• Tentang Kami
Wednesday, June 17, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Trump Kalah Tapi Menang

Sahlan Hanafiah by Sahlan Hanafiah
May 17, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Trump Kalah Tapi Menang
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sahlan Hanafiah.
Staf Pengajar Program Studi Sosiologi Agama UIN Ar-Raniry, Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Pemilihan Presiden Amerika baru saja usai. Joe Biden dinyatakan menang.

Biden berhasil mengumpulkan suara electoral college lebih dari 270 sekaligus meraih suara pemilih individu terbanyak atau yang disebut popular vote dengan angka fantastis mencapai 75 juta lebih. Jumlah dukungan sebanyak itu baru pertama kali terjadi dalam sejarah pemilihan presiden Amerika.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Namun kemenangan Joe Biden yang mewakili Partai Demokrat bukan berarti kekalahan Trump. Trump tetap saja dianggap “menang”. Paling tidak ia menang dalam membangun identitas dan ideologi politiknya sekaligus berhasil menyakinkan 71 juta lebih warga Amerika.

Angka dukungan terhadap Trump jauh meningkat dibanding tahun 2016. Waktu itu, Trump hanya meraup 62 juta lebih suara, kalah dari perolehan suara Hillary Clinton yang mencapai 65 juta lebih. Namun suara electoral college Trump lebih tinggi (304 suara) dibanding Hillary Clinton (227 suara) sehingga ia dinyatakan menang.

Banyak pengamat politik menilai, andai wabah virus korona tidak ada, kemenangan Trump pada pemilu 2020 bakal berjalan mulus. Gerakan Black Lives Matter yang dipicu oleh kematian George Floyd di tangan polisi tidak menghalangi dan mengurangi suara Trump. Black Lives Matter hanya menambah antusiasme warga Amerika mendatangi kotak suara.

Pandemi korona lah yang membuat Trump kalah karena menyebabkan ekonomi Amerika terpuruk. Sementara gaya dan sikap politik Trump yang arogan, tungang, klo prip, dan cenderung memecah belah sama sekali tidak mengurangi suara Trump. Bahkan banyak warga Amerika memilih dan memujanya. Disinilah Trump dianggap menang.

Dalam politik Amerika, sosok Trump dianggap unprecedented.  Tingkah laku politik seperti Trump belum pernah terjadi dalam sejarah demokrasi Amerika. Misalnya ia dengan mudah, tanpa beban, secara terbuka menyerang media, menyebut media sebagai penyebar berita bohong.

Trump juga gemar menggunakan twitter dalam menyampaikan pesan dan sikap politiknya. Ia lebih memilih mentwit dibanding berhadapan langsung dengan para wartawan. Baginya wartawan adalah musuh, bukan mitra.

Trump menyebut lawan tanding politik sebagai musuh. Istilah musuh padahal tidak dikenal dalam kamus demokrasi internal Amerika. Kata musuh lebih sering dipakai untuk pihak, organisasi atau negara asing yang mengancam Amerika.

Trump juga memperlakukan politisi Amerika berlatar belakang imigran seperti warga asing. Dalam kampanyenya di kota Moon Township, Pittsburgh, Trump secara terbuka menyebut nama politisi perempuan keturunan Somalia Ilhan Omar. Nama Omar berkali-kali diulang oleh Trump dihadapan pendukungnya untuk menunjukkan bahwa seakan-akan Amerika telah dikuasai oleh politisi asing.

Trump juga dengan santai di atas panggung debat presiden mengolok-olok Joe Biden yang dikenal rajin menggunakan masker pada saat tampil di depan umum. Debat presiden yang biasanya dijadikan ajang adu argumen kebijakan, oleh Trump diturunkan martabatnya menjadi debat kusir.

Terkait virus korona, Trump lebih memilih menggunakan teori konspirasi dengan menyebut virus Cina dibanding mencari solusi bagaimana mencegahnya berdasarkan nasehat ahli kesehatan. Menurutnya virus korona tidak lebih dari flu biasa yang tidak perlu ditakuti berlebihan. Ia juga enggan mengikuti protokol kesehatan misalnya menggunakan masker atau menjaga jarak saat berhadapan dengan pengikutnya.

Dalam hal politik luar negeri, Trump lebih senang berkawan dengan negara-negara yang dikenal suka melakukan pelanggaran HAM. Kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara seperti Myanmar, Cina, Rusia, Korea Utara dan beberapa negara Arab tidak menjadi perhatian utamanya.

Sikap politik Trump menolak hasil pemilu dan berjanji akan mempersengketakan proses penyelenggaraan pemilu ke pengadilan juga langkah politik yang belum pernah dilakukan oleh calon presiden Amerika sebelumnya.

Dalam konferensi pers, di hadapan wartawan Trump mengatakan seandainya surat suara ilegal tidak dihitung maka ia dengan mudah memenangkan kursi presiden. Namun Trump gagal membuktikan kecurangan yang mengutungkan Joe Biden.

Terakhir, Trump enggan menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden sebagai presiden terpilih meski suara electoral college telah menunjukkan ia kalah. Padahal telah menjadi tradisi di Amerika, calon presiden yang kalah langsung mengucapkan selamat kepada pemenang.

Tentu saja perilaku politik Trump selama empat tahun menjabat presiden telah meracuni demokrasi Amerika. Tingkah lakunya sudah pasti akan ditiru oleh generasi Amerika. Artinya, meskipun Trump tidak lagi menjabat presiden, nilai, kepercayaan dan perilaku politiknya tetap menang.

Apalagi jika Joe Biden dan partai Demokrat melupakan janji politiknya; menyatukan kembali Amerika, membuka lapangan kerja, memberi perhatian ektra terhadap daerah pedalaman yang dikenal miskin dan mengembalikan nilai-nilai demokrasi, maka sudah pasti era Trump akan cepat kembali dalam panggung politik Amerika.[]

Tags: Amerika SerikatBidenTrump
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sahlan Hanafiah

Sahlan Hanafiah

Sahlan Hanafiah adalah Penggerak "Rumoh NekNyah" di Ulee Glee Pidie Jaya, Aceh.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia: Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

June 10, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 7, 2026
Banda Aceh Kota Kolaborasi Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

Banda Aceh Kota Kolaborasi: Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

June 13, 2026
Dari Meja yang Sama

Ketika Darussalam Kehilangan Keberanian Mencari yang Terbaik

June 13, 2026
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

June 15, 2026
Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

June 16, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah, Kloter Pertama Tiba 15 Juni 2026

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah, Kloter Pertama Tiba 15 Juni 2026

June 15, 2026
Pelantikan PWNU Aceh 2026-2031 Akan Dihadiri Rais 'Aam dan Ketua Umum PBNU

Pelantikan PWNU Aceh 2026-2031 Akan Dihadiri Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU

June 9, 2026

EDITOR'S PICK

Wali Nanggroe Tekankan Dialog dan Transparansi, Pemerintah Aceh Siapkan Pergub Baru JKA

Wali Nanggroe Tekankan Dialog dan Transparansi, Pemerintah Aceh Siapkan Pergub Baru JKA

May 20, 2026
Maju Pilgub, Bustami Hamzah Resmi Mundur Dari ASN

Maju Pilgub, Bustami Hamzah Resmi Mundur Dari ASN

August 31, 2024
Inspiratif! 10 Peserta Disabilitas Ikuti UTBK SNBT 2026 di USK dengan Fasilitas Khusus

Inspiratif! 10 Peserta Disabilitas Ikuti UTBK SNBT 2026 di USK dengan Fasilitas Khusus

April 22, 2026
Rahasia Allah Dibalik Tsunami Aceh

496 Hari di DPRK Aceh Besar; Suatu Pertanggungjawaban Publik

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.