• Tentang Kami
Wednesday, August 12, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Dibangun Kembali

SAGOE TV by SAGOE TV
August 12, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Dibangun Kembali

Menag Nasaruddin Umar meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru MIN 5 Pidie Jaya, Selasa, 11 Agustus 2026. Foto: Kemenag Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

PIDIE JAYA | SAGOE TV – Janji Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada masyarakat Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, mulai terwujud. Delapan bulan setelah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya hancur diterjang banjir, pembangunan gedung madrasah baru resmi dimulai.

Selasa, 11 Agustus 2026, Menag Nasaruddin Umar meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru MIN 5 Pidie Jaya. Di hadapan masyarakat, guru, orang tua, dan para siswa, ia kembali mengingat janji yang pernah disampaikannya ketika berkunjung ke bekas lokasi MIN 5 Pidie Jaya pada Desember tahun lalu.

BACA JUGA

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN ArRaniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior

Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Gantikan Yudi Triadi

“Ketika setelah kejadian saya datang ke tempat ini, saya menjanjikan kepada warga masyarakat setempat, insya Allah sekolah yang hilang mudah-mudahan akan datang penggantinya lebih baik lagi,” ujar Nasaruddin.

Janji itu kini mulai terwujud. Gedung baru MIN 5 Pidie Jaya dirancang dua lantai dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap dibandingkan bangunan sebelumnya.

Menurut Nasaruddin, desain gedung disiapkan dengan melibatkan tim dari Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK). Kompleks madrasah tidak hanya akan menjadi tempat belajar, tetapi juga dirancang sebagai lingkungan pendidikan yang terintegrasi.

“Di situ ada masjidnya, dan di situ ada perumahan gurunya. Di situ juga lengkap dengan berbagai macam fasilitas yang dibutuhkan, termasuk laboratorium, perpustakaan, halaman-halaman, dan kantinnya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, MIN 5 Pidie Jaya hancur dan hanyut diterjang banjir sehingga hanya menyisakan satu blok pagar beton.

Selama menunggu pembangunan kembali madrasah, siswa MIN 5 Pidie Jaya harus menjalani proses belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang berlojasi di belakang masjid. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi siswa dan guru karena ruang belajar yang terbatas harus menyesuaikan dengan fungsi masjid.

Karena itu, bagi Nasaruddin, pembangunan gedung baru bukan sekadar membangun kembali bangunan yang hilang. Lebih dari itu, pembangunan tersebut menjadi upaya menghadirkan kembali ruang belajar yang layak bagi anak-anak Pidie Jaya.

“Semoga secepatnya bisa menempati sekolah baru yang indah, yang kuat, yang berkah,” harapnya.

Nasaruddin bahkan berharap pembangunan dapat selesai kurang dari satu tahun. Ia menyebut dukungan pembiayaan untuk pembangunan telah tersedia sehingga proses pembangunan diharapkan dapat berjalan cepat.

“Kalau bisa sih tidak sampai satu tahun. Saya yakin kalau ini uangnya sudah tersedia, seperti yang kita janjikan tadi. Jadi, makin cepat lebih baik supaya anak-anak kita nanti bisa menempati sekolah yang lebih memadai,” katanya.

Menurutnya, percepatan pembangunan sangat penting agar siswa segera meninggalkan kondisi belajar sementara di TPA dan masjid.

“Selama ini kan menggunakan masjid dan sangat terbatas,” tambahnya.

Nasaruddin mengaku masih mengingat kuat kondisi Aceh ketika pertama kali datang melihat langsung dampak bencana. Pemandangan yang ia saksikan saat itu, menurutnya, sangat menyentuh.

“Terutama Aceh yang saya menyaksikan sendiri waktu itu saya menangis betul menyaksikan pemandangan yang sangat memilukan hati,” ungkapnya.

Karena itu, kunjungannya ke Pidie Jaya kali ini memiliki makna khusus. Ia menyebut kehadirannya bukan hanya untuk meletakkan batu pertama, tetapi juga untuk memenuhi janji pemerintah kepada masyarakat yang terdampak.

“Hari ini saya datang memenuhi janji saya, janji pemerintah pada waktu itu bahwa insya Allah, berdoa kita, mudah-mudahan segera kita akan bangun,” tuturnya.

Dalam prosesnya, pembangunan sempat menghadapi kendala terkait pengadaan tanah. Namun, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan melalui dukungan dan partisipasi masyarakat.

Ia menyebut pembangunan MIN 5 Pidie Jaya sebagai buah dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Inilah buah dari kerja sama antara warga masyarakat, sekolah, dan pemerintah,” ujarnya.

Pembangunan MIN 5 Pidie Jaya merupakan bagian dari perhatian Kementerian Agama terhadap fasilitas pendidikan dan fasilitas keagamaan yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera.

Menag Nasaruddin Umar mengatakan, penanganan pascabencana dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bentuk penanganannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing fasilitas, mulai dari rehabilitasi hingga pembangunan kembali.

“Seluruh Aceh dan kita juga membangun di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Ada yang direnovasi, ada yang dibangun baru seperti ini,” ujarnya.

Selain madrasah, Kemenag juga melakukan pembangunan dan pemulihan masjid serta sejumlah fasilitas umum masyarakat yang terdampak bencana.

“Jadi banyak sekali, dan kami memang di Kementerian Agama ini memberikan perhatian khusus terhadap bencana yang menimpa saudara-saudara kita yang ada di Sumatera,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Azhari, menjelaskan bahwa pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya untuk tahap pembangunan gedung utama dialokasikan anggaran sebesar Rp12.364.805.000.

Anggaran Rp12,3 miliar diperuntukkan untuk pembangunan gedung ruang kelas belajar (RKB), kantor, kantin dan mobiler termasuk komputer, belum mencakup seluruh fasilitas yang direncanakan dalam kompleks madrasah baru.[]

Tags: BanjirBencana AcehJanjiKemenagMadrasahMenagMINNasaruddin UmarPidie Jaya
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN Ar-Raniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior
News

Prof Warul Walidin Meninggal Dunia, UIN ArRaniry Kehilangan Guru Bangsa dan Rektor Senior

by SAGOE TV
August 12, 2026
Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Gantikan Yudi Triadi
News

Teuku Rahmatsyah Resmi Jadi Kajati Aceh, Gantikan Yudi Triadi

by SAGOE TV
August 12, 2026
Prof Warul Walidin, Mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Meninggal Dunia
News

Prof Warul Walidin, Mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Meninggal Dunia

by SAGOE TV
August 12, 2026
Menag Nasaruddin Umar Aceh Berpeluang Jadi Pusat Peradaban Islam Dunia
News

Menag Nasaruddin Umar: Aceh Berpeluang Jadi Pusat Peradaban Islam Dunia

by SAGOE TV
August 12, 2026
Menag Nasaruddin Umar Kuliah Umum di Aceh, USK Siap Perkuat Kolaborasi Pendidikan
News

Menag Nasaruddin Umar Kuliah Umum di Aceh, USK Siap Perkuat Kolaborasi Pendidikan

by SAGOE TV
August 11, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

August 7, 2026
Calvin Ho

Paradoks Aceh: Mengapa Kekayaan Alam Tidak Menjadi Kemakmuran?

August 7, 2026
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

August 6, 2026
MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

August 8, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Prodi Ekonomi Syariah UIA Jalani Asesmen LAMEMBA, Dorong Peningkatan Mutu Dosen dan Lulusan

Prodi Ekonomi Syariah UIA Jalani Asesmen LAMEMBA, Dorong Peningkatan Mutu Dosen dan Lulusan

August 11, 2026
USK Jajaki Kolaborasi dengan Mubadala Energy, Fokus Pengembangan SDM dan Mahasiswa

USK Jajaki Kolaborasi dengan Mubadala Energy, Fokus Pengembangan SDM dan Mahasiswa

August 7, 2026

EDITOR'S PICK

Aceh; Meningkatnya Kriminal, Gagal Investasi dan Tampilnya Ulama

Aceh; Meningkatnya Kriminal, Gagal Investasi dan Tampilnya Ulama

March 20, 2025
BDK Aceh dan USK Jalin Kerja Sama Penguatan Bahasa Inggris

BDK Aceh dan USK Jalin Kerja Sama Penguatan Bahasa Inggris

April 28, 2025
Benarkah Elite Penyebab Banjir Bandang Sumatera?

Benarkah Elite Penyebab Banjir Bandang Sumatera?

December 20, 2025
Wamen Kominfo RI Nezar Patria Podcast di Studio Sagoe TV

Wamen Kominfo RI Nezar Patria Podcast di Studio Sagoe TV

March 29, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.