• Tentang Kami
Wednesday, October 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Inovasi Bubu Ramah Lingkungan dari USK, Solusi Nelayan Aceh Jaya Kurangi Tangkapan Hiu dan Pari Terancam Punah

SAGOE TV by SAGOE TV
October 5, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi Bubu Ramah Lingkungan dari USK, Solusi Nelayan Aceh Jaya Kurangi Tangkapan Hiu dan Pari Terancam Punah

Nelayan Lhok Keluang Aceh Jaya diperkenalkan cara menggunakan bubu ramah lingkungan yang dikembangkan oleh tim dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan USK. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | ACEH JAYA – Inovasi bubu ramah lingkungan yang dikembangkan tim dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (USK) hadir sebagai solusi bagi nelayan Kabupaten Aceh Jaya untuk mengurangi tangkapan sampingan (bycatch) hiu dan pari yang terancam punah, yang selama ini sering tertangkap tidak sengaja di jaring insang nelayan.

Melalui penerapan alat tangkap alternatif ini, nelayan tidak hanya menjaga kelestarian ekosistem laut, tetapi juga meningkatkan hasil tangkapan ikan target bernilai ekonomi tinggi secara berkelanjutan.

BACA JUGA

Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

Dek Fadh Minta Pemkab Siapkan Lahan, Huntap Korban Bencana Ditargetkan Tuntas 2027

Ilham Fajri, Ketua Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat melalui penerapan alat tangkap bubu ramah lingkungan bersama nelayan Panglima Laot Lhok Keluang, Kabupaten Aceh Jaya, mengatakan program ini juga bertujuan meningkatkan hasil tangkapan ikan target nelayan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, dengan dukungan dana pengabdian dari DPPM BIMA Kemendiktisaintek dan LPPM PTNBH Universitas Syiah Kuala,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Inisiatif ini juga melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari USK, dengan anggota tim yang terdiri dari Inda Mardhatillah, Teuku Haris Iqbal, Ahmad Fauzan Lubis dari Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Tarmizi dari Prodi Teknik Geofisika.

Menurutnya, inovasi ini sangatlah bermanfaat, Karena selama ini, nelayan Lhok Keluang Aceh Jaya masih mengandalkan jaring insang dasar (bottom gillnet) yang kerap secara tidak sengaja tertangkap ikan sampingan (bycatch) berupa anakan hiu martil/yee rimbah (Sphyrna lewini) dan pari kekeh/yee baji (Rhynchobatus australiae).

Kedua spesies ini termasuk kategori Critically Endangered dalam daftar merah IUCN dan masuk Apendiks II CITES. Dalam satu musim penangkapan, satu kapal nelayan bisa tak sengaja menangkap puluhan hingga ratusan anakan hiu martil. Kondisi ini mengancam kelestarian populasi kedua spesies tersebut yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Melalui penerapan ke alat tangkap alternatif yaitu bubu, nelayan didorong untuk beralih ke alat tangkap yang lebih selektif, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Ilham.

Melalui program pengabdian ini, nelayan diperkenalkan cara membuat dan menggunakan bubu ramah lingkungan yang lebih selektif, sehingga hanya menangkap ikan target bernilai ekonomi tinggi seperti kakap dan kerapu, sekaligus mengurangi risiko masuknya hiu dan pari.

“Bubu ini dirancang agar nelayan tetap produktif, sementara spesies yang dilindungi bisa terjaga,” jelas Ilham.

Selain ramah lingkungan, penggunaan bubu juga memiliki keunggulan ekonomis. Nelayan tidak hanya memperoleh ikan target dengan kualitas yang lebih baik, tetapi juga menghemat biaya operasional karena bubu dapat digunakan berulang kali dan relatif lebih tahan lama dibandingkan jaring insang.

Program ini mendapat dukungan penuh dari lembaga adat Panglima Laot Lhok Keluang, yang berperan penting dalam menjaga aturan adat laut.

Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan dukungan upaya konservasi dengan ditetapkannya Aceh Jaya sebagai Kawasan Konservasi Perairan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui KEPMEN-KP No. 76 Tahun 2020, serta pengakuan internasional dari IUCN yang menetapkan wilayah ini sebagai bagian dari Important Shark and Ray Areas (ISRA) – West Aceh. Hal ini sejalan dengan pencapaian SDGs 14 (Ekosistem Lautan) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Ilham menambahkan, dampak yang diharapkan dari program ini antara lain; penurunan tangkapan hiu dan pari di perairan Lhok Keluang, peningkatan hasil tangkapan ikan target bernilai ekonomis tinggi, kesadaran konservasi lebih tinggi di kalangan nelayan, serta peluang usaha baru di sektor pengolahan hasil laut dan ekowisata.

“Dengan adanya inovasi ini, USK berharap nelayan di Aceh Jaya dapat menjadi pelopor penggunaan alat tangkap ramah lingkungan di Aceh, sehingga praktik perikanan berkelanjutan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya. []

Tags: Aceh JayaDosen USKIkaninovasiNelayanRamah LingkunganUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul
News

Wisuda 227 Lulusan, UIA Beri Hadiah Umrah untuk Prodi S1 Ekonomi Syariah Berpredikat Unggul

by SAGOE TV
October 20, 2026
Dek Fadh Minta Pemkab Siapkan Lahan, Huntap Korban Bencana Ditargetkan Tuntas 2027
News

Dek Fadh Minta Pemkab Siapkan Lahan, Huntap Korban Bencana Ditargetkan Tuntas 2027

by SAGOE TV
October 20, 2026
Bagaimana Publik Menilai 2 Tahun Prabowo-Gibran? Ini Temuan Survei CELIOS-Kabinet Bayangan
News

Bagaimana Publik Menilai 2 Tahun Prabowo-Gibran? Ini Temuan Survei CELIOS-Kabinet Bayangan

by SAGOE TV
October 20, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA
News

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

by SAGOE TV
October 20, 2026
Dishub Aceh Kaji 3 Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Pulo Breuh
News

Dishub Aceh Kaji 3 Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Pulo Breuh, Mana yang Paling Layak?

by SAGOE TV
October 20, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Muhammad Riza Nurdin Direktur Komersial PT PEMA

Muhammad Riza Nurdin Ditunjuk Jadi Direktur Komersial PT PEMA

October 20, 2026
Risnawati Ridwan

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

October 18, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

October 16, 2026

EDITOR'S PICK

Lulusan Seni 2026-2030 Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

September 7, 2026
Inflasi Aceh Maret 2026 Capai 5,31 Persen, Dipicu Harga Pangan dan Tarif Listrik

Inflasi Aceh Maret 2026 Capai 5,31 Persen, Dipicu Harga Pangan dan Tarif Listrik

April 2, 2026
Abu Madinah Meninggal Dunia, Pj Gubernur Aceh Sampaikan Dukacita Mendalam

Abu Madinah Meninggal Dunia, Pj Gubernur Aceh Sampaikan Dukacita Mendalam

December 17, 2024
Forum Doktor Aceh Bedah Visi Misi Mualem-Dek Fadh dalam Bidang Pendidikan

Forum Doktor Aceh Bedah Visi Misi Mualem-Dek Fadh dalam Bidang Pendidikan

February 12, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.