• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kendala IKM pada Proses Pembelajaran di Sekolah Kejuruan

SAGOE TV by SAGOE TV
March 20, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Aulia Rizka Maulida, Tia Herlina Putris, Diana Artha Dahliaty, dan Muhamad Rifki Maulana R.
Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung, S1 Pendidikan Matematika.

Kurikulum memiliki arti penting dan strategis dalam penyelenggaraan pendidikan sebagai arahan dan pedoman dalam pelaksanaan Pendidikan. Setelah kemerdekaan, tercatat bahwa kurikulum di Indonesia sudah mengalami pergantian hingga kurang lebih sepuluh kali. Mengutip dari buku Perkembangan Kurikulum SMA di Indonesia dari Kemendikbud, perubahan kurikulum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari konstelasi politik, sosial, dan budaya bangsa Indonesia yang selalu berkembang dari satu masa ke masa berikutnya.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Indonesia telah banyak mengalami perubahan kurikulum, di antaranya kurikulum 1947, 1964, 1968, 1973, 1975, 1984, 1994, 1997, 2004, 2006, dan terakhir 2013. Perubahan kurikulum sering dipengaruhi oleh faktor politik. Contohnya kurikulum 1964 disusun untuk meniadakan MANIPOL-USDEK, kurikulum 1975 digunakan untuk memasukkan Pendidikan Moral Pancasila, dan kurikulum 1984 digunakan untuk memasukkan mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB). Kurikulum 1994, di samping meniadakan mata pelajaran PSPB juga untuk mengenalkan kurikulum SMU yang menjadikan Pendidikan umum sebagai pendidikan persiapan ke perguruan tinggi.

Pada Februari 2022 lalu, Kemendikbudristek resmi luncurkan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka adalah metode pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Para pelajar dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai passion yang dimilikinya. Secara umum, kurikulum merdeka merupakan kurikulum pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik mempunyai waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Sehingga nantinya, guru memiliki kekuasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.. Kurikulum ini untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila yang dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Proyek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Pengimplementasian kurikulum merdeka khususnya di sekolah kejuruan di Indonesia sudah terealisasikan dengan baik. Tenaga pendidik juga sudah merancang pembelajaran terhadap materi esensial sesuai karakteristik kurikulum merdeka yang berhubungan dengan jurusan yang ada. Proses Pembelajaran di sekolah kejuruan menggunakan metode pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dan PJBL (Project Based Learning) yang di sesuaikan dengan jurusan. Oleh karena itu, terdapat pemilahan materi yang cocok yang berkaitan dengan penjurusan. Dalam pembelajaran, tahapan pembelajaran dilakukan sesuai dengan fasenya. Pertanyaan pemantik juga diberikan untuk menstimulasi pemikiran siswa dimana pertanyaan pemantiknya berkaitan dengan permasalahan kontekstual yang ada di lingkungan sekolah. Pembelajaran bermakna juga dilakukan dengan pemberian materi yang sesuai dengan jurusan. Kemudian, jurusan memberikan proyek berupa praktek sehingga siswa mengalami sendiri. Pada saat siswa mengalami sendiri maka pembelajaran tersebut akan menjadi bermakna dan akan diingat dalam jangka waktu yang lama.

Pembelajaran di sekolah kejuruan memiliki beberapa kendala dalam pengimplementasian kurikulum merdeka. Adapun beberapa kendalanya yaitu dalam pemberian PJBL (Project Based Learning) pada proses pembelajaran dimana guru tidak leluasa memberikan project. Hal itu dikarenakan wewenang pemberian project pada sekolah kejuruan dilimpahkan pada jurusan. Guru hanya diberikan materi yang berhubungan dengan project yang akan diberikan oleh jurusan. Guru juga mengalami kesulitan dalam menemukan ide pembelajaran yang  sesuai di sekolah kejuruan. Selain itu, kendala yang dihadapi berupa kurangnya pendanaan untuk menunjang pembelajaran jika diberikan sebuah project. 

Dalam mengatasi kendala kurangnya ide pembelajaran diperlukan pemberdayaan guru yang bertujuan untuk menghasilkan keputusan yang terbaik dalam perencanaan yang lebih baik,  untuk keterlaksanaan program yang lebih baik sehingga mendapatkan hasil yang  lebih  baik  dan  untuk  meningkatkan  rasa  memiliki  dan  tanggung  jawab  atas keputusan.  Dan  dapat  dikatakan  pemberdayaan  guru  ini  berfokus  untuk meningkatkan kemampuan guru untuk menuju optimalisasi yang sebenarnya sesuai dengan standar yang ada dan dibutuhkan.

Kendala dalam mengatasi kurangnya fasilitas berupa pendanaan dapat dikonsultasikan dengan pihak manajemen pembiayaan sekolah. Setiap sekolah tentunya memiliki suatu manajemen khusus yang mengurusi tentang pembiayaan Pendidikan. Jika dalam proses pembelajaran diperlukan suatu pendanaan untuk mendukung terlaksanakannya project maka guru dapat mengajukan proposal kegiatan project kepada pihak yang mengatur manajemen pembiayan pendidikan. Hal itu dilakukan karena manajemen pembiayaan pendidikan berperan penting dalam penunjangan pengadaan dan perencanaan fasilitas pembelajaran sehingga akan meningkatkan mutu pendidikan melalui proses belajar mengajar disekolah.

Tags: kurikulummanajemenpembelajaran
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026

EDITOR'S PICK

wagub aceh fadhlullah

Wagub Aceh Tegaskan JKA Tak Dihapus, Mulai 1 Mei 2026 Disesuaikan Lebih Tepat Sasaran

April 2, 2026
Harmoni Sebagai Jalan Pulang Aceh: Mengapa Musik dan Budaya Adalah Bahasa Baru Pembangunan Aceh

Harmoni Sebagai Jalan Pulang Aceh

November 1, 2025
Rumah Amal Masjid Jamik USK Salurkan Rp 158,9 Juta Zakat untuk 227 Mustahik

Rumah Amal Masjid Jamik USK Salurkan Rp 158,9 Juta Zakat untuk 227 Mustahik

March 20, 2026
Kemenag Aceh Kerahkan 1.330 Relawan Pulihkan Madrasah dan KUA di 12 Kabupaten/Kota

Kemenag Aceh Kerahkan 1.330 Relawan Pulihkan Madrasah dan KUA di 12 Kabupaten/Kota

January 9, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.