BANDA ACEH | SAGOE TV – Persiraja Banda Aceh membawa 23 pemain dalam lawatan ke Pekanbaru, Riau, untuk menghadapi PSPS Pekanbaru pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27. Laskar Rencong membidik kemenangan setelah kehilangan poin pada laga perdana di kandang.
Dalam lawatan tersebut, Persiraja menargetkan hasil maksimal berupa kemenangan pada pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 19 September 2026.
Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul, yang akrab disapa Gidong, mengatakan seluruh pemain yang dibawa merupakan bagian dari skuad yang disiapkan untuk menghadapi PSPS.
“Untuk pertandingan ke Pekanbaru, kami membawa 23 pemain. Kami tentu berharap seluruh persiapan yang sudah dilakukan bisa diterapkan dengan baik saat pertandingan. Kita harus mencari poin pengganti yang pekan lalu hilang di kandang,” ujar Gidong, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Gidong, Persiraja datang ke Pekanbaru dengan target meraih kemenangan. Setelah pertandingan perdana, skuad Persiraja akan berusaha tampil lebih baik pada laga kedua musim ini.
“Kami menargetkan kemenangan. Para pemain harus fokus dan menjalankan instruksi tim dengan baik selama pertandingan,” katanya.
Laga menghadapi PSPS Pekanbaru menjadi kesempatan bagi Persiraja untuk meraih poin pada pekan kedua sekaligus memperbaiki hasil dari pertandingan sebelumnya.
Gidong berharap dukungan dan doa dari masyarakat Aceh serta para suporter Persiraja dapat menyertai perjuangan tim selama menjalani laga tandang di Pekanbaru.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh dan suporter Persiraja. Semoga kami bisa memberikan hasil terbaik dari Pekanbaru,” kata Gidong.
Adapun 23 pemain yang dibawa Persiraja ke Pekanbaru yaitu Andriyas Francisco, Aditya Arya Nugraha, Parreiras Aleixo Daniel Henrique, Wahyu Jati Nugroho, Aditya Angga Saputra, Rangga Bolang, Jayus Hariono, Faris Adit Saputra, Chaves Garcia Martin Nicolas, Azyah Nur Faizin Madilesa, Muhammad Rafif Putra Adri.
Kemudian Mujahidin, Muharir, Mohammad Fazri, Muhammad Tedja Kusuma Aryatama, Muhammad Narendra Tegar Islami, Pitian Husni, Ilham Udin Armaiyn, Indra Arya Perceka Wiguna, Dwiki Mardiyanto, Traore Djakaridja Gillardinho Junior, Ibrahim Faisal Balfas, dan Muhammad Risky Safri.




















