JOGJA | SAGOE TV — Universitas Syiah Kuala (USK) menegaskan komitmennya mendukung transformasi pendidikan dokter spesialis sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan nasional dan memenuhi kebutuhan tenaga medis di berbagai daerah di Indonesia.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif USK dalam Diskusi Tata Kelola Pendidikan Dokter Spesialis dan Rumah Sakit Pendidikan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof. Pratikno, di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (19/6/2026).
Dalam forum tersebut, USK diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari. Kegiatan ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi negeri, fakultas kedokteran, dan rumah sakit pendidikan untuk membahas penguatan tata kelola pendidikan dokter spesialis serta peningkatan sinergi antara universitas dan rumah sakit pendidikan.
Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari transformasi pendidikan dokter spesialis, penguatan peran rumah sakit pendidikan, hingga pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai wilayah yang masih mengalami keterbatasan tenaga kesehatan.
Rina Suryani Oktari menegaskan, USK mendukung langkah transformasi tersebut sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan nasional, dengan tetap mengedepankan mutu pendidikan dan kebutuhan daerah.
“Pengembangan pendidikan dokter spesialis harus mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan tenaga spesialis. Karena itu, kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan menjadi sangat penting,” ujarnya.
Selain membahas berbagai tantangan dan peluang pengembangan pendidikan dokter spesialis, forum tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan dirumuskan dalam bentuk policy brief. Dokumen tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam penyempurnaan kebijakan tata kelola pendidikan dokter spesialis dan rumah sakit pendidikan di Indonesia.
Keikutsertaan USK dalam forum nasional ini menegaskan peran aktif universitas dalam mendukung penguatan pendidikan kedokteran sekaligus mendorong terwujudnya sistem kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. []




















