• Tentang Kami
Monday, September 14, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

SAGOE TV by SAGOE TV
May 1, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Universitas Syiah Kuala (USK) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga dengan refleksi yang lebih mendasar mengenai arah pendidikan tinggi Indonesia hari ini.

Melalui Inkubator Seni (IS) Universitas Syiah Kuala, USK akan menyelenggarakan Diskusi Nasional Pendidikan Seni se-Indonesia pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Ruang Teater Mini Adnan Ganto, Perpustakaan Abdullah Ali USK, Banda Aceh. Forum ini dilaksanakan secara hybrid dan melibatkan partisipasi berbagai perguruan tinggi penyelenggara pendidikan seni dari berbagai wilayah Indonesia.

BACA JUGA

USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

Mengangkat tema “Menjaga Masa Depan Pendidikan Seni di Tengah Transformasi Pendidikan Tinggi Nasional,” kegiatan ini lahir dari kegelisahan yang mulai dirasakan banyak kalangan akademik: ketika pendidikan tinggi bergerak semakin cepat menuju sistem yang serba terukur, administratif, dan berbasis indikator, ruang bagi pembentukan manusia dan kebudayaan justru perlahan menyempit.

Ketua Inkubator Seni USK, Ari J. Palawi, menyebut bahwa pendidikan tinggi hari ini sedang menghadapi tantangan penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan mandat kemanusiaan pendidikan itu sendiri.

“Kampus tentu harus maju, produktif, dan relevan terhadap perkembangan zaman. Tetapi pendidikan tidak boleh kehilangan dimensi manusianya. Pendidikan seni mengingatkan kita bahwa manusia tidak hidup hanya dengan efisiensi dan angka, tetapi juga dengan imajinasi, empati, refleksi, dan kebudayaan,” ujarnya.

Menurut Ari, pendidikan seni sering kali berada pada posisi yang rentan karena bekerja pada wilayah yang tidak selalu mudah diukur secara ekonomi jangka pendek. Padahal, justru di situlah pendidikan seni memainkan peran penting dalam membangun sensitivitas sosial, kreativitas, dan kemampuan manusia memahami kehidupan secara lebih utuh.

“Yang ingin dijaga sebenarnya bukan hanya program studi seni, tetapi cara pendidikan memandang manusia,” katanya.

Sementara itu, Divisi Kurikulum dan Akademik Inkubator Seni USK, Dr. Mukhsin Putra Hafid, menjelaskan bahwa forum ini juga menjadi bagian dari perjalanan lahirnya Inkubator Seni USK sendiri.

Menurut Mukhsin, Inkubator Seni dibangun bukan semata sebagai komunitas kegiatan seni kampus, tetapi sebagai ruang akademik dan kultural yang mencoba mempertemukan seni, riset, pengetahuan, dan sistem pendidikan tinggi secara lebih terintegrasi.

“Hardiknas seharusnya bukan hanya momentum mengenang sejarah pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk bertanya kembali: pendidikan ini sedang membawa kita ke mana?” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan Inkubator Seni USK berangkat dari kesadaran bahwa aktivitas seni di kampus selama ini sebenarnya hidup dan aktif, tetapi sering kali belum terbaca sebagai bagian penting dari sistem pengetahuan universitas.

“Kegiatan seni sering dianggap sekadar aktivitas tambahan, padahal di dalamnya ada produksi pengetahuan, data budaya, ruang belajar, riset, bahkan potensi pengembangan ekonomi kreatif. Dari situlah Inkubator Seni mulai dibangun—agar seni tidak berdiri di luar sistem pendidikan tinggi, tetapi menjadi bagian aktif dari pengembangannya,” kata Mukhsin.

Menurutnya, forum nasional ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pengalaman kampus dalam menghadapi perubahan pendidikan tinggi yang berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Diskusi nasional ini akan menghadirkan empat pemrasaran utama, yakni Edward Christian Van Ness sebagai arts activist yang telah lama mengikuti perkembangan pendidikan seni Indonesia; Prof. Bahrun, Guru Besar Filsafat dan Pendidikan FKIP USK; Prof. Melani Budianta, Anggota Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI); serta Prof. Triyono Bramantyo PS, Guru Besar Pendidikan Musik ISI Yogyakarta.

Sambutan pembukaan akan disampaikan oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Mirza Tabrani.

Format forum dirancang sederhana dan substantif. Masing-masing pemrasaran akan menyampaikan pandangan awal selama sekitar 10 menit, dilanjutkan dengan dialog terbuka bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, institusi seni, FKIP, Fakultas Bahasa dan Seni, hingga komunitas budaya dari berbagai daerah Indonesia.

Selain sebagai forum akademik, kegiatan ini juga dipandang sebagai langkah awal membangun jejaring dan konsolidasi pendidikan seni nasional yang selama ini tersebar dalam berbagai bentuk kelembagaan.

“Kami berharap forum ini menjadi ruang percakapan yang jujur, terbuka, dan konstruktif. Pendidikan tinggi harus terus berkembang, tetapi jangan sampai kehilangan kemampuan untuk menjaga manusia dan kebudayaannya sendiri,” tutup Ari.

Diskusi Nasional Pendidikan Seni se-Indonesia akan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 10.00 WIB dan terbuka bagi pimpinan perguruan tinggi, dosen, peneliti, mahasiswa, pegiat seni, dan masyarakat umum.[]

Tags: DiskusiHardiknasNasionalpendidikanSeniUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan
News

USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan

by SAGOE TV
September 14, 2026
Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry
News

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

by SAGOE TV
September 14, 2026
USK dan RUMAN Aceh Ajarkan Pelajar Cegah Penyakit Infeksi, dari PHBS hingga Bikin Hand Sanitizer
News

USK dan RUMAN Aceh Ajarkan Pelajar Cegah Penyakit Infeksi, dari PHBS hingga Bikin Hand Sanitizer

by SAGOE TV
September 14, 2026
Aceh Utara Terima Rp6,78 Miliar Bantuan Buffer Stock dari Pemerintah Aceh
News

Aceh Utara Terima Rp6,78 Miliar Bantuan Buffer Stock dari Pemerintah Aceh

by SAGOE TV
September 14, 2026
Kriya dan Wastra Aceh Belum Banyak Dikenal, Kak Na Dorong Promosi Lebih Luas
News

Kriya dan Wastra Aceh Belum Banyak Dikenal, Kak Na Dorong Promosi Lebih Luas

by SAGOE TV
September 14, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

September 11, 2026
Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

September 11, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

September 10, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026
Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

September 12, 2026
Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

September 11, 2026
Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

September 12, 2026
Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

September 11, 2026
Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

September 7, 2026

EDITOR'S PICK

Ari J. Palawi

Setelah 21 Tahun Damai, Aceh Mau Mewariskan Apa?

August 13, 2026
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026
Antisipasi Krisis Energi Global, Indonesia Bangun Storage Minyak 90 Hari

Antisipasi Krisis Energi Global, Indonesia Bangun Storage Minyak 90 Hari

March 14, 2026
Anggota DPRA Martini Usul Pemerintah Aceh Subsidi Mahar bagi Anak Muda di Tengah Mahalnya Harga Emas

Anggota DPRA Martini Usul Pemerintah Aceh Subsidi Mahar bagi Anak Muda di Tengah Mahalnya Harga Emas

November 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.