PIDIE JAYA | SAGOE TV – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan (HIMADIPA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala (USK), mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, memperluas akses pasar melalui pemanfaatan ekonomi digital.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit Kembali Pidie Jaya Berseri Bersama Departemen Ekonomi Pembangunan Mengabdi” dengan fokus program pemberdayaan UMKM melalui peningkatan daya saing dan perluasan akses pasar berbasis ekonomi digital.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Sagoe TV pada Senin (26/10), disampaikan program tersebut bertujuan mendukung pelaku UMKM di Pidie Jaya agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menghadapi persaingan pasar yang semakin dinamis.
Sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah, UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Perluas Pasar
Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk. Media sosial, platform pemasaran daring, serta strategi promosi digital dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen yang lebih luas.
Pemanfaatan berbagai sarana tersebut juga membuka peluang untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih beragam.
Melalui program pengabdian ini, HIMADIPA FEB USK mendorong pemahaman mengenai pentingnya inovasi, kualitas produk, dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan strategi bisnis yang lebih adaptif, memperkuat posisi produk di pasar, serta menjaga keberlanjutan usaha di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.
Selain mendukung pengembangan UMKM, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu ekonomi pembangunan secara langsung di tengah masyarakat.
Interaksi dengan masyarakat dan pemahaman terhadap dinamika usaha lokal juga menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah.
Tema “Bangkit Kembali Pidie Jaya Berseri Bersama Departemen Ekonomi Pembangunan Mengabdi” mencerminkan semangat kolaborasi untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.
Melalui penguatan kapasitas UMKM dan pemanfaatan ekonomi digital, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Pidie Jaya yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
HIMADIPA FEB USK berharap kegiatan pengabdian tersebut dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mendorong UMKM lokal untuk terus berinovasi, memperluas akses pasar, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.




















