• Tentang Kami
Wednesday, May 13, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

SAGOE TV by SAGOE TV
May 1, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Universitas Syiah Kuala (USK) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga dengan refleksi yang lebih mendasar mengenai arah pendidikan tinggi Indonesia hari ini.

Melalui Inkubator Seni (IS) Universitas Syiah Kuala, USK akan menyelenggarakan Diskusi Nasional Pendidikan Seni se-Indonesia pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Ruang Teater Mini Adnan Ganto, Perpustakaan Abdullah Ali USK, Banda Aceh. Forum ini dilaksanakan secara hybrid dan melibatkan partisipasi berbagai perguruan tinggi penyelenggara pendidikan seni dari berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA

Pengelola Perpustakaan SMA dan Gampong di Bireuen Dilatih Kuasai INLISLite

USK Kukuhkan 6 Profesor Baru, Kini Miliki 246 Guru Besar

Mengangkat tema “Menjaga Masa Depan Pendidikan Seni di Tengah Transformasi Pendidikan Tinggi Nasional,” kegiatan ini lahir dari kegelisahan yang mulai dirasakan banyak kalangan akademik: ketika pendidikan tinggi bergerak semakin cepat menuju sistem yang serba terukur, administratif, dan berbasis indikator, ruang bagi pembentukan manusia dan kebudayaan justru perlahan menyempit.

Ketua Inkubator Seni USK, Ari J. Palawi, menyebut bahwa pendidikan tinggi hari ini sedang menghadapi tantangan penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan mandat kemanusiaan pendidikan itu sendiri.

“Kampus tentu harus maju, produktif, dan relevan terhadap perkembangan zaman. Tetapi pendidikan tidak boleh kehilangan dimensi manusianya. Pendidikan seni mengingatkan kita bahwa manusia tidak hidup hanya dengan efisiensi dan angka, tetapi juga dengan imajinasi, empati, refleksi, dan kebudayaan,” ujarnya.

Menurut Ari, pendidikan seni sering kali berada pada posisi yang rentan karena bekerja pada wilayah yang tidak selalu mudah diukur secara ekonomi jangka pendek. Padahal, justru di situlah pendidikan seni memainkan peran penting dalam membangun sensitivitas sosial, kreativitas, dan kemampuan manusia memahami kehidupan secara lebih utuh.

Baca Juga:  Bandar Publishing Terbitkan Buku Quran Terjemahan Bahasa Gayo

“Yang ingin dijaga sebenarnya bukan hanya program studi seni, tetapi cara pendidikan memandang manusia,” katanya.

Sementara itu, Divisi Kurikulum dan Akademik Inkubator Seni USK, Dr. Mukhsin Putra Hafid, menjelaskan bahwa forum ini juga menjadi bagian dari perjalanan lahirnya Inkubator Seni USK sendiri.

Menurut Mukhsin, Inkubator Seni dibangun bukan semata sebagai komunitas kegiatan seni kampus, tetapi sebagai ruang akademik dan kultural yang mencoba mempertemukan seni, riset, pengetahuan, dan sistem pendidikan tinggi secara lebih terintegrasi.

“Hardiknas seharusnya bukan hanya momentum mengenang sejarah pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk bertanya kembali: pendidikan ini sedang membawa kita ke mana?” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan Inkubator Seni USK berangkat dari kesadaran bahwa aktivitas seni di kampus selama ini sebenarnya hidup dan aktif, tetapi sering kali belum terbaca sebagai bagian penting dari sistem pengetahuan universitas.

“Kegiatan seni sering dianggap sekadar aktivitas tambahan, padahal di dalamnya ada produksi pengetahuan, data budaya, ruang belajar, riset, bahkan potensi pengembangan ekonomi kreatif. Dari situlah Inkubator Seni mulai dibangun—agar seni tidak berdiri di luar sistem pendidikan tinggi, tetapi menjadi bagian aktif dari pengembangannya,” kata Mukhsin.

Menurutnya, forum nasional ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pengalaman kampus dalam menghadapi perubahan pendidikan tinggi yang berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Diskusi nasional ini akan menghadirkan empat pemrasaran utama, yakni Edward Christian Van Ness sebagai arts activist yang telah lama mengikuti perkembangan pendidikan seni Indonesia; Prof. Bahrun, Guru Besar Filsafat dan Pendidikan FKIP USK; Prof. Melani Budianta, Anggota Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI); serta Prof. Triyono Bramantyo PS, Guru Besar Pendidikan Musik ISI Yogyakarta.

Baca Juga:  Kementerian Pendidikan Singapura Jajaki Kolaborasi dengan Pimpinan Sekolah di Aceh

Sambutan pembukaan akan disampaikan oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Mirza Tabrani.

Format forum dirancang sederhana dan substantif. Masing-masing pemrasaran akan menyampaikan pandangan awal selama sekitar 10 menit, dilanjutkan dengan dialog terbuka bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, institusi seni, FKIP, Fakultas Bahasa dan Seni, hingga komunitas budaya dari berbagai daerah Indonesia.

Selain sebagai forum akademik, kegiatan ini juga dipandang sebagai langkah awal membangun jejaring dan konsolidasi pendidikan seni nasional yang selama ini tersebar dalam berbagai bentuk kelembagaan.

“Kami berharap forum ini menjadi ruang percakapan yang jujur, terbuka, dan konstruktif. Pendidikan tinggi harus terus berkembang, tetapi jangan sampai kehilangan kemampuan untuk menjaga manusia dan kebudayaannya sendiri,” tutup Ari.

Diskusi Nasional Pendidikan Seni se-Indonesia akan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 10.00 WIB dan terbuka bagi pimpinan perguruan tinggi, dosen, peneliti, mahasiswa, pegiat seni, dan masyarakat umum.[]

Tags: DiskusiHardiknasNasionalpendidikanSeniUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Pengelola Perpustakaan SMA dan Gampong di Bireuen Dilatih Kuasai INLISLite
News

Pengelola Perpustakaan SMA dan Gampong di Bireuen Dilatih Kuasai INLISLite

by SAGOE TV
May 12, 2026
USK Kukuhkan 6 Profesor Baru, Kini Miliki 246 Guru Besar
News

USK Kukuhkan 6 Profesor Baru, Kini Miliki 246 Guru Besar

by SAGOE TV
May 12, 2026
Pembangunan Huntap Pascabencana di Sumatera Capai 357 Unit
News

Pembangunan Huntap Pascabencana di Sumatera Capai 357 Unit

by SAGOE TV
May 12, 2026
Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Disabilitas Tuli Bersama Dunia Usaha
News

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Disabilitas Tuli Bersama Dunia Usaha

by SAGOE TV
May 12, 2026
Hubbika House Creative Gelar Kelulusan Kidspreneurclub 3 dan Launching Produk Siswa
News

Hubbika House Creative Gelar Kelulusan Kidspreneurclub 3 dan Launching Produk Siswa

by Anna Rizatil
May 11, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031

Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031

May 10, 2026
Inkubasi Seni sebagai Praktik Publik: Membangun Ekosistem Hidup Seni, Pengetahuan, dan Ruang Kampus

Inkubasi Seni sebagai Praktik Publik: Membangun Ekosistem Hidup Seni, Pengetahuan, dan Ruang Kampus

May 6, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Mualem Gelar Silaturahmi dengan Ulama

Mualem Gelar Silaturahmi dengan Ulama

May 9, 2026
Pewarta Foto Aceh Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 lewat Foto Cerita “The Last Hope”

Pewarta Foto Aceh Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 lewat Foto Cerita “The Last Hope”

May 9, 2026
Minim Komunikasi Antarprofesi, Keselamatan Pasien Bisa Terancam

Minim Komunikasi Antarprofesi, Keselamatan Pasien Bisa Terancam

May 7, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

May 3, 2026
Hubbika House Creative Gelar Kelulusan Kidspreneurclub 3 dan Launching Produk Siswa

Hubbika House Creative Gelar Kelulusan Kidspreneurclub 3 dan Launching Produk Siswa

May 11, 2026

EDITOR'S PICK

Pelari Aceh Siap Ramaikan Kuala Lumpur Standard Chartered Marathon 2025

Pelari Aceh Siap Ramaikan Kuala Lumpur Standard Chartered Marathon 2025

October 2, 2025
Gandeng Influencer Turki, Rumah Zakat Serahkan Bantuan Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

Gandeng Influencer Turki, Rumah Zakat Serahkan Bantuan Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

December 15, 2025
Dilema Bioetika Era Kecerdasan Buatan

Luncurkan Proyek B3W, Akankah G-7 Mampu Hadang BRI China?

March 24, 2025
Gubernur Mualem Sambut Rencana Produksi Film Aceh-Ottoman, Siap Beri Dukungan Penuh

Gubernur Mualem Sambut Rencana Produksi Film Aceh-Ottoman, Siap Beri Dukungan Penuh

April 13, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.