• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Inovasi Bubu Ramah Lingkungan dari USK, Solusi Nelayan Aceh Jaya Kurangi Tangkapan Hiu dan Pari Terancam Punah

SAGOE TV by SAGOE TV
October 5, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi Bubu Ramah Lingkungan dari USK, Solusi Nelayan Aceh Jaya Kurangi Tangkapan Hiu dan Pari Terancam Punah

Nelayan Lhok Keluang Aceh Jaya diperkenalkan cara menggunakan bubu ramah lingkungan yang dikembangkan oleh tim dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan USK. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | ACEH JAYA – Inovasi bubu ramah lingkungan yang dikembangkan tim dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (USK) hadir sebagai solusi bagi nelayan Kabupaten Aceh Jaya untuk mengurangi tangkapan sampingan (bycatch) hiu dan pari yang terancam punah, yang selama ini sering tertangkap tidak sengaja di jaring insang nelayan.

Melalui penerapan alat tangkap alternatif ini, nelayan tidak hanya menjaga kelestarian ekosistem laut, tetapi juga meningkatkan hasil tangkapan ikan target bernilai ekonomi tinggi secara berkelanjutan.

BACA JUGA

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

Ilham Fajri, Ketua Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat melalui penerapan alat tangkap bubu ramah lingkungan bersama nelayan Panglima Laot Lhok Keluang, Kabupaten Aceh Jaya, mengatakan program ini juga bertujuan meningkatkan hasil tangkapan ikan target nelayan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, dengan dukungan dana pengabdian dari DPPM BIMA Kemendiktisaintek dan LPPM PTNBH Universitas Syiah Kuala,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Inisiatif ini juga melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari USK, dengan anggota tim yang terdiri dari Inda Mardhatillah, Teuku Haris Iqbal, Ahmad Fauzan Lubis dari Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Tarmizi dari Prodi Teknik Geofisika.

Menurutnya, inovasi ini sangatlah bermanfaat, Karena selama ini, nelayan Lhok Keluang Aceh Jaya masih mengandalkan jaring insang dasar (bottom gillnet) yang kerap secara tidak sengaja tertangkap ikan sampingan (bycatch) berupa anakan hiu martil/yee rimbah (Sphyrna lewini) dan pari kekeh/yee baji (Rhynchobatus australiae).

Kedua spesies ini termasuk kategori Critically Endangered dalam daftar merah IUCN dan masuk Apendiks II CITES. Dalam satu musim penangkapan, satu kapal nelayan bisa tak sengaja menangkap puluhan hingga ratusan anakan hiu martil. Kondisi ini mengancam kelestarian populasi kedua spesies tersebut yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Melalui penerapan ke alat tangkap alternatif yaitu bubu, nelayan didorong untuk beralih ke alat tangkap yang lebih selektif, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Ilham.

Melalui program pengabdian ini, nelayan diperkenalkan cara membuat dan menggunakan bubu ramah lingkungan yang lebih selektif, sehingga hanya menangkap ikan target bernilai ekonomi tinggi seperti kakap dan kerapu, sekaligus mengurangi risiko masuknya hiu dan pari.

“Bubu ini dirancang agar nelayan tetap produktif, sementara spesies yang dilindungi bisa terjaga,” jelas Ilham.

Selain ramah lingkungan, penggunaan bubu juga memiliki keunggulan ekonomis. Nelayan tidak hanya memperoleh ikan target dengan kualitas yang lebih baik, tetapi juga menghemat biaya operasional karena bubu dapat digunakan berulang kali dan relatif lebih tahan lama dibandingkan jaring insang.

Program ini mendapat dukungan penuh dari lembaga adat Panglima Laot Lhok Keluang, yang berperan penting dalam menjaga aturan adat laut.

Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan dukungan upaya konservasi dengan ditetapkannya Aceh Jaya sebagai Kawasan Konservasi Perairan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui KEPMEN-KP No. 76 Tahun 2020, serta pengakuan internasional dari IUCN yang menetapkan wilayah ini sebagai bagian dari Important Shark and Ray Areas (ISRA) – West Aceh. Hal ini sejalan dengan pencapaian SDGs 14 (Ekosistem Lautan) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Ilham menambahkan, dampak yang diharapkan dari program ini antara lain; penurunan tangkapan hiu dan pari di perairan Lhok Keluang, peningkatan hasil tangkapan ikan target bernilai ekonomis tinggi, kesadaran konservasi lebih tinggi di kalangan nelayan, serta peluang usaha baru di sektor pengolahan hasil laut dan ekowisata.

“Dengan adanya inovasi ini, USK berharap nelayan di Aceh Jaya dapat menjadi pelopor penggunaan alat tangkap ramah lingkungan di Aceh, sehingga praktik perikanan berkelanjutan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya. []

Tags: Aceh JayaDosen USKIkaninovasiNelayanRamah LingkunganUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital
News

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital

by SAGOE TV
June 4, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas
News

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

by SAGOE TV
June 4, 2026
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Perluas Area Pencarian
News

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Perluas Area Pencarian

by SAGOE TV
June 4, 2026
Mualem Terima Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional 2028 hingga Tambang Ilegal
News

Mualem Terima Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional 2028 hingga Tambang Ilegal

by SAGOE TV
June 4, 2026
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Juara Umum Catalyst Future Competition X Asia
News

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Juara Umum Catalyst Future Competition X Asia

by SAGOE TV
June 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 4, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026

EDITOR'S PICK

Nadeo Argawinata Tak Sabar Ingin Merasakan Dilatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

Nadeo Argawinata Tak Sabar Ingin Merasakan Dilatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

March 10, 2025
Rumah Amal USK Kelola Dana ZIS Rp5 Miliar, Penerima Manfaat Lebih 2 Ribu Orang

Rumah Amal USK Kelola Dana ZIS Rp5 Miliar, Penerima Manfaat Lebih 2 Ribu Orang

April 24, 2025
DPR Aceh Tetapkan 12 Rancangan Qanun Prioritas 2025

DPR Aceh Tetapkan 12 Rancangan Qanun Prioritas 2025

April 15, 2025
Humas Kemenag Award 2024, Kemenag Aceh Raih Penghargaan Pengelola Media Sosial Terbaik

Humas Kemenag Award 2024, Kemenag Aceh Raih Penghargaan Pengelola Medsos Terbaik

March 8, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.