• Tentang Kami
Sunday, October 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

KKR Aceh Soroti Pentingnya Rekonsiliasi dan Reparasi bagi Korban Konflik

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
May 3, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
KKR Aceh Soroti Pentingnya Rekonsiliasi dan Reparasi bagi Korban Konflik
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh menegaskan pentingnya upaya rekonsiliasi dan reparasi dalam proses pemulihan korban konflik di Aceh. Hal tersebut disampaikan dalam tayangan podcast Sagoetv yang ditayangkan pada Sabtu, 3 Mei 2025, dengan menghadirkan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Rekonsiliasi Safriandi dan Ketua Pokja Reparasi Yuliati.

Dalam diskusi yang dipandu oleh host Muhadzir Maob tersebut, KKR Aceh menyampaikan bahwa rekonsiliasi dan reparasi bukan sekadar bentuk simbolik atau administratif, melainkan kebutuhan mendesak untuk mengembalikan martabat dan hak-hak korban, serta menjaga perdamaian jangka panjang di Aceh.

Ketua Pokja Rekonsiliasi KKR Aceh, Safriandi, menyampaikan bahwa rekonsiliasi merupakan proses merajut kembali hubungan sosial yang rusak akibat konflik. Menurutnya, upaya ini penting untuk menghapus rasa curiga dan dendam di tengah masyarakat.

BACA JUGA

Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry dan BPK Aceh Rawat Cagar Budaya di Makam Syiah Kuala

Dandim Aceh Utara dan Mitra Serahkan Sumur Bor untuk Dayah Darut Thalibin

“Rekonsiliasi memberi ruang bagi korban untuk menyampaikan kisah mereka, mendapat pengakuan, dan memulihkan kepercayaan sosial. Ini bagian dari penyembuhan kolektif,” ujar Safriandi.

Ia juga menambahkan, nilai-nilai lokal seperti islah—semangat memaafkan dan menerima takdir—memiliki peran penting dalam memperlancar proses rekonsiliasi di tengah masyarakat Aceh.

Sementara itu, Ketua Pokja Reparasi, Yuliati, menegaskan bahwa reparasi merupakan bagian dari keadilan transisional yang wajib dipenuhi negara. Menurutnya, reparasi harus dipahami sebagai pemulihan hak korban pelanggaran HAM, bukan sekadar bantuan sosial.

“Reparasi memberikan pengakuan resmi bahwa korban pernah mengalami ketidakadilan. Selain itu, membantu pemulihan secara ekonomi, sosial, dan psikologis, termasuk jaminan pendidikan, pendampingan, hingga kompensasi,” kata Yuliati.

Ia menegaskan bahwa korban pelanggaran HAM tidak bisa diperlakukan sama dengan masyarakat miskin biasa, sebab mereka membutuhkan pemulihan khusus dan pengakuan negara atas penderitaan yang mereka alami.

Meski telah menjalankan sejumlah program, KKR Aceh mengakui masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya adalah belum adanya mekanisme khusus dari pemerintah untuk pelaksanaan rekomendasi reparasi, kurangnya data pelaku, minimnya dukungan psikososial berkelanjutan, serta trauma mendalam yang masih dialami korban.

“Beberapa korban bahkan masih mengalami histeria saat menceritakan kembali pengalaman masa lalu mereka,” ujar Safriandi.

KKR Aceh juga menyoroti perlunya regulasi yang lebih kuat, termasuk Peraturan Gubernur, agar pelaksanaan reparasi memiliki dasar hukum yang jelas dan anggaran yang memadai.

Dalam kesempatan tersebut, KKR Aceh merekomendasikan agar pemerintah Aceh dan nasional memasukkan isu reparasi dan hak korban ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Selain itu, KKR berharap pemerintah menunjukkan komitmen yang lebih serius dalam mendukung perdamaian dan pemulihan korban sebagai bagian dari agenda pembangunan.

“KKR Aceh saat ini merupakan satu-satunya KKR yang masih aktif di Indonesia. Ini menjadi peluang besar bagi Aceh untuk menjadi model nasional dalam pemulihan pasca-konflik,” tutup Yuliati. []

Podcast lengkap KKR Aceh bersama Sagoetv dapat disaksikan melalui kanal resmi kami :

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry dan BPK Aceh Rawat Cagar Budaya di Makam Syiah Kuala
News

Mahasiswa SKI UIN Ar-Raniry dan BPK Aceh Rawat Cagar Budaya di Makam Syiah Kuala

by SAGOE TV
October 17, 2026
Dandim Aceh Utara dan Mitra Serahkan Sumur Bor untuk Dayah Darut Thalibin
News

Dandim Aceh Utara dan Mitra Serahkan Sumur Bor untuk Dayah Darut Thalibin

by SAGOE TV
October 17, 2026
Mahesa Fitriadi Resmi Jabat Pangdam Iskandar Muda, Gantikan Joko Hadi Susilo
News

Mahesa Fitriadi Resmi Jabat Pangdam Iskandar Muda, Gantikan Joko Hadi Susilo

by SAGOE TV
October 17, 2026
Satgas PRR Minta Percepatan Perbaikan Akses di Bener Meriah
News

Satgas PRR Minta Percepatan Perbaikan Akses di Bener Meriah

by SAGOE TV
October 17, 2026
Tambahan TKD Aceh Rp1,652 Triliun, Baru Rp621,96 Miliar Terserap
News

Tambahan TKD Aceh Rp1,652 Triliun, Baru Rp621,96 Miliar Terserap

by SAGOE TV
October 17, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 17, 2026

EDITOR'S PICK

Tambah 5 Profesor, USK Kini Miliki 248 Guru Besar

Tambah 5 Profesor, USK Kini Miliki 248 Guru Besar

April 14, 2026

Tujuh Nelayan Aceh Kembali ke Tanah Air Usai Ditahan di Myanmar

February 2, 2025
Pandai Merasa Bukan Merasa Pandai

Bu Prang dan Artikel Scopus

March 24, 2025
Aceh; Meningkatnya Kriminal, Gagal Investasi dan Tampilnya Ulama

Aceh; Meningkatnya Kriminal, Gagal Investasi dan Tampilnya Ulama

March 20, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.