BANDA ACEH | SAGOE TV — Universitas Islam Aceh (UIA), Peusangan, Kabupaten Bireuen, terpilih sebagai salah satu dari 30 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari sekitar 800 kampus PTKIS se-Indonesia yang mendapatkan program pendampingan intensif Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk meraih predikat Akreditasi Unggul.
Capaian strategis institusi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UIA, Dr Nazaruddin, saat memberikan pengarahan secara virtual melalui Zoom dalam pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIA, Kamis, 27 Agustus 2026.
Penyampaian pengumuman dilakukan di tengah agenda Rektor UIA yang sedang menghadiri kegiatan Koordinasi dan Tinjauan Sistem Penjaminan Mutu bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI di Surabaya.
“Alhamdulillah, UIA mendapatkan kesempatan dari 800 PTKIS di Indonesia ada 30 PTKIS yang terpilih masuk dalam pendampingan intensif agar dapat nantinya meraih akreditasi unggul yang dibimbing langsung oleh Kementerian Agama RI,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Sagoe TV di Banda Aceh.
Nazaruddin juga berharap dukungan dari seluruh stakeholder dan mitra agar kampus UIA bisa menjadi salah satu kampus PTKIS di Aceh yang bisa meraihkan predikat unggul kedepannya, mengingat saat ini masih sangat minim kampus PTKIS di Indonesia yang mampu meraih akreditasi unggul.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Amien Suyitno, menegaskan bahwa pendampingan intensif ini dirancang untuk mengatasi ketimpangan kualifikasi mutu perguruan tinggi swasta. Saat ini, dari 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), sebanyak 39 institusi atau lebih dari 50 persen telah berstatus unggul, sementara di lingkup PTKIS baru mencatatkan satu perguruan tinggi berakreditasi unggul.
Kemenag RI menekankan bahwa akselerasi akreditasi tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen kelengkapan administratif semata, melainkan harus mentransformasi pelembagaan budaya mutu (quality culture) dan penguatan sistem tata kelola akademis secara menyeluruh.
Melalui dukungan penuh para pemangku kepentingan (stakeholders) dan kemitraan strategis, UIA diproyeksikan dapat memperkuat budaya akademik serta menjadi pelopor PTKIS berpredikat unggul di provinsi Aceh.




















