• Tentang Kami
Thursday, September 24, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Raket

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 14, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Raket
Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat Aceh memiliki ungkapan untuk menggambarkan kepahitan. Watee di laot sapeue pakat, watee di darat laen keunira (Saat di laut bisa satu janji atau kesepakatan, namun saat sudah di darat bisa lain kesimpulan).

Ungkapan ini ingin menggambarkan bahwa orang-orang yang mengingkari janji dengan mudah, adalah sesuatu yang biasa dalam kehidupan. Orang yang berjanji, terutama ketika ada keperluan dan kepentingan, dengan mudah akan berbalik arah saat semua kepentingannya sudah selesai.

Orang-orang yang membutuhkan uang untuk menyelesaikan problemnya, akan datang kepada orang lain secara bersahaja. Ketika semua urusan sudah diselesaikan, orang yang pernah membantu, tidak saja dilupakan begitu saja, bahkan sering justru diserang dengan berbagai senjata.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Betapa banyak orang yang sudah dimodali untuk menyelesaikan urusan kebutuhan dalam hidup, berganti dengan saling rebut. Orang-orang yang sudah mendapat tempat, ingin orang-orang yang sudah mengangkatnya, justru terbenam dalam lumpur berbau dan dalam.

Kata orang Aceh, lagee ta peuteungoh lumo lam mon. Seperti kita naikkan sapi dari dalam sumur. Orang-orang yang membantu sapi, berpotensi untuk digeruduk.

Itulah kehidupan yang digambarkan oleh orang tua kita. Betapa tajam mereka meneropong, yang bahkan ketika ungkapan itu diulang-ulang sekarang, seolah ungkapan itu baru lahir dalam waktu akhir-akhir.

Ungkapan itu seperti kisah raket bak pisang. Sebenarnya rakit itu bisa dibuat dari apa saja, asal bisa terapung. Di sungai depan rumah saya di kampung, kami terbiasa melihat orang-orang pucuk sungai membawa seberkas bambu ke muara. Bambu itu akan dipergunakan untuk kepentingan nelayan di pinggir laut. Sesekali kalau lewat, kami berinisiatif minta tumpangan.

Orang-orang yang kreatif akan menjadikan sarana sungai untuk membawa pulang berbagai barang yang bisa terapung. Bisa disusun dari buluh, bambu, atau kayu. Buluh yang diperuntukkan untuk membuat lemang, terutama saat musim panen tiba, juga diikat dan dibawa lewat sungai.

Rakit itu, pokoknya semua yang bisa membuat sesuatu itu menjadi terapung. Ia mempermudah urusan manusia, terutama barang-barang yang dibawa dari atas ke bawah. Namun semua barang itu, pada akhirnya akan digunakan untuk kepentingan lainnya. Bambu akan dipakai di tempat khusus.

Ada jenis lain yang tidak dipergunakan, ia akan dibuang ketika kepentingan manusia selesai. Salah satu yang dipakai adalah batang pisang. Jenis ini, tidak dipakai selamanya. Jenis pohon pisang, hanya digunakan sekali atau dua kali saja.

Biasanya manusia terbantu dengan adanya pohon pisang, tetapi dari awal disadari, pohon pisang hanya akan digunakan sebatas kepentingan tertentu saja. Membawa orang dari satu genangan air, digunakan raket bak pisang, setelah itu, rakit itu ditinggalkan di situ saja.

Masih mending ia tidak diapa-apakan. Kebanyakan orang justru membuang jauh-jauh rakit yang membantu urusannya itu. Kalau kebetulan saat itu sedang banjir, ketika selesai dipakai, manusia akan menganyutkannya entah kemana. Begitulah manusia. Mungkin mentalitas sebagian manusia. Demikian.

Tags: ArtikelDr Sulaiman TripaSosial
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

September 23, 2026
3 Santriwati Insan Qurani Bawa Aceh Juara 1 Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026

3 Santriwati Insan Qurani Bawa Aceh Juara 1 Fahmil Qur’an MTQ Nasional 2026

September 23, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Literasi dan Apresiasi Seni: Menghidupkan yang Nyaris Terbiasa Dilupakan

March 27, 2026
Ratusan Warga Aceh Besar Antusias Berobat Gigi Gratis di Aksi Kaninus 16 FKG USK

Ratusan Warga Aceh Besar Antusias Berobat Gigi Gratis di Aksi Kaninus 16 FKG USK

September 19, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

September 15, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Tol Sibanceh 74 Km Segera Tersambung Penuh, Ruas Padang Tiji-Seulimeum Masuk Tahap Akhir

September 17, 2026
Aceh Raih Peringkat Keempat MTQ Nasional 2026, Dek Fadh Beri Bonus Rp200 Juta untuk Kafilah

Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Lengkap Para Juara

September 23, 2026
Warga Abdya di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang Kumpul di Maulid Akbar, Perkuat Silaturahmi

Warga Abdya di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang Kumpul di Maulid Akbar, Perkuat Silaturahmi

September 23, 2026
Menteri ESDM Setujui Kerja Sama Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Timur dan Aceh Utara

Menteri ESDM Setujui Kerja Sama Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Timur dan Aceh Utara

September 20, 2026

EDITOR'S PICK

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026
Mengapa Kemenag Hadir di Lapas? Ini Tujuan Program ‘Penyuluh Masuk Penjara’ di Aceh Besar

Mengapa Kemenag Hadir di Lapas? Ini Tujuan Program ‘Penyuluh Masuk Penjara’ di Aceh Besar

January 28, 2026
Ketua TP PKK Aceh dan Rombongan Terjebak Banjir Dua Hari di SPBU Simpang Seunuddon

Ketua TP PKK Aceh dan Rombongan Terjebak Banjir Dua Hari di SPBU Simpang Seunuddon

November 29, 2025
Haji Tanpa Antre Marak, Kemenhaj Tegaskan Ilegal dan Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur

Haji Tanpa Antre Marak, Kemenhaj Tegaskan Ilegal dan Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur

April 26, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.