• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

SAGOE TV by SAGOE TV
January 11, 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Buku Kemelut Demokrasi Liberal: Surat-surat Rahasia Boyd R. Compton karya Boyd R Compton. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Usman Kansong.
Penulis Buku Bara Kata di Toko Buku Terakhir.

Boyd R. Compton berbincang panjang lebar dengan Daud Beureueh pada Juli 1952. Compton tinggal dan meneliti di Indonesia pada 1952-1956 untuk penulisan disertasinya tentang sejarah kontemporer Indonesia. Daud Beureueh ulama tokoh pemberontak Aceh.

Compton menulis surat-surat berisi berbagai hal yang diamatinya selama tinggal di Indonesia. Surat-surat itu dikompilasi menjadi buku berjudul “Kemelut Demokrasi Liberal: Surat-surat Rahasia Boyd R. Compton” yang diterbitkan LP3ES pada 1992. Saya membeli buku ini di Medan pada 12 Oktober 1994. Saya dulu selalu menerakan kota dan tanggal pembelian setiap buku. Buku ini masih saya koleksi dengan kondisi banyak halamannya yang lepas dari penjilidan.

BACA JUGA

Film Teach You a Lesson: Sebab yang Perlu Dididik Kadang Bukan Anak, tetapi Orang Dewasa

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Daud Beureueh bercerita tentang kemerosotan ekonomi di Aceh sejak 1951. Dia membandingkan surplus beras di Aceh sebelum perang dengan defisit-defisit dewasa itu. Dia juga mengaitkan kemerosotan produksi beras yang mencolok dengan sistem irigasi yang rusak di lembah-lembah sungai Aceh yang subur, khususnya di Sigli dan Bireun.

Daud Beureueh mempersalahkan pemerintah pusat yang lalai memperbaiki dan memelihara saluran-saluran irigasi yang vital itu. Ketika Compton mengatakan kondisi buruk keuangan negara yang menyebabkan kelalaian itu, Daud menanggapi bahwa daerah lain, terutama Jawa Timur, menerima jumlah yang jauh lebih besar daripada sumbangan mereka bagi pembangunan. Dia mengusulkan Aceh diberi otonomi administratif penuh dan sebuah undang-undang tentang otonomi keuangan. Dia yakin ulama Aceh mampu mengatasi masalah irigasi itu sebagaimana mereka mengatasi masalah serupa di masa lampau.

Daud Beureueh bercerita pada zaman Iskandar Muda, dibuat saluran dari sungai yang jauhnya 11 kilometer menuju laut. Daerah Pidie menjadi sangat makmur. Dibuat pula saluran tak jauh dari yang pertama. Ulama yang mengerjakan pembangunan irigasi itu. Ulama dan pemimpin saat itu tak takut sarung mereka kena lumpur. Akan tetapi, saluran-saluran itu rusak dan hasil panen merosot. Sebelum revolusi, Aceh biasa mengekspor beras untuk kebutuhan seluruh Sumatra Timur. Aceh kemudian terpaksa mengimpor beras dari Burma.

Kemerosotan ekonomi Aceh yang dipersepsi terjadi akibat pusat cuek pada Aceh kiranya menjadi salah satu pemicu pemberontakan yang dipimpin Daud Beureauh.

Saya mengutip bagian buku Compton ini ketika menulis artikel untuk Koran Tempo pada 2003. Ceritanya, editor Koran Tempo menghubungi saya meminta saya menulis artikel untuk harian tersebut. Saya yang sedang mengikuti progran singkat “Transition to Democracy” di Inggris dan Skotlandia merencanakan tulisan bertema ‘bagaimana menyelesaikan konflik Aceh dengan model Inggris.’

Di Skotlandia salah satu pemberi materi ialah Sekretaris Jenderal Scotish National Party (SNP). Dia bercerita upaya memisahkan diri dari Inggris Raya ditempuh melalui perjuangan politik sebagai ganti perjuangan bersenjata. Perjuangan politik itu diupayakan melalui partai politik, termasuj SNP sebagai partai terbesar. Jika dalam pemilu SNP menang, dia berhak mengajukan referendum untuk menentukan apakah rakyat ingin berpisah atau tetap bersatu dengan Inggris. Model seperti ini ditempuh juga di Quebec, Kanada.

Saya memulai tulisan dengan cerita Daud Beureueh tentang rusaknya irigasi yang dipersepsi terjadi akibat pusat abai dan menjadi salah satu pemantik pemberontakan. Lalu saya mengusulkan perjuangan politik melalui partai politik lokal Aceh sebagai pengganti perjuangan bersenjata yang dimotori GAM. Intinya saya mengusulkan GAM berubah menjadi partai politik lokal.

Pada 2006 tercapai perdamaian di Aceh lewat perjanjian Helsinski, yang didorong peristiwa tsunami 2004. Sejumlah partai lokal Aceh terbentuk.[]

Tags: acehBoyd R. ComptonDamaiDaud Beureu'ehIndonesiakonflikPemerintah Pusat
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Risnawati Ridwan ASN Pada Dinas Sosial Kota Banda Aceh
Opini

Film Teach You a Lesson: Sebab yang Perlu Dididik Kadang Bukan Anak, tetapi Orang Dewasa

by SAGOE TV
July 21, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas
Opini

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

by SAGOE TV
July 18, 2026
Biaya yang Tak Pernah Masuk APBN: Ketika Negara Membiarkan Waktu Rakyat Terbuang
Opini

Biaya yang Tak Pernah Masuk APBN: Ketika Negara Membiarkan Waktu Rakyat Terbuang

by SAGOE TV
July 17, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh
Opini

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

by SAGOE TV
July 16, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi
Opini

Tentang Media dan Perhatian Publik

by SAGOE TV
July 14, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026

EDITOR'S PICK

Miftahul Hamdi Jadi Man of The Match, Bersyukur Persiraja Menang atas PSMS

Persiraja vs FC Bekasi City, Akhyar Ilyas: Pemain Antusias Hadapi Pemuncak Klasemen

November 20, 2024
Gaza, Tragedi Asyura yang Berulang

Gaza, Tragedi Asyura yang Berulang

July 9, 2025
Lembaga Adat Laot, Visi Poros Maritim Dunia, dan Implementasi Tak Terbantahkan

Lembaga Adat Laot, Visi Poros Maritim Dunia, dan Implementasi Tak Terbantahkan

November 29, 2022
Asrama Haji Aceh Kini Punya Pesawat Simulasi Pertama Berbadan Asli di Indonesia

Asrama Haji Aceh Kini Punya Pesawat Simulasi Pertama Berbadan Asli di Indonesia

February 15, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.