• Tentang Kami
Wednesday, May 6, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Benteng Gunung Biram, Saksi Sejarah Perjuangan Aceh yang Terlupakan

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
March 26, 2025
in Podcast
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Benteng Gunung Biram, Saksi Sejarah Perjuangan Aceh yang Terlupakan
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | ACEH BESAR – Benteng Gunung Biram, yang terletak di Kemukiman Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, merupakan salah satu situs bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjuangan rakyat Aceh melawan penjajahan Belanda. Selain berfungsi sebagai benteng pertahanan, tempat ini juga pernah dijadikan pusat pendidikan serta persinggahan bagi jamaah haji yang melintasi jalur Pidie dan Aceh Utara menuju Aceh Besar.

Sejarah panjang Benteng Gunung Biram menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan perjuangan Aceh. Salah satu tokoh yang turut mengulas sejarah benteng ini adalah Cucu Tanoh Abee, T. Abulis Samarkhan, yang menyoroti asal-usul penamaan Lembah Seulawah dan peran penting benteng dalam sejarah Aceh, sebagaimana ditayangkan dalam Podcast Sagoetv, Senin (24/3/2025)

BACA JUGA

Aceh Anti Komunis, Tapi Kenapa Kapitalisme Merajalela?

Niat Menolong, Dokter Ini Malah Terjebak Longsor Bencana Sumatra

Nama Gunung Biram diyakini berasal dari kata Biram Satani, yang merujuk pada seekor gajah yang pernah dikendarai oleh Sultan Sayid Mukamil, salah satu penguasa Kesultanan Aceh pada masa lampau. Setelah wafatnya sang sultan, gajah tersebut menghilang. Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, ketika beliau kembali dari pertempuran melawan Portugis di Semenanjung Melayu, gajah tersebut ditemukan kembali di sebuah benteng di atas bukit yang kemudian dikenal sebagai Gunung Biram.

Pada masa Perang Sabil, Benteng Gunung Biram menjadi saksi penobatan Tengku Syik di Tiro sebagai panglima tertinggi perjuangan Aceh. Benteng ini juga menjadi benteng pertahanan terakhir bagi para mujahidin dalam menghadapi serangan pasukan kolonial Belanda. Selain itu, tempat ini difungsikan sebagai pusat strategi perjuangan, tempat berkumpulnya para ulama, raja, dan uleebalang Aceh dalam mempertahankan kedaulatan kerajaan.

Baca Juga:  Plt Kajati Aceh Berbagi Pengetahuan di Sagoe TV

Di kawasan benteng ini terdapat Masjid Tuha Gunung Biram, yang pada masanya menjadi pusat pendidikan Islam serta tempat persinggahan bagi jamaah haji. Tak jauh dari lokasi masjid, terdapat makam seorang ulama besar yang dikenal sebagai Tengku Syik di Biram atau Abu Ikue Gunung Biram, yang memiliki nama asli Syekh Musa Al-Kautsar. Berdasarkan cerita masyarakat, ulama ini diyakini berasal dari Timur Tengah atau Turki, meskipun asal-usulnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Nama Lembah Seulawah dipercaya berasal dari kebiasaan para musafir yang melintasi daerah ini. Para pelintas dari Pidie dan Aceh Utara yang menuju Aceh Besar sering melantunkan selawat dan zikir, terutama saat melakukan perjalanan pada malam hari. Suara selawat yang menggema di lembah ini kemudian menginspirasi masyarakat setempat untuk menamai daerah tersebut dengan sebutan Lembah Selawat, yang lama-kelamaan berubah menjadi Lembah Seulawah.

Saat ini, kondisi Benteng Gunung Biram semakin memprihatinkan akibat minimnya perhatian dari pemerintah dan masyarakat. Jika tidak segera dilakukan upaya pemugaran dan konservasi, situs sejarah ini berisiko hilang akibat faktor alam dan waktu. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dari pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten, untuk melestarikan salah satu peninggalan berharga dalam sejarah perjuangan Aceh ini.

Pelestarian Benteng Gunung Biram tidak hanya bertujuan menjaga warisan sejarah, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata edukatif yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perjuangan bangsa. Dengan perhatian yang lebih serius dan upaya pemugaran yang tepat, diharapkan Benteng Gunung Biram dapat terus menjadi saksi bisu kegigihan rakyat Aceh dalam mempertahankan tanah air dari penjajahan. []

Tags: acehAceh BesarBentengGunungperjuangansejarah
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Aceh Anti Komunis, Tapi Kenapa Kapitalisme Merajalela?
Podcast

Aceh Anti Komunis, Tapi Kenapa Kapitalisme Merajalela?

by Anna Rizatil
January 5, 2026
Niat Menolong, Dokter Ini Malah Terjebak Longsor Bencana Sumatra
Podcast

Niat Menolong, Dokter Ini Malah Terjebak Longsor Bencana Sumatra

by Anna Rizatil
January 3, 2026
Psikolog Minta Jangan Lakukan Ini
Podcast

Psikolog Minta Jangan Lakukan Ini

by Anna Rizatil
January 2, 2026
Nekat Jalan Kaki dari Bener Meriah-Bireuen: Saya Melihat Banyak Hal
Podcast

Nekat Jalan Kaki dari Bener Meriah-Bireuen: Saya Melihat Banyak Hal

by Anna Rizatil
December 30, 2025
Elit Politik Aceh Gagal Yakinkan Prabowo?
Podcast

Elit Politik Aceh Gagal Yakinkan Prabowo?

by Anna Rizatil
December 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

May 3, 2026
Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

May 1, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Mahasiswa USK Jalankan Program Pengelolaan Sampah untuk Mitigasi Banjir di Bireuen

Mahasiswa USK Jalankan Program Pengelolaan Sampah untuk Mitigasi Banjir di Bireuen

May 4, 2026
Tasyakuran Milad ke-98, PERTI Abdya Ziarahi Makam Para Ulama

Tasyakuran Milad ke-98, PERTI Abdya Ziarahi Makam Para Ulama

May 2, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026

EDITOR'S PICK

Jadi Apoteker Dadakan, Kak Na Layani Korban Banjir Baktiya

Jadi Apoteker Dadakan, Kak Na Layani Korban Banjir Baktiya

December 24, 2025
Presiden Prabowo Bangun Ruang Diskusi, Antisipasi Dampak Geopolitik Dunia

Presiden Prabowo Bangun Ruang Diskusi, Antisipasi Dampak Geopolitik Dunia

March 4, 2026
Gampong Lam Geu Eu Raih Juara Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H Aceh Tahun 2025

Gampong Lam Geu Eu Raih Juara Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H Aceh Tahun 2025

February 8, 2026
Pj wali kota banda aceh almuniza kamal

Polemik Job Fit Pemko Banda Aceh, Almuniza Kamal Beri Klarifikasi

January 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.