• Tentang Kami
Wednesday, October 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Aceh Belum Pulih, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional

Zuhri Noviandi by Zuhri Noviandi
January 11, 2026
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Gubernur Aceh Surati Presiden Prabowo, Minta Status Bencana Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh menggelar aksi bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Kamis (18/12/2025), mendesak Presiden untuk menetapkan status bencana Sumatera sebagai bencana Nasional. Foto: dok. Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana di Aceh menilai perpanjangan masa darurat bencana oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menandakan gagalnya kehadiran negara dalam menangani kondisi di lapangan selama ini.

Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana, Alfian, mengatakan sejak awalnya pihaknya telah meminta dan mendesak Pemerintah Pusat agar menetapkan musibah banjir dan longsor Sumatera menjadi bencana nasional.

BACA JUGA

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Namun alih-alih menetapkan bencana nasional, Pemerintah Pusat terus membangun berbagai narasi ke publik dan klaim kondisi aman terkendali. Padahal, fakta di lapangan penanganan tidak berjalan sebagaimana diharapkan.

“Sudah satu bulan lebih pascabencana, lumpur masih menimbun rumah warga, masih ada desa terisolir hingga listrik belum menyala,” kata Alfian dalam keterangan tertulisnya, Ahad (11/1/2025).

Seharusnya, penanganan pascabencana bisa dilakukan lebih cepat seandainya ditetapkan status bencana nasional, bukan malah memberikan rekomendasi agar Gubernur Aceh memperpanjang status darurat.

“Rekomendasi itu begitu janggal, seharusnya jika Pemerintah Pusat menilai ada kendala di daerah, maka sudah sepatutnya Pemerintah Pusat menetapkan status darurat bencana nasional,” ujarnya.

Kemudian, kata Alfian, pihaknya melihat Pemerintah Pusat seperti memiliki rasa ketakutan sangat berlebihan ketika memimpin penanganan banjir dan longsor Sumatra dalam status bencana nasional.

“Apa karena takut akan terjadi refocusing anggaran program prioritas Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menghabiskan anggaran negara 1 triliun per hari ke penanganan banjir dan longsor di Sumatra? Publik bisa menilai itu,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemerintah Pusat tidak ingin menetapkan status darurat bencana nasional, tapi berbagai satuan tugas (satgas) terus dibentuk oleh Pemerintah Pusat, bahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Kami melihat Satgas ini hanya sebagai upaya Pemerintah Pusat lari dari penetapan status bencana nasional, akibatnya terjadi ketidakjelasan dalam kebijakan anggaran khusus untuk penanganan banjir dan longsor Sumatera,” tegas Alfian.

Alfian mengatakan, saat ini kondisi cuaca buruk masih terus melanda Aceh. Dampak curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, kembali menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir.

Per Ahad 11 Januari 2025, banjir dan longsor Sumatera memasuki hari ke-46, korban mengungsi mencapai ratusan ribu orang, hilang ratusan orang, dan meninggal dunia lebih dari seribu orang, bahkan beberapa orang meninggal karena kelaparan dan kedinginan.

Di samping itu juga terdapat beberapa daerah yang masih terisolasi, baik karena akses jalan sulit maupun terputus.

“Seperti Aceh Utara, mengumumkan masa transisi baru dua hari dan kemudian kembali masuk status tanggap darurat akibat curah hujan tinggi dan kembali terjadi bencana. Itu artinya banjir dan longsor Sumatera belum pada tahapan pascabencana,” katanya.

Karena itu, Koalisi Masyarakat Sipil di Aceh mendesak Presiden Prabowo untuk segera menetapkan status bencana nasional. Negara wajib hadir secara utuh, konsisten, dan bertanggungjawab.

“Terutama ketika masa darurat terus diperpanjang dan dampak terhadap masyarakat semakin kompleks sehingga ada kepastian bagi para korban,” ujarnya. []

Tags: AcehbencanaBencana Sumatera 2025Darurat BencanaKoalisiMasyarakat SipilPresiden
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Zuhri Noviandi

Zuhri Noviandi

Related Posts

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana
BENCANA SUMATERA 2025

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

by SAGOE TV
March 21, 2026
Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur
BENCANA SUMATERA 2025

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

by SAGOE TV
March 20, 2026
104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru
BENCANA SUMATERA 2025

104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru

by SAGOE TV
March 20, 2026
Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk Ketiga Kalinya
BENCANA SUMATERA 2025

Aceh Tamiang Resmi Akhiri Tanggap Darurat Bencana, Masuk Masa Transisi Pemulihan 90 Hari

by SAGOE TV
February 27, 2026
Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
BENCANA SUMATERA 2025

Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

by SAGOE TV
February 27, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

October 20, 2026
Risnawati Ridwan

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

October 18, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

October 16, 2026

EDITOR'S PICK

Kemdiktisaintek Luncurkan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2025

Kemdiktisaintek Luncurkan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2025

March 4, 2025
USK Terima Bantuan Logistik Kemdiktisaintek untuk Respons Bencana Aceh

USK Terima Bantuan Logistik Kemdiktisaintek untuk Respons Bencana Aceh

December 22, 2025
Wagub Aceh Bertemu Direktur IsDB, Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

Wagub Aceh Bertemu Direktur IsDB, Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

April 17, 2025
Semarak Pawai Budaya HUT RI di Banda Aceh, Warna-Warni Busana Adat Pukau Ribuan Warga

Semarak Pawai Budaya HUT RI di Banda Aceh, Warna-Warni Busana Adat Pukau Ribuan Warga

August 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.