• Tentang Kami
Friday, October 23, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Relasi Pertahanan Semesta (Cosmic Defense) dengan ‘Gerobak Pengetahuan’ Lokal di Nusantara

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad by Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
March 20, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Relasi Pertahanan Semesta (Cosmic Defense) dengan ‘Gerobak Pengetahuan’ Lokal di Nusantara
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa tahun terakhir, saya mencoba meneliti suku bangsa di Nusantara. Penelitian ini kira-kira bertujuan untuk menggali aspek imajinasi kebangsaan yang ada di Indonesia. Kajian ini, dikaitkan juga dengan persoalan pertahanan dan keamanan negara.

Riset ambisius ini merupakan upaya untuk mengatakan bahwa budaya di Nusantara, merupakan benteng yang dapat menghadang laju pengaruh imperalisme kebudayaan. Di sini dikaji tentang imajinasi kebangsaan, budaya dan kosmologi sebagai pertahanan dan keamanan bangsa.

Sebagai peneliti sosial antropologi, persoalan kebudayaan merupakan pintu masuk dalam menatap pengetahuan lokal suatu masyarakat. Karena itu, mozaik pengetahuan lokal ini dilakukan proses unboxing dan unlocking oleh seoarang peneliti antropologi.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Mereka membuat tabir dengan memahami cara pandang suatu suku bangsa yang sedang diteliti, melalui cara pandang suku tersebut sendiri. Peneliti hanya berusaha untuk menguraikan berbagai sudut pandang kebudayaan dalam komunitas tersebut. Setelah itu, mereka memindahkan hidangan etnografi ini pada berbagai narasi yang memikat para pembaca.

Salah satu aspek yang saya kaji tahun ini adalah kosmologi dalam masyarakat Sunda, Jawa, dan Bali. Kendati belum tuntas, saya ingin mengatakan bahwa pengetahuan kosmik suatu etnik rupanya menjadi tameng bagi kebudayaan di kawasan tersebut.

Setiap suku bangsa di Nusantara memiliki sistem pengetahuan kosmologis yang amat luar biasa. Pengetahuan lokal yang diwarisi dari satu generasi ke generasi berikutnya, memang memberikan suatu muatan bahwa terdapat hubungan dengan persoalan ketuhanan, kealaman, dan kemanusiaan, bila ditarik dalam satu gerobak pengetahuan oleh para pendahulu.

Karena itu, ketika terjadi penjajahan atau penaklukkan, para penjajah biasanya akan merebut “gerobak pengetahuan” tersebut untuk dilakukan proses unboxing dan unlocking. Setelah mereka membongkar pengetahuan tersebut, biasanya akan ditukar dengan pengetahuan dari penjajah, yang kemudian merubah cara pandang (world view) masyarakat setempat. Karena itu, ketika suatu bangsa dapat ditaklukkan, rupanya bukan hanya berkaitan erat dengan persoalan membumihanguskan bangunan dan benda fisik, tetapi juga menghancurkan hal-hal yang bersifat metafisik dan kosmik di kawasan tersebut.

Kosmologi Sunda tersimpan erat dalam daun lontar. Kosmologi Jawa indah tertata rapi dalam struktur kekuaan suku di Nusantara saat ini. Cerita Kosmologi Bali memberikan daya tarik tentang negeri dewata. Setiap arah lanskap alam, memiliki makna terdalam, yang disimpan dengan simbol-simbol kebudayaan. Di samping itu, setiap cerita kosmik lokal ini pun memiliki keterhubungan antara satu sama lain.

Dalam kajian saya, menemukan bahwa “rantai pengetahuan” lokal yang terdapat di Indonesia tidak dapat dimusnahkan begitu saja. Saling terkait pada aspek-aspek cerita metafisika dan saling melengkapi pada aspek-aspek yang bersifat tatanan membina mikro kosmos (manusia).

Karena itu, ketika saya mengaitkan dengan persoalan keamanan dan pertahanan bangsa, maka hal ini sangat terkait dengan suplai  “gerobak pengetahuan” yang bersifat kosmik, dijadikan sebagai tameng negara.

Jika “gerobak pengetahuan” tidak dijaga, maka sangat mungkin akan muncul upaya untuk menghilangkan pengetahuan ini, lalu diganti dengan pengetahuan baru, baik sadar maupun tidak, yang mengakibatkan kehancuran bagi bangsa.

Pertahanan negara ini kerap ditampilkan dengan istilah pertahanan bersifat semesta. Artinya, pertahanan yang melibatkan semua aspek yang ada di negara ini. Penjelasan normatifnya dapat dibaca dalam UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Semesta dalam bahasa Inggris adalah universe yang bemakna “alam semesta” atau “dunia.” Dengan begitu, pertahanan Indonesia menganut model pertahanan kosmik (cosmic defense).  Jadi, tidak berlebih jika dikatakan bahwa segala hal yang berbau kosmologi di Nusantara merupakan aset untuk membina postur pertahanan dan keamanan bangsa. Konsep ‘pertahanan semesta’, dengan demikian, merupakan konsep yang berlandaskan pada imajinasi rakyat di seluruh pelosok tanah air.  Di sinilah terkait erat antara cosmic defense dan state imagination. Kedua hal ini terjadi sebelum muncul suatu negara.

Sebab, ketika negara berdiri, maka cerita-cerita  kosmik (cosmic stories) akan mulai ditinggalkan oleh mereka yang terlibat dalam administrasi negara, termasuk oleh kalangan yang menangani pertahanan dan keamanan negara. Maksudnya, ketika sudah menjadi negara, cerita-cerita kosmik akan diletakkan sebagai “cerita rakyat” (folk story), yang amat sudah didapatkan makna-makna tersembunyi dibalik narasi-narasi yang terkadang tidak masuk akal. Dampak kelanjutannya adalah, cerita kosmik cenderung diarahkan pada budaya semata, bukan pada pembingkaian konsep-konsep pertahanan semesta (cosmic defense).

Mengapa Orang Sunda bangsa dengan Prabu Siliwangi, tentu hanya orang Sunda yang paham. Bagaimana ajaran Sunda Wiwitan dan konsep-konsep “aing inya eta ingnya aing” dapat dipahami dalam konsep pertahanan semesta, tentu memerlukan narasi yang cukup panjang, mulai dari aspek metafisika, meta-teori, hingga bentuk-bentuk teori pengetahuan yang dihasilkan, yang kemudian dipantulkan ke pigura dan kanvas pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia.

Demikian pula, pengetahuan tentang Tau Jo Nan Ampek dalam masyarakat Minangkabau juga merupakan “gerobak pengetahuan” yang sangat terstruktur dan sistematik. Kekayaan konsep Tau Jo Nan Ampek yang dipraktikkan oleh masyarakat Minangkabau tentu dapat juga dikaitkan dengan “gerobak pengetahuan” lokal lainnya di Nusantara.

Akhirnya, saya ingin mengatakan bahwa konsep pertahanan semesta (cosmic defense) sejatinya terus menggali imajinasi kebangsaan dan makna-makna cerita kosmik, walaupun sudah dialihkan menjadi cerita rakyat, untuk dipantulkan pada postur pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia dalam konteks kekinian.

Cerita kosmik bukan cerita yang hanya diulang-ulang, melainkan sebuah cerita yang membentuk karakter, sistem berpikir, makna, dan simbol dalam suatu budaya masyarakat. Karena itu, jangan heran mengapa kami para peneliti sosial antropologi lebih suka ke pelosok, ketimbang pelisiran ke kota-kota besar. Narasi di atas, adalah salah satu jawabannya.[]

Tags: AcehAntropologiNusantarapengetahuan lokalPertahanan Keamanan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad adalah Antropolog. Berdomisili di Aceh.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

KPK Anugerahkan Penghargaan kepada 15 Desa Antikorupsi di Aceh, Ini Daftarnya

KPK Anugerahkan Penghargaan kepada 15 Desa Antikorupsi di Aceh, Ini Daftarnya

October 21, 2026
Dugaan Penggerebekan Pabrik Sabu-Sabu di Pidie Bikin Warga Terkejut, Polisi Masih di Lokasi

Dugaan Penggerebekan Pabrik Sabu-Sabu di Pidie Bikin Warga Terkejut, Polisi Masih di Lokasi

October 22, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

October 20, 2026
Risnawati Ridwan

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

October 18, 2026
Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

October 21, 2026
Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

October 19, 2026

EDITOR'S PICK

Pemerintah Umumkan Daftar 17 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama 2026

Pemerintah Umumkan Daftar 17 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama 2026

September 22, 2025
Banjir Aceh Tamiang Parah, Mualem Datang Tengah Malam Antar Bantuan

Banjir Aceh Tamiang Parah, Mualem Datang Tengah Malam Antar Bantuan

December 4, 2025
Jaga Kawasan Wisata, Banda Aceh Kini Punya 2 Pos Pengawasan Syariat Islam

Jaga Kawasan Wisata, Banda Aceh Kini Punya 2 Pos Pengawasan Syariat Islam

October 5, 2026
ISBI Aceh, Kampus Muda Bertekad Majukan Seni dan Budaya Nusantara

ISBI Aceh, Kampus Muda Bertekad Majukan Seni dan Budaya Nusantara

January 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.