• Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Aceh Belum Pulih, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional

Zuhri Noviandi by Zuhri Noviandi
January 11, 2026
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Gubernur Aceh Surati Presiden Prabowo, Minta Status Bencana Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh menggelar aksi bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Kamis (18/12/2025), mendesak Presiden untuk menetapkan status bencana Sumatera sebagai bencana Nasional. Foto: dok. Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana di Aceh menilai perpanjangan masa darurat bencana oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menandakan gagalnya kehadiran negara dalam menangani kondisi di lapangan selama ini.

Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana, Alfian, mengatakan sejak awalnya pihaknya telah meminta dan mendesak Pemerintah Pusat agar menetapkan musibah banjir dan longsor Sumatera menjadi bencana nasional.

BACA JUGA

Pupuk Indonesia Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh dengan Bantuan Rp50 Miliar

Jelang Ramadhan, Warga Kalasegi Aceh Tengah Minta Presiden Segera Bangun Huntara

Namun alih-alih menetapkan bencana nasional, Pemerintah Pusat terus membangun berbagai narasi ke publik dan klaim kondisi aman terkendali. Padahal, fakta di lapangan penanganan tidak berjalan sebagaimana diharapkan.

“Sudah satu bulan lebih pascabencana, lumpur masih menimbun rumah warga, masih ada desa terisolir hingga listrik belum menyala,” kata Alfian dalam keterangan tertulisnya, Ahad (11/1/2025).

Seharusnya, penanganan pascabencana bisa dilakukan lebih cepat seandainya ditetapkan status bencana nasional, bukan malah memberikan rekomendasi agar Gubernur Aceh memperpanjang status darurat.

“Rekomendasi itu begitu janggal, seharusnya jika Pemerintah Pusat menilai ada kendala di daerah, maka sudah sepatutnya Pemerintah Pusat menetapkan status darurat bencana nasional,” ujarnya.

Kemudian, kata Alfian, pihaknya melihat Pemerintah Pusat seperti memiliki rasa ketakutan sangat berlebihan ketika memimpin penanganan banjir dan longsor Sumatra dalam status bencana nasional.

“Apa karena takut akan terjadi refocusing anggaran program prioritas Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menghabiskan anggaran negara 1 triliun per hari ke penanganan banjir dan longsor di Sumatra? Publik bisa menilai itu,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemerintah Pusat tidak ingin menetapkan status darurat bencana nasional, tapi berbagai satuan tugas (satgas) terus dibentuk oleh Pemerintah Pusat, bahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Baca Juga:  Kemenag Aceh Terapkan WFH-WFA bagi ASN di Daerah Terdampak Bencana

“Kami melihat Satgas ini hanya sebagai upaya Pemerintah Pusat lari dari penetapan status bencana nasional, akibatnya terjadi ketidakjelasan dalam kebijakan anggaran khusus untuk penanganan banjir dan longsor Sumatera,” tegas Alfian.

Alfian mengatakan, saat ini kondisi cuaca buruk masih terus melanda Aceh. Dampak curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, kembali menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir.

Per Ahad 11 Januari 2025, banjir dan longsor Sumatera memasuki hari ke-46, korban mengungsi mencapai ratusan ribu orang, hilang ratusan orang, dan meninggal dunia lebih dari seribu orang, bahkan beberapa orang meninggal karena kelaparan dan kedinginan.

Di samping itu juga terdapat beberapa daerah yang masih terisolasi, baik karena akses jalan sulit maupun terputus.

“Seperti Aceh Utara, mengumumkan masa transisi baru dua hari dan kemudian kembali masuk status tanggap darurat akibat curah hujan tinggi dan kembali terjadi bencana. Itu artinya banjir dan longsor Sumatera belum pada tahapan pascabencana,” katanya.

Karena itu, Koalisi Masyarakat Sipil di Aceh mendesak Presiden Prabowo untuk segera menetapkan status bencana nasional. Negara wajib hadir secara utuh, konsisten, dan bertanggungjawab.

“Terutama ketika masa darurat terus diperpanjang dan dampak terhadap masyarakat semakin kompleks sehingga ada kepastian bagi para korban,” ujarnya. []

Tags: acehbencanaBencana Sumatera 2025Darurat BencanaKoalisiMasyarakat SipilPresiden
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Zuhri Noviandi

Zuhri Noviandi

Related Posts

Pupuk Indonesia Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh dengan Bantuan Rp50 Miliar
BENCANA SUMATERA 2025

Pupuk Indonesia Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh dengan Bantuan Rp50 Miliar

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Jelang Ramadhan, Warga Kalasegi Aceh Tengah Minta Presiden Segera Bangun Huntara
BENCANA SUMATERA 2025

Jelang Ramadhan, Warga Kalasegi Aceh Tengah Minta Presiden Segera Bangun Huntara

by Anna Rizatil
January 17, 2026
CPMH UGM dan GEN-A Salurkan Dignity Kit untuk Penyintas Bencana di Aceh
BENCANA SUMATERA 2025

CPMH UGM dan GEN-A Salurkan Dignity Kit untuk Penyintas Bencana di Aceh

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Jembatan Bailey Baroh Bugeng Aceh Timur Rampung, Akses Warga Nurussalam Kembali Pulih Pascabanjir
BENCANA SUMATERA 2025

Jembatan Bailey Baroh Bugeng Aceh Timur Rampung, Akses Warga Nurussalam Kembali Pulih Pascabanjir

by SAGOE TV
January 16, 2026
Relawan TCK Kemenkes Sterilkan Huntara Aceh Tamiang dari Nyamuk Aedes aegypti
BENCANA SUMATERA 2025

Relawan TCK Kemenkes Sterilkan Huntara Aceh Tamiang dari Nyamuk Aedes aegypti

by SAGOE TV
January 16, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih, Ini Daftar Namanya

January 12, 2026
Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Jurnalis Asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

January 14, 2026
Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

January 14, 2026
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

January 9, 2026
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

January 11, 2026
Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

January 14, 2026
Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

December 20, 2025
Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

January 12, 2026

EDITOR'S PICK

Perpustakaan Masjid Raya Baiturrahman Raih Penghargaan Kepustakaan Islam Award 2024

Perpustakaan Masjid Raya Baiturrahman Raih Penghargaan Kepustakaan Islam Award 2024

November 29, 2024
Judi Online Mengancam Generasi Muda

Judi Online Mengancam Generasi Muda

March 20, 2025
Pj Gubernur Temui Abu Kuta, Abu Mudi dan Waled Nu

Pj Gubernur Temui Abu Kuta, Abu Mudi dan Waled Nu

August 19, 2024
Menyikapi Bencana Sumatra, Siap-siap Ancaman Ini Akan Hantui Aceh

Menyikapi Bencana Sumatra, Siap-siap Ancaman Ini Akan Hantui Aceh

December 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.