• Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Perencanaan Pembangunan Ekonomi Aceh Gagal

SAGOE TV by SAGOE TV
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perencanaan Pembangunan Ekonomi Aceh Gagal
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. Amri, SE, M.Si.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dalam dialog publik yang bertema “16 Tahun MoU Helsinki dan Kesejahteraan Rakyat Aceh” yang diselenggarakan oleh Hurriah Foundation, Rabu (11/8) di Banda Aceh. Saya menekankan bahwa perencanaan pembangunan ekonomi Aceh telah gagal dilakukan dengan baik, yang direncanakan dengan yang dikerjakan sering sekali tidak sinkron dalam implimentasinya. Buktinya yang direncanakan sesuai qanun RPJM “Aceh Hebat” tapi yang dikerjakan “Aceh Bereh.

Indikator lain yang dapat dilihat dari kegagalan perencanaan Aceh bisa dikaji dari silpa setiap tahunnya, pada tahun 2020 saja silpa APBA sebesar Rp3,96 Trilyun. Ini bukti bahwa perencanaan pembangunan Aceh gagal.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Padahal MoU Helsinki dan UUPA bagus sekali. Dan harus di ingat, UU Nomor 11 Tahun 2006 itu adalah undang-undangn Republik Indonesia tentang Pemerintah Aceh. Saya membuka-buka UUPA itu. Kesimpulan UUPA itu, menekankan pada 4 aspek. Pertama pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan korban konflik. Kedua, Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM). Ketiga, Pemberdayaan Politik dan keempat pemberdayaan sosial dan budaya. Jadi Aceh punya kekhususan dan keistimewaan sesuai dengan MoU Helsinki dan UUPA. Sementara realitasnya kesejahteraan masyarakat Aceh tidak tercapai.

Pertumbuhan ekonomi Aceh terendah di sumatera. kondisi ekonomi masyarakat Aceh dilihat secara indikator makro ekonomi. Provinsi Aceh sangat menyedihkan. Antara lain, pertumbuhan ekonomi 2.6 persen. Terendah di sumatera. Tingkat kemiskinan 15,43 persen, dan di perdesaan 17,96 persen. Ini angka yang cukup parah tingkat kemiskinan di perdesaan Aceh. Begitu juga halnya dengan tingkat pengangguran, juga nomor 1 di sumatera, dengan angka gini rasio 0,319, yang menyejutkan tidak terjadi pemerataan ekonomi di 23 kabu kota, 286 kecamatan dan 6459 gampong.

Baca Juga:  Kiprah Perempuan Dalam Kepemimpinan dan Pencapaian Sejarah

Pada umumnya, 5,5 juta masyarakat Aceh hidup di sektor pertanian, masyarakat  dipinggir laut hidup di sektor perikanan baik tambak maupun laut. Ditengah-tengah masyarkatnya hidup di sektor perkebunan. Sementara anggaran perencanaan tidak berfokus kepada bidang ini. Sehingga masyadakat Aceh terus dalam hidup kemiskinan. Tidak mungkin sejahtera.

Sementara dana yang masuk ke Aceh sangat besar. Misalnya dana otonomi khusus Aceh (DOKA) sejak 2018 sampai 2021 lebih kurang telah diberikan sebesar Rp 90 Trilyun. Belum lagi dana DAU, DAK dan pendapat asli Aceh dan dana transfer MIGAS. Setiap tahun dana APBA di dominasi oleh dana otsus. Hal ini tidak berbanding lurus dengan jumlah uang masuk ke Aceh dengan tingkat kesejahteraan masyarakat Aceh.

Siapa yang bertanggung jawab terhadap situasi Aceh ini? Mengapa bisa begini, dimana letak kesalahannya dan siapa yang paling bertanggungwab tentang persoalan ini. Sementara pemerintah pusat telah memperhatikan Aceh berarti kesalahannya terletak pada pemerintah Aceh yang salah mengurus manajemen  anggaran. Khususnya kebijakan perencananaan pembangunan dan kebijakan penganggaran uang negera (pengelolaan APBA). Kegagalan perencanaan dan pengelolaan uang negara (planning and budgeting). Direncanakan lain, yang dikerjakan lain. Makanya sulit ekonomi Aceh bangkit. Indikator lain bisa dilihat dari silpa setiap tahunnya, pada tahun 2020 silpa APBA sebesar Rp3,96 Trilyun. Ini bukti bahwa perencanaan pembangunan Aceh gagal.

Tags: acehEkonomiKebijakan PublikMoU HelsinkiRI-GAMUU Pemerintah Aceh
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Inkubasi Seni sebagai Praktik Publik: Membangun Ekosistem Hidup Seni, Pengetahuan, dan Ruang Kampus

Inkubasi Seni sebagai Praktik Publik: Membangun Ekosistem Hidup Seni, Pengetahuan, dan Ruang Kampus

May 6, 2026
Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031

Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031

May 10, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Mualem Gelar Silaturahmi dengan Ulama

Mualem Gelar Silaturahmi dengan Ulama

May 9, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

May 3, 2026
Pewarta Foto Aceh Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 lewat Foto Cerita “The Last Hope”

Pewarta Foto Aceh Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 lewat Foto Cerita “The Last Hope”

May 9, 2026
Minim Komunikasi Antarprofesi, Keselamatan Pasien Bisa Terancam

Minim Komunikasi Antarprofesi, Keselamatan Pasien Bisa Terancam

May 7, 2026
Bantuan Pascabencana Mengalir Bertahap, Satgas PRR Minta Pemda Update Data Penerima

Bantuan Pascabencana Mengalir Bertahap, Satgas PRR Minta Pemda Update Data Penerima

May 8, 2026

EDITOR'S PICK

ISKADA Serahkan SK Mandataris, Pengurus DPW Siap Jalankan Amanah Dakwah

ISKADA Serahkan SK Mandataris, Pengurus DPW Siap Jalankan Amanah Dakwah

March 20, 2025
KKN UGM di Pulo Nasi Ditutup Gubernur Aceh Warga Butuh Jalan, Sinyal, dan Waduk

KKN UGM di Pulo Nasi Ditutup Gubernur Aceh: Warga Butuh Jalan, Sinyal, dan Waduk

August 5, 2025
Aliansi Ormas Islam Aceh Soroti FKIJK Aceh Run 2025

Aliansi Ormas Islam Aceh Soroti FKIJK Aceh Run 2025

May 14, 2025
Rp32 Miliar Digelontorkan Kemnaker untuk Sumut-Aceh, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Rp32 Miliar Digelontorkan Kemnaker untuk Sumut-Aceh, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana

April 22, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.