BANDA ACEH | SAGOE TV – Tokoh agama Aceh, Tgk Amri Fatmi, turut turun langsung sebagai relawan untuk membantu para korban banjir dan longsor. Sejak akhir November 2025, ia menyaksikan secara langsung kondisi masyarakat serta dampak parah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Masyarakat Aceh yang sudah hidup dalam sejarah bencana mulai dari konflik hingga tsunami, kini kembali dihadapkan dengan kondisi serupa. Trauma dan kesedihan dialami korban juga berbeda-berda.
Namun, beberapa di antaranya masih ada yang berusaha untuk tetap kuat dan tidak putus asa. Mereka menjadikan musibah ini sebagai pelajaran hidup agar ke depan lebih baik lagi.
“Masyarakat Aceh itu adalah orang kuat. Secara sikisnya kuat, imannya juga kuat,” kata Tgk Amri, Selasa (23/12/2025).
Tgk Amri meceritakan, baru-baru ini ia bertemu dengan salah seorang korban yang rumahnya hancur rata dengan tanah. Pria itu tidak menangis, dia tersenyum saat melihat puing-puing reruntuhan yang ada di depannya.
“Saya tanya kenapa duduk di sini. Dia bilang ingin memandang rumahnya yang sudah tidak ada lagi. Dia berbicara sambil tersenyum. Tidak terlihat putus asa atau kehilangan harapan. Ia yakin ini adalah takdir Allah dan percaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik,” ujar Tgk Amri, berbagi kisah dari lapangan.
Selain itu, Tgk Amri melihat, meski bencana ini telah menghilangkan harta benda mereka, namun masyarakat Aceh masih mampi untuk bertahap. Tidak hanya orang tua bahkan anak-anak yang secara sikis masih labih, masih tetap bisa tersenyum dan gembira.
“Di kamp-kamp kita dapatkan anak-anak ketika kita bawa balon, mereka bisa gembira hanya dengan balon, padahal rumahnya sudah tidak ada. Artinya sikis mereka itu kuat, orang tuanya juga menunjukkan bahwa punya kekuatan yang sama,” tuturnya.
Menurut Tgk Amri, kekuatan yang telah diperlihatkan oleh para korban tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.
“Ini pelajaran penting, setiap musibah pembelajaran bagi rakyat kita. Maka kita sikapi dengan bijak dan baik selaku generasi muda saat ini,” pungkasnya.[]




















