• Tentang Kami
Wednesday, October 14, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dua Dosen UIN Ar-Raniry Lolos Program Kementerian Agama, Bawa Riset Aceh ke Jerman dan Australia

SAGOE TV by SAGOE TV
August 25, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dua Dosen UIN Ar-Raniry Lolos Program Kementerian Agama, Bawa Riset Aceh ke Jerman dan Australia

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman (tengah) bersama dua dosen yang terpilih mengikuti Program Visiting Professor/Visiting Lecturer 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama. Foto: Humas

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV — Dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terpilih mengikuti Program Visiting Professor/Visiting Lecturer 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama. Prof Saiful Akmal akan menjalani program di Albert Ludwig University of Freiburg, Jerman, sedangkan Dr Muhammad Thalal di The University of Melbourne, Australia.

Keduanya ditetapkan sebagai penerima program melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6392 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima Program Visiting Professor/Visiting Lecturer Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 3 Agustus lalu.

BACA JUGA

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap

Mawardi Nur Dorong Peningkatan Produksi Migas Aceh dan Manfaat bagi Masyarakat

Dalam siaran pers UIN Ar-Raniry pada Kamis (20/8/2026) disampaikan bahwa program tersebut menjadi kesempatan bagi kedua dosen untuk mengembangkan riset sekaligus memperluas jejaring akademik dan kerja sama kelembagaan dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Muhammad Thalal merupakan dosen Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry. Selama menjalani program di University of Melbourne, Thalal berada di bawah supervisi Professor Kate McGregor dari School of Historical and Philosophical Studies. Ia juga akan bergabung dengan History, Memory and Decolonial Futures Research Collective.

Thalal akan mengembangkan riset berjudul Split Postmemory: Transmisi Memori Antargenerasi dalam Masyarakat Aceh Pascakonflik.

Riset itu mengkaji bagaimana generasi muda Aceh mewarisi ingatan mengenai konflik bersenjata 1976-2005 melalui keluarga. Penelitian juga melihat bagaimana memori konflik berinteraksi dengan narasi resmi yang berkembang di masyarakat Aceh setelah konflik berakhir.

Selain penelitian, Thalal akan mengikuti sejumlah kegiatan akademik yang mencakup pengajaran, publikasi, kerja sama, jejaring akademik, dan diseminasi.

Dalam kegiatan pengajaran, ia akan berkontribusi pada kelas Prof. Kate McGregor mengenai kekerasan 1965. Ia juga menjadi guest contributor dalam dua sesi kelas Dr. Beech Jones yang membahas sejarah gender, Darul Islam, dan perlawanan terhadap patriarki.

Untuk publikasi, Thalal menargetkan finalisasi manuskrip Split Postmemory untuk diajukan ke jurnal Memory Studies yang diterbitkan SAGE dan terindeks Scopus Q1. Ia juga akan menjajaki peluang publikasi bersama Prof. McGregor.

Sementara dari sisi kelembagaan, Thalal akan menjajaki penyusunan draf awal Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN Ar-Raniry dan University of Melbourne.

Ia juga akan bergabung dalam History, Memory and Decolonial Futures Collective serta memperluas jejaring dengan peneliti Indonesia dan akademisi yang mengembangkan kajian memori di Melbourne.

“Program ini bukan sekadar kesempatan akademik, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa nama UIN Ar-Raniry dan Aceh ke jejaring akademik internasional,” kata Thalal.

Menurutnya, pengalaman Aceh dalam mengelola memori pascakonflik dapat memberikan kontribusi terhadap kajian global mengenai perdamaian dan memori.

“Saya berharap program ini tidak berhenti pada kunjungan individu, tetapi membuka jalan bagi kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan antara UIN Ar-Raniry dan University of Melbourne, termasuk penjajakan nota kesepahaman yang memberi manfaat jangka panjang bagi dosen dan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Saiful Akmal merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry. Di University of Freiburg, Saiful akan melakukan riset bersama Prof Dr Michaela Haug mengenai future-making di Aceh pascabencana.

Riset tersebut memadukan kajian wacana dan media dengan perspektif antropologi untuk melihat antisipasi, ketidakpastian, serta perubahan sosial dan lingkungan dalam masyarakat pascabencana.

Saiful juga dijadwalkan memberikan seminar di Institute of Social and Cultural Anthropology, University of Freiburg, dengan tema “The Future Making in Post Disaster Religious Society: Where do we go from now?”.

Ia akan mengikuti workshop bersama mahasiswa magister dan doktoral yang membahas metode analisis wacana dan media dalam konteks konflik dan bencana.

Selain kegiatan akademik, Saiful akan menjajaki kerja sama kelembagaan antara UIN Ar-Raniry dan University of Freiburg.

Pertemuan dengan International Office dan pimpinan institut akan membahas peluang pertukaran mahasiswa dan staf, riset bersama, serta pengajaran bersama.

Penjajakan tersebut akan dilanjutkan dengan penyusunan terms of reference atau letter of intent sebagai dasar menuju kerja sama formal antara kedua universitas.

Program Saiful juga menargetkan penyusunan artikel untuk jurnal internasional, proposal kolaborasi riset Capacity Building for Higher Education Erasmus Plus 2027, serta rancangan awal kerja sama UIN Ar-Raniry dan University of Freiburg.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman mengapresiasi terpilihnya dua dosen tersebut. Menurutnya, keberhasilan Thalal dan Saiful menunjukkan kemampuan dosen UIN Ar-Raniry untuk bersaing di tingkat internasional.

“Kami mengucapkan selamat kepada Muhammad Thalal dan Saiful Akmal atas keberhasilannya lolos Program Visiting Professor 2026. Capaian ini membuktikan bahwa dosen UIN Ar-Raniry memiliki kompetensi dan daya saing di tingkat internasional,” kata Mujiburrahman.

Ia berharap capaian tersebut mendorong dosen UIN Ar-Raniry lainnya memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas riset, dan membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri.

“Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi dosen-dosen lain untuk memperluas jejaring global, memperkuat kualitas riset, dan mengharumkan nama UIN Ar-Raniry di kancah dunia,” ujarnya.

Penguatan jejaring internasional melalui pemeringkatan dan kolaborasi global menjadi salah satu prioritas dalam program 100 hari pimpinan UIN Ar-Raniry pada periode 2026-2030.

Arah tersebut juga sejalan dengan Renstra UIN Ar-Raniry 2025-2029 untuk menjadi World Class Islamic University, dengan target masuk 500 besar perguruan tinggi di Asia pada 2030.

Program Visiting Professor/Visiting Lecturer merupakan program Kementerian Agama yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas akademik dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, dan memperluas jejaring akademik internasional.

Pada 2026, seleksi program tersebut berlangsung kompetitif. Dari 193 pendaftar dosen PTKI negeri dan swasta se-Indonesia, sebanyak 29 peserta lolos ke tahap wawancara. Pada tahap akhir, hanya 10 dosen ditetapkan sebagai penerima program.

Bagi UIN Ar-Raniry, terpilihnya Thalal dan Saiful membuka peluang pengembangan riset dan publikasi internasional sekaligus memperluas kerja sama akademik dengan perguruan tinggi di Australia dan Jerman.

Tags: AcehAustraliadosenJermanKemenagMakin Tahu IndonesiaRisetUIN Ar-Raniry
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap
News

Mualem Minta Listrik Huntara Korban Banjir Aceh Tetap Menyala hingga Huntap Siap

by SAGOE TV
October 14, 2026
Mawardi Nur Dorong Peningkatan Produksi Migas Aceh dan Manfaat bagi Masyarakat
News

Mawardi Nur Dorong Peningkatan Produksi Migas Aceh dan Manfaat bagi Masyarakat

by Husaini Ende
October 14, 2026
Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran
News

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

by SAGOE TV
October 13, 2026
Mualem Lantik Taufik Jadi Pj Sekda Aceh
News

Mualem Lantik Taufik Jadi Pj Sekda Aceh

by SAGOE TV
October 13, 2026
Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo
News

Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

by SAGOE TV
October 11, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 10, 2026
Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
PORA XV Aceh Jaya Diundur ke Mei 2027

PORA XV Aceh Jaya Diundur ke Mei 2027

October 8, 2026
Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

October 10, 2026

EDITOR'S PICK

Dari Killing Menjadi Death, Diplomasi Paranoid Menlu Sugiono

Dari Killing Menjadi Death, Diplomasi Paranoid Menlu Sugiono

April 1, 2026
UIN Ar-Raniry Wisuda 1.401 Lulusan, Tujuh di Antaranya Mahasiswa Asing

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.401 Lulusan, Tujuh di Antaranya Mahasiswa Asing

March 8, 2025
Mahasiswi Universitas Islam Aceh Terpilih Jadi Brand Ambassador Excellent Student Batch II

Mahasiswi Universitas Islam Aceh Terpilih Jadi Brand Ambassador Excellent Student Batch II

September 5, 2025
Rektor UIN Ar-Raniry Tekankan Pentingnya Literasi Ekonomi Hadapi Era Pasca-Minyak

Rektor UIN Ar-Raniry Tekankan Pentingnya Literasi Ekonomi Hadapi Era Pasca-Minyak

October 1, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.