• Tentang Kami
Tuesday, September 8, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

SAGOE TV by SAGOE TV
July 30, 2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.

Putri Saleh. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Putri Saleh
ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh bidang Perlindungan Khusus Anak.

Ada seorang anak yang mungkin hari ini sedang tersenyum, tetapi menyimpan ketakutan yang tidak pernah ia ceritakan. Ada anak yang tetap pergi ke sekolah, meski di rumah ia menyaksikan pertengkaran. Ada anak yang terlihat bermain bersama teman-temannya, tetapi diam-diam menjadi korban perundungan. Ada anak yang menggenggam erat telepon genggamnya, tanpa kita tahu bahwa di balik layar, ia sedang berhadapan dengan ancaman, kekerasan, atau sesuatu yang belum mampu ia pahami.

Ada pula seorang anak yang hari ini sedang kehilangan masa kanak-kanaknya. Terlalu cepat dipaksa mengerti persoalan orang dewasa. Terlalu cepat diminta menerima keadaan. Terlalu cepat meninggalkan mimpi-mimpi kecilnya. Mereka adalah anak-anak kita. Anak-anak Aceh.

BACA JUGA

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

Sudahkah kita benar-benar hadir untuk anak-anak? Sudahkah kita mendengarkan ketika mereka berbicara? Sudahkah kita memperhatikan ketika mereka tiba-tiba menjadi pendiam? Sudahkah kita bertanya mengapa mereka takut pulang ke rumah? Sudahkah kita menyadari ketika seorang anak perlahan kehilangan semangat belajar, kehilangan kepercayaan diri, atau memilih menyimpan kesedihannya seorang diri? Sebab, tidak semua luka pada anak terlihat.

Ada luka yang tidak berdarah, tetapi membekas sangat dalam. Ada tangisan yang tidak terdengar karena seorang anak belajar untuk menyembunyikannya. Ada ketakutan yang tidak pernah diucapkan karena mereka takut tidak dipercaya. Dan ada anak-anak yang hanya berharap satu hal sederhana. Apa itu ? adakah orang dewasa yang mau mendengarkan mereka tanpa menghakimi ?

Ketika satu anak menjadi korban kekerasan, sesungguhnya bukan hanya satu kehidupan yang terluka. Ada masa depan yang ikut terluka. Ketika seorang anak putus sekolah, ada cita-cita yang mungkin terpaksa ditunda. Ketika seorang anak dipaksa menikah sebelum waktunya, ada masa kanak-kanak yang direnggut terlalu cepat. Ketika seorang anak tumbuh tanpa rasa aman, ada bagian dari masa depannya yang mungkin ikut hilang.Karena itu, perlindungan anak bukan sekadar tugas pemerintah. Bukan hanya tugas orang tua. Bukan pula hanya urusan sekolah atau lembaga perlindungan anak.

Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita semua.

Sebab anak bukan hanya milik keluarganya. Anak adalah milik masa depan Aceh. Namun, di tengah berbagai tantangan itu, kita juga harus percaya bahwa selalu ada harapan. Harapan tumbuh dari anak-anak Aceh yang berani bermimpi. Dari mereka yang terus belajar meski memiliki keterbatasan. Dari anak-anak yang berani bersuara dan menyampaikan pendapat. Dari mereka yang menjaga lingkungan, berkarya, berprestasi, membantu sesama, dan percaya bahwa masa depan masih bisa menjadi lebih baik.

Kita melihat senyum mereka dalam berbagai kegiatan. Kita melihat mata mereka berbinar ketika belajar sesuatu yang baru. Kita melihat keberanian mereka ketika diberi kesempatan untuk berbicara. Di sanalah kita kembali diingatkan bahwa anak-anak tidak membutuhkan dunia yang sempurna. Mereka membutuhkan orang dewasa yang mau berusaha menciptakan dunia yang lebih baik untuk mereka.

Mereka membutuhkan rumah yang menjadi tempat paling aman untuk pulang. Mereka membutuhkan sekolah yang tidak membuat mereka takut. Mereka membutuhkan lingkungan yang tidak membiarkan kekerasan terjadi di depan mata. Mereka membutuhkan pemerintah yang hadir ketika mereka membutuhkan perlindungan.Dan yang paling penting, mereka membutuhkan orang dewasa yang mau mendengarkan suara mereka.

Jangan meminta anak menjadi kuat sebelum kita memastikan mereka merasa aman. Jangan meminta mereka memahami dunia sebelum kita mengajarkan bahwa dunia juga bisa menjadi tempat yang penuh kasih.Dan jangan pernah membuat seorang anak merasa bahwa ketika ia menghadapi masalah, ia harus menghadapinya seorang diri.

Pada Hari Anak ini, mari kita ubah cara kita memandang anak.

Anak-anak yang seharusnya tumbuh dengan tawa, bukan ketakutan. Dengan kasih sayang, bukan kekerasan. Dengan kesempatan untuk belajar dan bermain, bukan dengan beban kehidupan yang terlalu berat untuk usia mereka. Hari Anak Nasional bukan sekadar tentang panggung, perlombaan, hadiah, atau foto-foto kebahagiaan. Hari Anak Nasional adalah momentum untuk bertanya kepada hati kita masing-masing.

Mari kita bangun Aceh sebagai rumah besar yang aman bagi setiap anak. Tempat di mana tidak ada anak yang takut untuk bermimpi. Tidak ada anak yang merasa sendirian. Tidak ada anak yang kehilangan masa kecilnya karena kekerasan, eksploitasi, atau keadaan yang seharusnya dapat kita cegah bersama. Jangan biarkan masa depan anak berjalan sendirian.

Mari bergandengan tangan, keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, media, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat, untuk memastikan setiap anak di Aceh tahu bahwa mereka berharga, mereka didengar, dan mereka tidak pernah sendirian. Selamat Hari Anak Nasional 2026. []

Tags: AcehAnakHak AnakHari Anak NasionalIndonesiaMakin Tahu Indonesiamasa depanopini
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Lulusan Seni 2026-2030 Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh
Opini

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

by SAGOE TV
September 7, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

by SAGOE TV
September 6, 2026
Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026
Opini

Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026

by SAGOE TV
September 2, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK
Opini

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

by SAGOE TV
August 31, 2026
Dek Din Syamsuddin
Opini

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

by SAGOE TV
August 23, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

September 7, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

September 4, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
FISIP USK Perkuat Jejaring dengan Alumni Chapter Jakarta

FISIP USK Perkuat Jejaring dengan Alumni Chapter Jakarta

September 7, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Risnawati Ridwan

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

September 6, 2026
SPS Revival Volume 17 “Bijèh”: Membuka Ruang Bertemu, Bermain, dan Menciptakan Bersama

SPS Revival Volume 17 “Bijèh”: Membuka Ruang Bertemu, Bermain, dan Menciptakan Bersama

September 2, 2026
Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai

Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai

September 3, 2026
Refleksi SPS Vol. 17 Bijèh & Pertunjukan Musik Para Tamu

Refleksi SPS Vol. 17 Bijèh & Pertunjukan Musik Para Tamu

September 4, 2026

EDITOR'S PICK

USK Aceh Perkuat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Swiss

USK Aceh Perkuat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Swiss

September 23, 2024
Ketika Istana Negara Tenggelam

Ketika Istana Negara Tenggelam

December 15, 2025
SMAN 2 Seulimeum

Komite SMAN 2 Seulimeum Dilantik, Bazar P5 Sukses Digelar

March 15, 2025
Australia vs Indonesia, Patrick Kluivert Sebut Target Timnas Dapat Poin Terbaik

Australia vs Indonesia, Patrick Kluivert Sebut Target Timnas Dapat Poin Terbaik

March 20, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.