• Tentang Kami
Saturday, September 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Inovasi Bubu Ramah Lingkungan dari USK, Solusi Nelayan Aceh Jaya Kurangi Tangkapan Hiu dan Pari Terancam Punah

SAGOE TV by SAGOE TV
October 5, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi Bubu Ramah Lingkungan dari USK, Solusi Nelayan Aceh Jaya Kurangi Tangkapan Hiu dan Pari Terancam Punah

Nelayan Lhok Keluang Aceh Jaya diperkenalkan cara menggunakan bubu ramah lingkungan yang dikembangkan oleh tim dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan USK. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | ACEH JAYA – Inovasi bubu ramah lingkungan yang dikembangkan tim dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (USK) hadir sebagai solusi bagi nelayan Kabupaten Aceh Jaya untuk mengurangi tangkapan sampingan (bycatch) hiu dan pari yang terancam punah, yang selama ini sering tertangkap tidak sengaja di jaring insang nelayan.

Melalui penerapan alat tangkap alternatif ini, nelayan tidak hanya menjaga kelestarian ekosistem laut, tetapi juga meningkatkan hasil tangkapan ikan target bernilai ekonomi tinggi secara berkelanjutan.

BACA JUGA

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Keamanan Hulu Migas Aceh

Ilham Fajri, Ketua Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat melalui penerapan alat tangkap bubu ramah lingkungan bersama nelayan Panglima Laot Lhok Keluang, Kabupaten Aceh Jaya, mengatakan program ini juga bertujuan meningkatkan hasil tangkapan ikan target nelayan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, dengan dukungan dana pengabdian dari DPPM BIMA Kemendiktisaintek dan LPPM PTNBH Universitas Syiah Kuala,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Inisiatif ini juga melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari USK, dengan anggota tim yang terdiri dari Inda Mardhatillah, Teuku Haris Iqbal, Ahmad Fauzan Lubis dari Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Tarmizi dari Prodi Teknik Geofisika.

Menurutnya, inovasi ini sangatlah bermanfaat, Karena selama ini, nelayan Lhok Keluang Aceh Jaya masih mengandalkan jaring insang dasar (bottom gillnet) yang kerap secara tidak sengaja tertangkap ikan sampingan (bycatch) berupa anakan hiu martil/yee rimbah (Sphyrna lewini) dan pari kekeh/yee baji (Rhynchobatus australiae).

Kedua spesies ini termasuk kategori Critically Endangered dalam daftar merah IUCN dan masuk Apendiks II CITES. Dalam satu musim penangkapan, satu kapal nelayan bisa tak sengaja menangkap puluhan hingga ratusan anakan hiu martil. Kondisi ini mengancam kelestarian populasi kedua spesies tersebut yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Melalui penerapan ke alat tangkap alternatif yaitu bubu, nelayan didorong untuk beralih ke alat tangkap yang lebih selektif, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Ilham.

Melalui program pengabdian ini, nelayan diperkenalkan cara membuat dan menggunakan bubu ramah lingkungan yang lebih selektif, sehingga hanya menangkap ikan target bernilai ekonomi tinggi seperti kakap dan kerapu, sekaligus mengurangi risiko masuknya hiu dan pari.

“Bubu ini dirancang agar nelayan tetap produktif, sementara spesies yang dilindungi bisa terjaga,” jelas Ilham.

Selain ramah lingkungan, penggunaan bubu juga memiliki keunggulan ekonomis. Nelayan tidak hanya memperoleh ikan target dengan kualitas yang lebih baik, tetapi juga menghemat biaya operasional karena bubu dapat digunakan berulang kali dan relatif lebih tahan lama dibandingkan jaring insang.

Program ini mendapat dukungan penuh dari lembaga adat Panglima Laot Lhok Keluang, yang berperan penting dalam menjaga aturan adat laut.

Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan dukungan upaya konservasi dengan ditetapkannya Aceh Jaya sebagai Kawasan Konservasi Perairan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui KEPMEN-KP No. 76 Tahun 2020, serta pengakuan internasional dari IUCN yang menetapkan wilayah ini sebagai bagian dari Important Shark and Ray Areas (ISRA) – West Aceh. Hal ini sejalan dengan pencapaian SDGs 14 (Ekosistem Lautan) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Ilham menambahkan, dampak yang diharapkan dari program ini antara lain; penurunan tangkapan hiu dan pari di perairan Lhok Keluang, peningkatan hasil tangkapan ikan target bernilai ekonomis tinggi, kesadaran konservasi lebih tinggi di kalangan nelayan, serta peluang usaha baru di sektor pengolahan hasil laut dan ekowisata.

“Dengan adanya inovasi ini, USK berharap nelayan di Aceh Jaya dapat menjadi pelopor penggunaan alat tangkap ramah lingkungan di Aceh, sehingga praktik perikanan berkelanjutan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya. []

Tags: Aceh JayaDosen USKIkaninovasiNelayanRamah LingkunganUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh
News

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

by SAGOE TV
September 4, 2026
BPMA dan TNI AD Perkuat Keamanan Hulu Migas Aceh
News

BPMA dan TNI AD Perkuat Keamanan Hulu Migas Aceh

by SAGOE TV
September 4, 2026
Belajar Sebulan di Malaysia, 4 Mahasiswa Teknik Industri USK Ikuti Program Pertukaran
News

Belajar Sebulan di Malaysia, 4 Mahasiswa Teknik Industri USK Ikuti Program Pertukaran

by SAGOE TV
September 4, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran
News

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

by SAGOE TV
September 4, 2026
Aceh Kirim Kafilah ke MTQN ke-31, Targetkan Prestasi Terbaik di Jawa Tengah
News

Aceh Kirim Kafilah ke MTQN ke-31, Targetkan Prestasi Terbaik di Jawa Tengah

by SAGOE TV
September 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

September 4, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026

EDITOR'S PICK

Pj Gubernur-Ketua DPRA Teken Nota Kesepakatan Bersama Rancangan KUA PPAS 2025

Pj Gubernur-Ketua DPRA Teken Nota Kesepakatan Bersama Rancangan KUA PPAS 2025

September 18, 2024
Diikuti 21 Kampus dari 4 Negara, Universitas Syiah Kuala Juara Umum IQRA-USK

Diikuti 21 Kampus dari 4 Negara, Universitas Syiah Kuala Juara Umum IQRA-USK

November 5, 2024
Lebaran Yatim di Aceh, Kemenag Salurkan Ratusan Juta Rupiah untuk Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

Lebaran Yatim di Aceh, Kemenag Salurkan Ratusan Juta Rupiah untuk Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

June 26, 2026
Perkuat Pendampingan Korban Bencana, USK dan UPN Veteran Jakarta Berangkatkan Relawan ke Pidie Jaya-Bireuen

Perkuat Pendampingan Korban Bencana, USK dan UPN Veteran Jakarta Berangkatkan Relawan ke Pidie Jaya-Bireuen

December 12, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.