• Tentang Kami
Friday, July 31, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

SPS Revival Usung “Meutaloe”: Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SAGOE TV by SAGOE TV
July 31, 2026
in SENI
Reading Time: 3 mins read
A A
0
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang akan terjadi setiap Sabtu sore di Arena Skate Lamprit. Yang datang membawa alat musik belum tentu pulang dengan lagu yang sama. Yang semula hanya ingin menonton bisa saja terlibat dalam percakapan panjang. Bahkan, seseorang yang datang sendirian kerap pulang dengan rencana kolaborasi yang sebelumnya tak pernah terbayangkan.

Itulah semangat yang kembali ingin dihidupkan SPS Revival pada Sabtu, 1 Agustus 2026, melalui tema “Meutaloe: Menautkan Karya, Menjalin Manusia.”

BACA JUGA

Setelah Panggung Dibongkar

Kardo National Qualifier: Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

Dalam bahasa Aceh, meutaloe berarti saling menaut, saling menghubungkan. Bagi SPS Revival, makna itu melampaui sebuah tema mingguan. Ia menjadi cara memandang kebudayaan itu sendiri: setiap karya lahir dari perjumpaan, setiap perjumpaan membangun kepercayaan, dan setiap kepercayaan membuka kemungkinan bagi lahirnya karya-karya berikutnya.

Karena itu, SPS Revival tidak pernah membayangkan dirinya sekadar panggung pertunjukan. Panggung hanyalah alasan awal untuk berkumpul. Yang ingin dirawat adalah ruang di belakangnya: ruang ketika orang saling mengenal, saling mendengar, saling mencoba, lalu menemukan kemungkinan bekerja bersama tanpa harus menunggu undangan atau proyek berikutnya.

Semangat Meutaloe mulai terasa bahkan sebelum acara berlangsung. Percakapan di antara para peserta berkembang dengan sendirinya. Ada yang mengusulkan rapa’i dimainkan dengan pendekatan baru. Ada yang menawarkan gurindam Melayu untuk dipertemukan dengan musisi muda. Rap Aceh, beatbox, monolog, puisi, musik akustik, hingga komunitas skate hadir dalam percakapan yang sama. Tidak ada upaya menyeragamkan semuanya. Sebaliknya, setiap bunyi diberi kesempatan menemukan bunyi lain untuk diajak berdialog.

Sabtu nanti, pengunjung juga akan mendengar kisah tentang rapa’i dari seorang utoh muda asal Aceh Utara. Di ruang yang sama, komunitas Beatbox Aceh dijadwalkan kembali melanjutkan eksplorasi mereka. Musisi independen, penyair, pegiat monolog, pelaku ekonomi kreatif, komunitas skate, hingga para penikmat seni dipertemukan tanpa sekat. Di SPS Revival, pemain rapa’i dapat duduk berdampingan dengan beatboxer, penyair berbagi ruang dengan rapper, dan seorang skater mungkin menjadi orang pertama yang mengapresiasi sebuah monolog. Pemandangan seperti inilah yang ingin terus dipelihara.

Pertemuan lintas disiplin itu bukan sesuatu yang dirancang secara kaku. Ia tumbuh dari keyakinan bahwa kebudayaan tidak berkembang karena setiap orang menjadi sama, melainkan karena setiap orang bersedia saling mendengar. Tradisi tidak kehilangan martabat ketika bertemu bentuk-bentuk baru. Sebaliknya, tradisi memperoleh kesempatan memperluas gema kehidupannya.

Dalam beberapa pekan terakhir, SPS Revival mulai memperlihatkan benih-benih itu. Orang-orang yang sebelumnya tidak saling mengenal mulai kembali datang setiap Sabtu. Percakapan berlanjut di luar jadwal acara. Gagasan-gagasan kecil mulai berubah menjadi rencana bersama. Hubungan semacam inilah yang sering luput dari dokumentasi, tetapi justru menjadi fondasi bagi lahirnya ekosistem kreatif yang sehat.

Atas dasar itulah SPS Revival memandang keberhasilan sebuah ruang kreatif tidak berhenti pada ramainya penonton atau panjangnya daftar penampil. Yang jauh lebih penting adalah apakah sesudah acara selesai masih ada alasan bagi orang untuk kembali bertemu, melanjutkan percakapan, saling menguatkan, dan menciptakan sesuatu yang baru.

Perhatian publik yang mulai mengarah kepada SPS Revival dalam beberapa waktu terakhir tentu menjadi penyemangat. Namun perhatian itu bukan tujuan akhir. Yang ingin dijaga adalah agar ruang ini tetap terbuka, setara, dan dapat dimiliki siapa saja. Tidak ada panggung yang lebih tinggi daripada yang lain. Tidak ada bunyi yang lebih penting daripada bunyi yang lain. Setiap orang datang bukan hanya untuk menunjukkan apa yang dimiliki, tetapi juga untuk menemukan apa yang belum pernah ditemuinya.

Melalui tema “Meutaloe: Menautkan Karya, Menjalin Manusia,” SPS Revival mengundang siapa pun untuk hadir. Membawa karya akan menjadi kegembiraan. Membawa alat musik akan memperkaya suasana. Datang dengan rasa ingin tahu pun sudah lebih dari cukup. Sebab setiap perjumpaan selalu menyimpan kemungkinan yang tidak dapat direncanakan sebelumnya.

Mungkin tidak semua orang akan tampil di atas panggung pada Sabtu nanti. Namun setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada sebuah pertunjukan: ruang yang membuat orang ingin kembali, bukan karena acaranya semata, melainkan karena manusia-manusia yang ditemuinya di sana.

Informasi Kegiatan
SPS Revival
Tema: Meutaloe: Menautkan Karya, Menjalin Manusia
Hari/Tanggal: Sabtu, 1 Agustus 2026
Waktu: 16.30 WIB – selesai
Tempat: Arena Skate Lamprit, Banda Aceh

Terbuka untuk umum. Membawa karya dipersilakan. Datang untuk berjumpa jauh lebih diharapkan.

Tags: Banda AcehEventKomunitasSeniSPS Revival
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Setelah Panggung Dibongkar
SENI

Setelah Panggung Dibongkar

by SAGOE TV
July 28, 2026
Kardo National Qualifier Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh
SENI

Kardo National Qualifier: Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

by SAGOE TV
July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem
SENI

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

by SAGOE TV
July 15, 2026
Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031
SENI

Ketika Sebuah Peradaban Kehilangan Cara Mewariskan Dirinya

by SAGOE TV
July 8, 2026
Pemulihan atau Proyek? Catatan Kritis atas Program Pemulihan Kebudayaan Pascabencana di Sumatera
SENI

Ekosistem adalah Karya Seni Terbesar Kita

by SAGOE TV
July 2, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

July 30, 2026
LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

July 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Setelah Panggung Dibongkar

Setelah Panggung Dibongkar

July 28, 2026
Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

July 30, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

July 31, 2026
Calvin Ho

Pariwisata Tanpa Kedaulatan: Skandal Struktural dari Bali dan Pelajaran bagi Aceh

July 30, 2026

EDITOR'S PICK

Rp2,6 Triliun Dana Bank Aceh Syariah: Simpanan Aman atau Peluang Terlewatkan?

PLN, Monopoli Listrik, dan Keadilan Energi: Perspektif Maqashid Syariah

October 1, 2025
Petani Tanoh Abee Harapkan Bantuan Perbaikan Tanggul dari Bupati Aceh Besar

Petani Tanoh Abee Harapkan Bantuan Perbaikan Tanggul dari Bupati Aceh Besar

February 8, 2026
Lingkungan dan Kegagalan Kebijakan

Lingkungan dan Kegagalan Kebijakan

March 20, 2025
KUR Bank Aceh Tahun Ini Rp1,5 Triliun, Diharapkan Bermanfaat bagi UMKM

Bank Aceh Syariah Salurkan Pembiayaan UMKM Senilai Rp2,5 Triliun per Maret 2025

April 22, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.