunching AMANAH, Pemerintah Aceh Targetkan Inkubasi Wirausaha Muda dan Ekonomi Kreatif

Relaunching AMANAH, Pemerintah Aceh Targetkan Inkubasi Wirausaha Muda dan Ekonomi Kreatif

April 23, 2026
Wagub Aceh Lantik 47 Pejabat Fungsional, Alhudri Ditunjuk Sebagai Plt Sekda

Wagub Aceh Lantik 47 Pejabat Fungsional, Alhudri Ditunjuk sebagai Plt Sekda

February 19, 2025
LBH Banda Aceh Kawal Praperadilan Kasus Penangkapan David Yuliansyah dan Mahasiswa Demonstran

LBH Banda Aceh Kawal Praperadilan Kasus Penangkapan David Yuliansyah dan Mahasiswa Demonstran

March 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.