• Tentang Kami
Sunday, June 28, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Perencanaan Pembangunan Ekonomi Aceh Gagal

SAGOE TV by SAGOE TV
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perencanaan Pembangunan Ekonomi Aceh Gagal
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. Amri, SE, M.Si.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dalam dialog publik yang bertema “16 Tahun MoU Helsinki dan Kesejahteraan Rakyat Aceh” yang diselenggarakan oleh Hurriah Foundation, Rabu (11/8) di Banda Aceh. Saya menekankan bahwa perencanaan pembangunan ekonomi Aceh telah gagal dilakukan dengan baik, yang direncanakan dengan yang dikerjakan sering sekali tidak sinkron dalam implimentasinya. Buktinya yang direncanakan sesuai qanun RPJM “Aceh Hebat” tapi yang dikerjakan “Aceh Bereh.

Indikator lain yang dapat dilihat dari kegagalan perencanaan Aceh bisa dikaji dari silpa setiap tahunnya, pada tahun 2020 saja silpa APBA sebesar Rp3,96 Trilyun. Ini bukti bahwa perencanaan pembangunan Aceh gagal.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Padahal MoU Helsinki dan UUPA bagus sekali. Dan harus di ingat, UU Nomor 11 Tahun 2006 itu adalah undang-undangn Republik Indonesia tentang Pemerintah Aceh. Saya membuka-buka UUPA itu. Kesimpulan UUPA itu, menekankan pada 4 aspek. Pertama pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan korban konflik. Kedua, Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM). Ketiga, Pemberdayaan Politik dan keempat pemberdayaan sosial dan budaya. Jadi Aceh punya kekhususan dan keistimewaan sesuai dengan MoU Helsinki dan UUPA. Sementara realitasnya kesejahteraan masyarakat Aceh tidak tercapai.

Pertumbuhan ekonomi Aceh terendah di sumatera. kondisi ekonomi masyarakat Aceh dilihat secara indikator makro ekonomi. Provinsi Aceh sangat menyedihkan. Antara lain, pertumbuhan ekonomi 2.6 persen. Terendah di sumatera. Tingkat kemiskinan 15,43 persen, dan di perdesaan 17,96 persen. Ini angka yang cukup parah tingkat kemiskinan di perdesaan Aceh. Begitu juga halnya dengan tingkat pengangguran, juga nomor 1 di sumatera, dengan angka gini rasio 0,319, yang menyejutkan tidak terjadi pemerataan ekonomi di 23 kabu kota, 286 kecamatan dan 6459 gampong.

Pada umumnya, 5,5 juta masyarakat Aceh hidup di sektor pertanian, masyarakat  dipinggir laut hidup di sektor perikanan baik tambak maupun laut. Ditengah-tengah masyarkatnya hidup di sektor perkebunan. Sementara anggaran perencanaan tidak berfokus kepada bidang ini. Sehingga masyadakat Aceh terus dalam hidup kemiskinan. Tidak mungkin sejahtera.

Sementara dana yang masuk ke Aceh sangat besar. Misalnya dana otonomi khusus Aceh (DOKA) sejak 2018 sampai 2021 lebih kurang telah diberikan sebesar Rp 90 Trilyun. Belum lagi dana DAU, DAK dan pendapat asli Aceh dan dana transfer MIGAS. Setiap tahun dana APBA di dominasi oleh dana otsus. Hal ini tidak berbanding lurus dengan jumlah uang masuk ke Aceh dengan tingkat kesejahteraan masyarakat Aceh.

Siapa yang bertanggung jawab terhadap situasi Aceh ini? Mengapa bisa begini, dimana letak kesalahannya dan siapa yang paling bertanggungwab tentang persoalan ini. Sementara pemerintah pusat telah memperhatikan Aceh berarti kesalahannya terletak pada pemerintah Aceh yang salah mengurus manajemen  anggaran. Khususnya kebijakan perencananaan pembangunan dan kebijakan penganggaran uang negera (pengelolaan APBA). Kegagalan perencanaan dan pengelolaan uang negara (planning and budgeting). Direncanakan lain, yang dikerjakan lain. Makanya sulit ekonomi Aceh bangkit. Indikator lain bisa dilihat dari silpa setiap tahunnya, pada tahun 2020 silpa APBA sebesar Rp3,96 Trilyun. Ini bukti bahwa perencanaan pembangunan Aceh gagal.

Tags: acehEkonomiKebijakan PublikMoU HelsinkiRI-GAMUU Pemerintah Aceh
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Risnawati Ridwan ASN Pada Dinas Sosial Kota Banda Aceh

Mengantar Si Perantau Cilik: Sebuah Perjalanan Melepaskan, Sebuah Pelajaran Mengikhlaskan

June 26, 2026
SPS Revival dan Darud Dunia Jajaki Kemitraan Bersama Disbudpar Aceh

SPS Revival dan Darud Dunia Jajaki Kemitraan Bersama Disbudpar Aceh

June 26, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Popularitas Tiyo Dan Fatimah: Bongkar Salah Urus Pendidikan Indonesia

June 27, 2026
Irama Aceh PUNGO Bahas Masa Depan Kreativitas, Budaya, dan Energi Aceh

Irama Aceh PUNGO Bahas Masa Depan Kreativitas, Budaya, dan Energi Aceh

June 23, 2026
Menata Ekosistem Pengetahuan Seni di Aceh

Setelah Dilestarikan, Lalu Apa?

June 16, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Tubuh yang Menyintas, Jiwa yang Membaca Kebebasan: Monolog “Kurông” Meretas Batas Penjara Moralitas

Tubuh yang Menyintas, Jiwa yang Membaca Kebebasan: Monolog “Kurông” Meretas Batas Penjara Moralitas

June 23, 2026
Blok Andaman Harus Segera Jalan; Revisi POD Berisiko Tunda Investasi Bertahun-Tahun

Blok Andaman Harus Segera Jalan; Revisi POD Berisiko Tunda Investasi Bertahun-Tahun

June 26, 2026
M Adli Abdullah

Alam Peudeung: Simbol Kedaulatan dan Marwah Aceh yang Tak Lekang Zaman

June 23, 2026

EDITOR'S PICK

40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi, Keluarga Bisa Hubungi Nomor KUH Ini

40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi, Keluarga Bisa Hubungi Nomor KUH Ini

July 14, 2025
Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Kemenag Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama dan Madrasah

Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Kemenag Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama

February 2, 2026
Podcast UNICEF Aceh: Stunting di Aceh Tinggi Karena Banyak Faktor

Podcast UNICEF Aceh: Stunting di Aceh Tinggi Karena Banyak Faktor

March 24, 2025
Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal Jabat Kapendam IM

Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal Jabat Kapendam IM

September 28, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.