• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

SAGOE TV by SAGOE TV
January 11, 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Buku Kemelut Demokrasi Liberal: Surat-surat Rahasia Boyd R. Compton karya Boyd R Compton. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Usman Kansong.
Penulis Buku Bara Kata di Toko Buku Terakhir.

Boyd R. Compton berbincang panjang lebar dengan Daud Beureueh pada Juli 1952. Compton tinggal dan meneliti di Indonesia pada 1952-1956 untuk penulisan disertasinya tentang sejarah kontemporer Indonesia. Daud Beureueh ulama tokoh pemberontak Aceh.

Compton menulis surat-surat berisi berbagai hal yang diamatinya selama tinggal di Indonesia. Surat-surat itu dikompilasi menjadi buku berjudul “Kemelut Demokrasi Liberal: Surat-surat Rahasia Boyd R. Compton” yang diterbitkan LP3ES pada 1992. Saya membeli buku ini di Medan pada 12 Oktober 1994. Saya dulu selalu menerakan kota dan tanggal pembelian setiap buku. Buku ini masih saya koleksi dengan kondisi banyak halamannya yang lepas dari penjilidan.

BACA JUGA

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

Daud Beureueh bercerita tentang kemerosotan ekonomi di Aceh sejak 1951. Dia membandingkan surplus beras di Aceh sebelum perang dengan defisit-defisit dewasa itu. Dia juga mengaitkan kemerosotan produksi beras yang mencolok dengan sistem irigasi yang rusak di lembah-lembah sungai Aceh yang subur, khususnya di Sigli dan Bireun.

Daud Beureueh mempersalahkan pemerintah pusat yang lalai memperbaiki dan memelihara saluran-saluran irigasi yang vital itu. Ketika Compton mengatakan kondisi buruk keuangan negara yang menyebabkan kelalaian itu, Daud menanggapi bahwa daerah lain, terutama Jawa Timur, menerima jumlah yang jauh lebih besar daripada sumbangan mereka bagi pembangunan. Dia mengusulkan Aceh diberi otonomi administratif penuh dan sebuah undang-undang tentang otonomi keuangan. Dia yakin ulama Aceh mampu mengatasi masalah irigasi itu sebagaimana mereka mengatasi masalah serupa di masa lampau.

Daud Beureueh bercerita pada zaman Iskandar Muda, dibuat saluran dari sungai yang jauhnya 11 kilometer menuju laut. Daerah Pidie menjadi sangat makmur. Dibuat pula saluran tak jauh dari yang pertama. Ulama yang mengerjakan pembangunan irigasi itu. Ulama dan pemimpin saat itu tak takut sarung mereka kena lumpur. Akan tetapi, saluran-saluran itu rusak dan hasil panen merosot. Sebelum revolusi, Aceh biasa mengekspor beras untuk kebutuhan seluruh Sumatra Timur. Aceh kemudian terpaksa mengimpor beras dari Burma.

Kemerosotan ekonomi Aceh yang dipersepsi terjadi akibat pusat cuek pada Aceh kiranya menjadi salah satu pemicu pemberontakan yang dipimpin Daud Beureauh.

Saya mengutip bagian buku Compton ini ketika menulis artikel untuk Koran Tempo pada 2003. Ceritanya, editor Koran Tempo menghubungi saya meminta saya menulis artikel untuk harian tersebut. Saya yang sedang mengikuti progran singkat “Transition to Democracy” di Inggris dan Skotlandia merencanakan tulisan bertema ‘bagaimana menyelesaikan konflik Aceh dengan model Inggris.’

Di Skotlandia salah satu pemberi materi ialah Sekretaris Jenderal Scotish National Party (SNP). Dia bercerita upaya memisahkan diri dari Inggris Raya ditempuh melalui perjuangan politik sebagai ganti perjuangan bersenjata. Perjuangan politik itu diupayakan melalui partai politik, termasuj SNP sebagai partai terbesar. Jika dalam pemilu SNP menang, dia berhak mengajukan referendum untuk menentukan apakah rakyat ingin berpisah atau tetap bersatu dengan Inggris. Model seperti ini ditempuh juga di Quebec, Kanada.

Saya memulai tulisan dengan cerita Daud Beureueh tentang rusaknya irigasi yang dipersepsi terjadi akibat pusat abai dan menjadi salah satu pemantik pemberontakan. Lalu saya mengusulkan perjuangan politik melalui partai politik lokal Aceh sebagai pengganti perjuangan bersenjata yang dimotori GAM. Intinya saya mengusulkan GAM berubah menjadi partai politik lokal.

Pada 2006 tercapai perdamaian di Aceh lewat perjanjian Helsinski, yang didorong peristiwa tsunami 2004. Sejumlah partai lokal Aceh terbentuk.[]

Tags: acehBoyd R. ComptonDamaiDaud Beureu'ehIndonesiakonflikPemerintah Pusat
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan
Opini

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

by SAGOE TV
June 3, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup
Opini

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

by SAGOE TV
June 3, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup
Opini

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

by SAGOE TV
June 3, 2026
Aceh dan Paradoks Kemakmuran: Mengapa Bantuan Sosial Tidak Akan Pernah Cukup Tanpa Industrialisasi
Opini

Aceh dan Paradoks Kemakmuran: Mengapa Bantuan Sosial Tidak Akan Pernah Cukup Tanpa Industrialisasi

by SAGOE TV
May 25, 2026
Ketika Niat Baik Berjalan Tanpa Peta
Opini

Ketika Niat Baik Berjalan Tanpa Peta

by Anna Rizatil
May 21, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 4, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026

EDITOR'S PICK

Update Bencana Sumatera 914 Meninggal, Aceh Jadi Daerah dengan Korban Terbanyak

Update Bencana Sumatera: 914 Meninggal, Aceh Jadi Daerah dengan Korban Terbanyak

December 7, 2025
Bek Asing Persiraja Diragukan Tampil Lawan PSKC Cimahi

Persiraja Masih Pimpin Klasemen Liga 2 Ditempel PSPS dan PSMS

December 18, 2024
OJK Diminta Bantu Bank Aceh Syariah Jadi Bank Devisa

OJK Diminta Bantu Bank Aceh Syariah Jadi Bank Devisa

August 29, 2025
Magister PBA UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul

Magister PBA UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul

May 9, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.