• Tentang Kami
Tuesday, September 29, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Teuku Nyak Makam Diusul Jadi Pahlawan Nasional

SAGOE TV by SAGOE TV
February 6, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Teuku Nyak Makam Diusul Jadi Pahlawan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | ACEH BESAR  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar terus mengupayakan pengusulan Panglima Teuku Nyak Makam sebagai Pahlawan Nasional. Sebagai langkah konkrit, digelar Seminar Usulan Pahlawan Nasional Panglima Teuku Nyak Makam di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (5/2/2025).

Seminar ini dibuka oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP, yang mewakili Plt Sekda Aceh Besar, Bahrul Jamil.

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan pentingnya seminar ini sebagai bagian dari perjuangan untuk mendapatkan pengakuan resmi bagi Teuku Nyak Makam sebagai Pahlawan Nasional. “Sejarah mencatat bahwa Panglima Teuku Nyak Makam memiliki peran besar dalam mempertahankan kedaulatan Aceh dari penjajahan Belanda. Oleh karena itu, kita harus berupaya semaksimal mungkin agar beliau mendapatkan pengakuan yang layak sebagai Pahlawan Nasional,” ujarnya.

BACA JUGA

Berapa Lama Antrean Haji Sekarang? Dahnil Sebut Rata-rata Tinggal 14 Tahun

KEK Arun Lhokseumawe Dibahas, Pemanfaatan Lahan Jadi Perhatian Pemerintah Aceh

Farhan menambahkan, seminar ini bertujuan menggali lebih dalam tentang perjuangan Teuku Nyak Makam serta menyusun dokumen pendukung dalam proses pengusulan ke pemerintah pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Daya Sosial Dinas Sosial Aceh, Safwan, menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan berusaha maksimal agar Teuku Nyak Makam memperoleh gelar Pahlawan Nasional. “Aceh Besar adalah lumbung pahlawan. Selain Teuku Nyak Makam, kami juga mendorong masyarakat untuk mengusulkan pejuang lainnya dari daerah ini yang telah berjuang demi bangsa dan tanah air,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya ini, Pemerintah Aceh berencana menggelar seminar serupa di Aula Kodam Iskandar Muda. Langkah ini bertujuan untuk memperkenalkan sosok Teuku Nyak Makam lebih luas kepada para pemangku kebijakan di tingkat provinsi sebelum diajukan secara resmi ke pemerintah pusat.

Dukungan penuh juga datang dari Pangdam Iskandar Muda (Pangdam IM), yang meminta ahli waris untuk melengkapi dokumen administrasi guna mempercepat proses pengusulan. Pangdam IM bahkan menyatakan kesiapannya untuk mengantarkan langsung dokumen tersebut ke Kementerian Sosial RI.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Aulia Rahman, berharap agar pengusulan ini segera disetujui pemerintah pusat. “Hari ini bukan hanya Pemkab Aceh Besar yang mengusulkan Teuku Nyak Makam sebagai Pahlawan Nasional, tetapi Pangdam IM juga mendukung penuh. Sebelum 11 April, kita harus memastikan semua dokumen lengkap agar pengusulan ini bisa diajukan ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Perjuangan Teuku Nyak Makam

Teuku Nyak Makam dikenal sebagai panglima perang Aceh yang memiliki strategi militer cerdik sehingga membuat Belanda gentar. Ia dipercaya sebagai Mudabbiru Syarqiah, penegak kedaulatan Aceh di wilayah timur, sekaligus Panglima Mandala Kerajaan Aceh di Sumatera Timur dan Aceh Timur.

Dalam catatan sejarah, Belanda mengakui bahwa satu pejuang Aceh setara dengan 100 tentara Belanda. Namun, Teuku Nyak Makam disebut 10 kali lebih kuat dibandingkan pejuang Aceh lainnya, atau setara dengan 1.000 tentara Belanda.

Perjuangannya berakhir tragis pada 21 Juli 1896. Dalam kondisi sakit parah, ia diserang oleh 2.000 tentara Belanda yang dipimpin Letnan Kolonel G.F. Soeters. Ia ditangkap dalam keadaan lemah dan dibawa ke Kampung Gigieng, tempat di mana ia akhirnya dieksekusi.

Dengan kejam, Kolonel Soeters memancung kepala Teuku Nyak Makam dan tubuhnya dicincang hingga hancur oleh pasukan Belanda. Eksekusi brutal ini disaksikan langsung oleh istri dan anaknya, serta penduduk Lamnga yang dipaksa melihat peristiwa tragis tersebut.

Seminar ini dihadiri 32 peserta dan tiga narasumber yang membahas berbagai aspek perjuangan Teuku Nyak Makam dalam melawan kolonialisme Belanda. Kehadiran berbagai pihak, termasuk unsur TNI, akademisi, ahli waris, dan tokoh masyarakat, menunjukkan besarnya dukungan terhadap pengusulan ini.

Turut hadir dalam seminar ini Kabid Daya Sosial Dinas Sosial Aceh, Safwan, perwakilan Kodim 0101/KBA, Kabag Hukum Setdakab Aceh Besar, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Aceh Besar, Forkopimcam dan TKSK Mesjid Raya, ahli waris keluarga Teuku Nyak Makam, pilar-pilar sosial Aceh Besar, perwakilan LSM, tokoh masyarakat Mesjid Raya, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

Dengan semakin menguatnya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Panglima Teuku Nyak Makam dapat segera memperoleh gelar Pahlawan Nasional sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanannya dalam mempertahankan kedaulatan Aceh dan Indonesia.

Pemkab Aceh Besar bersama Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda akan terus mengawal proses ini hingga ke tingkat pusat. Semua dokumen administratif yang diperlukan harus disiapkan sebelum batas waktu 11 April 2025 agar pengusulan ini dapat segera diproses oleh pemerintah pusat. [CEM]

Tags: AcehPahlawanPahlawan NasionalPemkab Aceh BesarTeuku Nyak Makam
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Berapa Lama Antrean Haji Sekarang Dahnil Sebut Rata-rata Tinggal 14 Tahun
News

Berapa Lama Antrean Haji Sekarang? Dahnil Sebut Rata-rata Tinggal 14 Tahun

by SAGOE TV
September 29, 2026
KEK Arun Lhokseumawe Dibahas, Pemanfaatan Lahan Jadi Perhatian Pemerintah Aceh
News

KEK Arun Lhokseumawe Dibahas, Pemanfaatan Lahan Jadi Perhatian Pemerintah Aceh

by SAGOE TV
September 29, 2026
60 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Praktik Restorasi Naskah Kuno di Museum Aceh
News

60 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Praktik Restorasi Naskah Kuno di Museum Aceh

by SAGOE TV
September 28, 2026
609 Peserta di Aceh Ikuti Ujian TUNAS 2026 di USK Selama Tiga Hari
News

609 Peserta di Aceh Ikuti Ujian TUNAS 2026 di USK Selama Tiga Hari

by SAGOE TV
September 28, 2026
Aceh Hadapi Musim Hujan, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Bersama BMKG
News

Aceh Hadapi Musim Hujan, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Bersama BMKG

by SAGOE TV
September 28, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry kepada Kaprodi Layani Mahasiswa, Jangan Persulit

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry kepada Kaprodi: Layani Mahasiswa, Jangan Persulit

September 25, 2026
150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

September 23, 2026
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

September 25, 2026
Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

September 24, 2026
FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

September 23, 2026
UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

September 23, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

September 15, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Literasi dan Apresiasi Seni: Menghidupkan yang Nyaris Terbiasa Dilupakan

March 27, 2026
Siti Murtiningsih, Istri Wamen Nezar Patria Dikukuhkan Jadi Guru Besar Filsafat Pendidikan UGM

Siti Murtiningsih, Istri Wamen Nezar Patria Dikukuhkan Jadi Guru Besar Filsafat Pendidikan UGM

February 24, 2025

EDITOR'S PICK

Aceh Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 untuk Akses Pendidikan

Aceh Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 untuk Akses Pendidikan

August 18, 2026

Kematian Republik dan Keraguan Kaum Terdidik

March 24, 2025
gempa

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Meulaboh, Aceh Barat

May 19, 2025
Mahasiswa USK Raih Dua Penghargaan di Anugerah Innovillage

Mahasiswa USK Raih Dua Penghargaan di Anugerah Innovillage

April 26, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.