• Tentang Kami
Monday, October 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Anna Rizatil by Anna Rizatil
January 13, 2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc. (Foto: Dokumen)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc

Profesor bidang teknologi pascapanen, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Email: rkhathir79@gmail.com

BACA JUGA

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

Sejak September 2025, saya telah berpartisipasi dalam kontestasi jabatan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2031. Sampai akhirnya kemarin, 12/01/2026, saya kalah secara telak setelah penyampaian visi, misi, dan program kerja, dengan perolehan suara fantastis nol (zero).

Sebagai seorang yang beriman, kita harus mengambil sikap bersyukur atas segala kejadian atau keputusan (alhamdulillah ‘ala kulli hal). Hal ini adalah bentuk keimanan kita kepada Allah SWT., implementasi dari rukun iman yang ke-6, yaitu percaya kepada qadha dan qadar dari Allah.

Perolehan suara Majelis Wali Amanat (MWA) USK untuk keenam bakal calon (bacalon) Rektor USK 2026–2031 adalah: Prof. Mirza (6), Prof. Agussabti (5), Prof. Marwan (2), Dr. Ramzi (1), Prof. T. M. Iqbalsyah (0), dan saya sendiri (0). Total suara adalah 14, di mana dua suara hilang karena para anggota MWA tersebut sekaligus menjadi bacalonnya.

Alhamdulillah, sebuah kekalahan dapat saya rasakan sebagai sebuah kemenangan.

Pertama, saya telah menerima apresiasi positif dari ibunda saya, Dra. Hj. Armanusah Ali; suami tercinta, Khairul Syahmega, para guru dan teman-teman. Ada yang mengirimkan apresiasi, “Tetap semangat, ukhti. Engkau masih muda. Kekalahan ini adalah kemenangan yang tertunda. Masih ada kesempatan mencoba di masa depan.” Banyak juga yang mengirimkan apresiasi tentang kesan positif terhadap kecerdasan dan keberanian saya dalam mengusulkan program-program kerja nyata yang inovatif, kreatif, dan mantap. Saya merasa bahagia dan lega.

Kedua, saya telah meningkatkan kapasitas diri melalui kontestasi ini dengan menambahkan literasi terkait peraturan perundang-undangan (UU), peraturan pemerintah (PP), peraturan rektor (Pertor), peraturan MWA, dan peraturan Senat Akademik Universitas (SAU). Selain itu, saya telah berhasil merumuskan sebuah visi, empat misi, 25 program kerja strategis, serta 99 daftar kegiatan.

Ketiga, saya mendapatkan kesempatan menyampaikan pidato visi, misi, dan program kerja di podium istimewa yang turut disiarkan secara langsung (live) di kanal YouTube USK sehingga dapat disaksikan oleh siapa saja, di mana saja, secara tidak terbatas ruang dan waktu (unlimited). Teman-teman juga dapat menonton kembali di laman berikut ini:
https://www.youtube.com/results?search_query=visi+misi+calon+rektor
Buah pikiran saya telah terdokumentasi dengan baik. Semoga menjadi salah satu bekal amalan kebaikan di akhirat nanti. Amin.

Keempat, dalam masa kontestasi ini saya telah menuliskan banyak artikel ilmiah populer setelah sempat vakum beberapa waktu. Artikel-artikel ini telah terbit di tiga media, yaitu Harian Serambi Indonesia, Sagoe TV, dan A Voice from the Veranda. Semoga saya dapat terus menulis di masa yang akan datang sebagai suatu kewajiban kepada umat dan agama.

Kelima, saya berhasil mempertahankan prinsip secara fairness. Ada sebuah pertanyaan dari seorang teman seperti ini: “Apakah Ibu mempelajari dan paham tentang politik dalam menghadapi kontestasi ini?” Saya tersenyum, sedikit terkejut dengan pertanyaan tersebut. Spontan saya menjawab, tentu dan sangat paham, insya Allah. Politik adalah tentang strategi dalam menghadapi sesuatu dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip yang kita yakini. Dengan kata lain, kita berusaha keras memenjarakan nafsu agar tidak melakukan hal-hal yang tidak adil atau berbau kecurangan. Politik adalah strategi saya untuk memperoleh kemenangan (kebaikan) di dunia dan di akhirat. Sungguh, kita harus berhati-hati agar tidak menukar akhirat yang kekal dengan dunia yang fana.

Keenam, saya dapat melaksanakan agenda atau cita-cita berikutnya yang mungkin saja akan tertunda apabila amanah Rektor USK ini harus diemban. Oleh karena itu, teman-teman, saya tidak kecewa, apalagi berputus asa. Seorang mukmin wajib bersikap optimis dengan selalu berprasangka baik kepada Allah (أنا عند ظن عبدي بي).

Teman-teman yang berbahagia, secara singkat, cita-cita saya adalah mewujudkan USK sebagai a role model world class university 4.0. Misi pertama adalah menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas berbasis nilai dasar dan budaya kerja USK yang mulia, dengan kurikulum yang berdampak sehingga menghasilkan lulusan yang berintelektual dan berkompetensi.

Kedua, melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis pendekatan masalah, fakta, dan data di tengah masyarakat sehingga dapat menghasilkan karya-karya berdampak yang inovatif, kreatif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Ketiga, membina jaringan kerja sama institusional untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tridharma di skala lokal, nasional, dan internasional dengan mengoptimalkan potensi dan kearifan lokal sehingga berdampak positif bagi peningkatan kompetensi lulusan dan pembangunan masyarakat.

Keempat, menerapkan manajemen mutu terpadu dalam penyelenggaraan (tata kelola) USK secara akuntabel berdasarkan prinsip transparansi, partisipatif, produktif, efektif, dan efisien sehingga meningkatkan kepuasan sivitas akademika dan masyarakat, serta memastikan pencegahan berbagai pelanggaran akademik dan non-akademik.

Program kerja pertama yang saya usung adalah program belajar sepanjang hayat (lifelong education), sejalan dengan sabda Rasulullah SAW: “Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat.” Seluruh sivitas akademika, meliputi dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa, harus menerapkan prinsip ini untuk ketangguhan atau ketahanan dalam menghadapi berbagai problem kehidupan. Selanjutnya, peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan melalui program revitalisasi kurikulum berdampak dan peningkatan metode pembelajaran bagi generasi milenial, terutama dengan mengadaptasikan perkembangan teknologi informasi.

Saya juga mengusung program pemerataan pendidikan dengan call mahasiswa baru berprestasi dari wilayah miskin serta wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (call maba M3T); optimalisasi peranan SAU, MWA, dan Dewan Guru Besar (DGB); peningkatan kapasitas dosen peneliti dan pengabdi; peningkatan kualitas penelitian berdampak berbasis masalah dan potensi kearifan lokal; peningkatan kualitas pengabdian berbasis hasil riset; peningkatan kualitas seminar; serta peningkatan kualitas luaran hasil penelitian.

Di bidang tata kelola, saya mengusung program peningkatan kedisiplinan dan etos kerja dengan metode SMART (specific, measurable, achievable, relevant, dan time-bound); program validasi dan sinkronisasi data; serta peningkatan akreditasi program studi berbasis nilai dasar dan budaya kerja USK dan proses pembelajaran berkualitas. Selanjutnya, yang sangat penting adalah program peningkatan tata kelola organisasi dan keuangan berdasarkan prinsip akuntabilitas, transparansi, integritas, dan keberlanjutan. Untuk mewujudkan efisiensi birokrasi, saya merencanakan adanya helpdesk Call Rektor 24 jam.

Untuk meningkatkan pendapatan USK sebagai PTNBH, saya mengusung program optimalisasi unit bisnis yang sudah ada dengan melibatkan profesional dan alumni USK, serta program pengembangan unit bisnis kreatif, hijau, dan biru sebagai jalur hilirisasi berbagai hasil riset. Kemudian, program peningkatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana, seperti pemeliharaan bangunan dan saluran air, serta penataan daerah milik jalan (damija).

Seorang rektor PTNBH harus mampu menjaga keseimbangan antara fungsi academic culture dan corporate culture, di mana keduanya seperti pedang dan pisau: dua-duanya bermata tajam, namun memiliki fungsi yang berbeda. Perlu diingat bahwa sesuai amanat UU No. 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan, Pasal 4 ayat (1), sebuah PTNBH harus tetap bersifat nirlaba.

Wallahi, tau diri tau lalang. Seribu kali perang, seribu kali menang. Semoga USK sebagai jantong hate rakyat Aceh terus berkembang. Amin ya rabbal ‘alamin. []

Tags: Calon Rektor USKKekalahanKemenanganRektor USKUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa
Opini

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

by SAGOE TV
October 19, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

by Risnawati binti Ridwan
October 18, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan
Opini

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

by SAGOE TV
October 14, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban
Opini

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

by SAGOE TV
October 5, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit
Opini

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

by SAGOE TV
October 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026

EDITOR'S PICK

Persiraja Fokus Matangkan Fisik dan Taktikal Sambut Pegadaian Championship 2025/26

Persiraja Fokus Matangkan Fisik dan Taktikal Sambut Pegadaian Championship 2025/26

August 11, 2025
Indonesia Juara Umum MTQ Internasional 2025

Indonesia Juara Umum MTQ Internasional 2025

February 2, 2025
Wali Nanggroe Anugerahkan Gelar Perkasa Alam kepada Almarhum Abu Razak

Wali Nanggroe Anugerahkan Gelar Perkasa Alam kepada Almarhum Abu Razak

November 14, 2025
Menpora Yakin Timnas Indonesia Sudah Belajar dari Kekalahan Jelang Laga Lawan Bahrain

Menpora Yakin Timnas Indonesia Sudah Belajar dari Kekalahan Jelang Laga Lawan Bahrain

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.