BANDA ACEH | SAGOE TV – Duel sarat gengsi akan tersaji saat Persiraja Banda Aceh menjamu PSMS Medan pada laga penutup putaran ketiga Pegadaian Championship musim 2025/26 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Kota Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026) sore. Pertandingan ini digelar tanpa penonton setelah Persiraja mendapat sanksi dari Komdis PSSI menyusul insiden penyerangan terhadap perangkat pertandingan usai laga sebelumnya.
Meski tidak lagi menentukan nasib kedua tim di klasemen, pertandingan ini tetap menyita perhatian. Baik Persiraja maupun PSMS sudah dipastikan bertahan di kasta kedua musim depan, namun gagal dalam perburuan tiket promosi ke Super League.
Situasi tersebut membuat laga ini tak lebih dari sekadar penutup kompetisi. Namun, label “Derbi Sumatera” menjadikan pertandingan ini tetap panas dan penuh gengsi.
Ini menjadi pertemuan ketiga bagi kedua tim musim ini. Karena itu, duel Persiraja vs PSMS Medan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian terakhir untuk menutup musim dengan catatan positif.
Pelatih Persiraja Jaya Hartono menegaskan timnya tetap mengincar kemenangan meski dihadapkan sejumlah kendala. Ia mengungkapkan beberapa pemain inti harus absen akibat cedera dan akumulasi kartu, ditambah laga tanpa kehadiran suporter di stadion.
“Kami tetap optimistis bisa meraih hasil maksimal. Ini laga gengsi dan kami ingin menutup kompetisi dengan hasil baik,” ujar Jaya dalam konferensi pers sehari sebelum laga.
Menurutnya, pertandingan ini juga menjadi momentum untuk membalas hasil kurang memuaskan pada pertemuan sebelumnya sekaligus menjaga marwah tim di akhir musim.
Di kubu lawan, Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto memastikan timnya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Ia membawa 21 pemain ke Banda Aceh dan menyebut seluruh skuat dalam kondisi siap tempur.
“Kami optimistis bisa meraih hasil maksimal. Persiraja tetap tim kuat, apalagi mereka melakukan banyak perubahan di putaran ketiga,” kata Eko.
Ia menambahkan, meski laga ini tidak lagi menentukan posisi krusial, konsistensi performa tetap menjadi target utama timnya.
Tanpa tekanan klasemen, pertandingan diprediksi berlangsung terbuka dan menarik. Kedua tim diyakini akan tampil lepas demi mengamankan kemenangan sekaligus menjaga kebanggaan suporter masing-masing dalam duel gengsi Sumatera ini.[]



















