BANDA ACEH – Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Aceh Besar periode 2026–2031 resmi dilantik, Sabtu (5/9/2026), di Auditorium Prof. Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Prof. Dr. Muji Mulia, M.Ag. resmi dipercaya memimpin ICMI Orda Aceh Besar untuk masa bakti lima tahun ke depan. Dalam kepengurusan tersebut, Dr. Muhammad Rizki, M.Pd. dipercaya sebagai sekretaris umum dan Cut Jarita Susanti, S.Pd. sebagai Bendahara Umum, bersama seluruh pengurus lainnya.
Pelantikan tersebut dirangkai dengan Peusijuek Tokoh Aceh Rayeuk dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kegiatan digelar oleh ICMI Orda Aceh Besar bersama Forum Silaturrahmi Aceh Rayeuk (FORSIAR).
Ketua panitia, Dr. Saifullah Maysa, S.Ag., MA, dalam laporan panitia menyampaikan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 300 orang penggurus dan tamu undangan sebanyak 1.000 orang peserta yang berasal dari berbagai elemen tokoh dan masyarakat.
Ia menyebutkan kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran besarnya dukungan masyarakat terhadap keberadaan ICMI sebagai wadah para cendekiawan Muslim.
Dalam sambutannya, Ketua ICMI Orda Aceh Besar Prof. Dr. Muji Mulia, M.Ag. menegaskan bahwa ICMI harus mampu mengambil peran nyata dalam memberikan kontribusi bagi umat dan pembangunan daerah.
Menurutnya, ICMI tidak hanya menjadi wadah intelektual, tetapi juga harus mampu menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“ICMI hadir untuk berkontribusi bagi umat dan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah,” ujar Muji Mulia.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah, akademisi, ulama, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan program organisasi.
Selanjutnya Plt. Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, S.T., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus ICMI Orda Aceh Besar periode 2026–2031.
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh Besar, Aceh, maupun Indonesia secara umum.
“Selamat dan sukses. Semoga dengan pelantikan ini dapat berkontribusi bagi Aceh Besar, Aceh dan Indonesia secara umum,” ujarnya.
Sedangkan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris yang juga Ketua Forum Silaturrahmi Aceh Rayeuk (FORSIAR) turut menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus ICMI Orda Aceh Besar yang baru dilantik.
Muharram berharap ICMI Aceh Besar dapat menjadi organisasi yang aktif dan konsisten memberikan kontribusi pemikiran maupun pengabdian bagi masyarakat.
“ICMI Aceh Besar harus militan,” tegas Muharram.
Ia juga berharap keberadaan ICMI dapat semakin memperkuat kolaborasi antara para cendekiawan dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Peusijuek Tokoh Aceh Rayeuk
Selain pelantikan pengurus ICMI Orda Aceh Besar, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Peusijuek Tokoh Aceh Rayeuk.
Dalam kesempatan tersebut yang di Peusijuek, di antaranya Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag. dan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan ceramah yang disampaikan Tgk. H. Masrul Aidi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara para cendekiawan, ulama, akademisi, pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.
Pelantikan pengurus ICMI Orda Aceh Besar tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Plt. Sekda Aceh Taufik, S.T., M.Si.; Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris; Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil; Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, S.Sos.; mantan Menteri PAN-RB Azwar Abubakar; Sekretaris FORSIAR Zahrol Fajri; mantan Bupati Aceh Sayuti Is; Direktur Bank Aceh Fadhil Ilyas, S.H., M.H.; Regional CEO BSI Aceh Saiful Musadir; Wali Kota Banda Aceh; Kajari Aceh Besar; serta sejumlah anggota DPR RI, DPD RI, DPRA dan DPRK Aceh Besar.
Turut hadir Ketua ICMI Orwil Aceh Taqwaddin; Ketua Dewan Pakar ICMI Aceh Besar Prof. Dr. Mustanir Yahya, M.Sc.; tokoh pendidikan Drs. Abdul Malik Raden; mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Yusni Saby; Rektor UNIDA Prof. Dr. Syafi’i Ibrahim; Dr. Silahuddin; serta sejumlah tokoh agama, akademisi, pengusaha, dan tokoh masyarakat.
Pelantikan pengurus ICMI Orda Aceh Besar periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran cendekiawan Muslim dalam pembangunan daerah.
Dengan kepengurusan baru tersebut, ICMI Orda Aceh Besar diharapkan mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta program yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan kemajuan Aceh Besar, Aceh, dan Indonesia.




















