• Tentang Kami
Tuesday, September 8, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Wali Dukung Penetapan Hutan Adat Mukim di Aceh

SAGOE TV by SAGOE TV
March 14, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Wali Dukung Penetapan Hutan Adat Mukim di Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia (PYM) Teungku Malik Mahmud al Haythar mendukung sepenuhnya penetapan hutan adat mukim di Provinsi Aceh. Hal tersebut mengemuka saat menerima kunjungan Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat (PKTHA) KLHK dan Tim Pusat Riset Hukum, Islam, dan Adat (PRHIA) Universitas Syiah Kuala di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Selasa (04/07/2023).

Menurut WN, hutan Aceh masih paling baik di Sumatera. Tantangannya, ada izin yang diberikan kepada sawit, tambang tidak terbatas sehingga masih sering berdampak terjadinya bencana alam. “Lisensi pada sawit, tambang tak ada batasnya, akibatnya (terjadi) bencana alam, yang kita beri untung, tetapi yang di sana rugi”, ujar Wali yang turut didampingi Staf Khususnya, Dr. Rofiq dan Dr Rustam Effendi. Oleh karenanya, perlu kita selamatkan hutan Aceh untuk anak cucu kita ke depan. “Kita perjuangkan hutan adat ini, apa yang dapat kita selamatkan, kita selamatkan,” harap Malik Mahmud. Akhir tahun lalu, setelah menerima hasil kajian dari tim peneliti PRHIA USK, Wali Nanggroe Aceh secara resmi mendukung sepenuhnya usulan penetapan hutan adat mukim di Aceh melalui surat Nomor 291/206 tertanggal 21 Desember 2022 yang ditujukan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

BACA JUGA

Rute Krueng Geukueh-Penang Dikebut, Pemerintah Aceh Siapkan Payung Hukum

Belimbing Wuluh Disulap Jadi Sabun Cuci Piring, USK Berdayakan IRT Gampong Barabung

Sebelumnya, Muhammad Said, Direktur PKTHA mengatakan kedatangannya dan tim ke Meuligoe Wali untuk mendapatkan informasi komprehensif tentang kesatuan masyarakat hukum adat sebagai subyek hukum sebagai keunikan di setiap daerah dalam pengelolaan hutan adat, termasuk di Aceh. “Kedatangan kami kemari agar dapat memahami kesatuan masyarakat hukum adat di Aceh (apakah) di Gampong, Mukim atau Pawang Glee sehingga saat ditetapkan wilayah hutan adat nantinya tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari”, ungkap Muhammad Said yang duduk disisi sebelah kiri PYM WN. “Saat ini kami juga akan menyiapkan tim terpadu untuk menindaklanjuti penetapan hutan adat di Aceh, sehingga pandangan Wali Nanggroe akan memperkuat keyakinan kami dalam menetapkan hutan adat mukim di Aceh”. Katanya.

Ketua Tim Peneliti PRHIA USK Dr. Teuku Muttaqin Mansur, M.H, pada kesempatan tersebut menyampaikan secara ringkas hasil kajian yang dilakukan timnya. Menurut Muttaqin, hutan adat mukim di Aceh yang diusulkan adalah sudah tepat, bahkan kemungkinan terjadi konflik wilayah adat antara gampong, mukim dan pawang glee sangat kecil kemungkinannya. “Hasil kajian tim kami menyimpulkan bahwa, Mukim di Aceh adalah Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan memiliki wilayah tertentu. Bahkan, di lokasi penelitian di Kabupaten Pidie ditemukan fakta bahwa hutan adat mukim tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat gampong dalam wilayah mukim tersebut. Biasanya, hutan adat mukim juga berada diluar wilayah desa” papar Teuku Muttaqin. Lebih lanjut ia menjelaskan, konflik pengelolaan atau pemanfaatan, tumpang tindih wilayah antara gampong, mukim, dan pawang glee juga sangat kecil kemungkinan terjadi, hal ini disebabkan pada wilayah gampong dan mukim masing-masing telah terbagi-bagi. Lagi pula ini bukan hal baru, sudah turun temurun dijalankan oleh struktur masyarakat di Aceh, sebutnya. Sementara struktur Pawang Glee, adalah organ fungsional mukim yang membantu mukim mengawasi hutan adat, jadi tidak mungkin terjadi konflik pengelolaan hutan adat dengan Mukim. Kalaupun benar-benar terjadi, maka Wali Naggroe Aceh dapat berperan memfasilitasi menyelesaikannya.

Sementara itu, Ketua PRHIA USK, Dr. Azhari Yahya, S.H., MCL, MA mendorong agar kementerian segera menetapkan usulan hutan adat mukim menjadi hutan adat, dan menjadikan tiga wilayah usulan sebagai model. “Penetapan ini juga akan memberikan kepastian hukum bagi mukim sebagai MHA, sekaligus memiliki ha katas hutan adat. Penetapan hutan adat, dampak positif jauh lebih besar dari dampak negatif. Ini juga menyangkut hak masyarakat, kalau tidak hutan bisa habis dan tidak dapat kita tinggalkan untuk anak cucu kita kedepan, kata Azhari yang juga Sekretaris Senat Akademik Universitas Syiah Kuala.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut dari KLHK antara lain: Apri Dwi Sumarah, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Sumatera, Yuli Prasetyo Nugroho, Kasubdit Penetapan Hutan Adat dan Hutan Hak, Agung Pambudi, PEH Ahli Muda, Adi Saputro, Mela Herlina, dan Nisa Ni’mah Utami staf Direktorat PKTHA. Sementara dari Pusat Riset PRHIA hadir anggota tim peneliti Dr. Muazzin, S.H., M.H, dan Tuha Lapan Wali Nanggroe Asnawi Zainun, SH. []

Tags: AcehHutan AdatIndonesiaMukimWali Nanggroe
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Rute Krueng Geukueh-Penang Dikebut, Pemerintah Aceh Siapkan Payung Hukum
News

Rute Krueng Geukueh-Penang Dikebut, Pemerintah Aceh Siapkan Payung Hukum

by SAGOE TV
September 7, 2026
Belimbing Wuluh Disulap Jadi Sabun Cuci Piring, USK Berdayakan IRT Gampong Barabung
News

Belimbing Wuluh Disulap Jadi Sabun Cuci Piring, USK Berdayakan IRT Gampong Barabung

by SAGOE TV
September 7, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Garuda Jeddah-Jakarta Dialihkan ke Bandara SIM
News

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Banda Aceh-Jakarta, Penumpang Diminta Jangan ke Bandara Dulu

by SAGOE TV
September 7, 2026
Erupsi Anak Krakatau, 8 Bandara di Jawa-Sumatra Ditutup Sementara, Ini Imbauan BMKG
News

Erupsi Anak Krakatau, 8 Bandara di Jawa-Sumatra Ditutup Sementara, Ini Imbauan BMKG

by SAGOE TV
September 7, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Garuda Jeddah-Jakarta Dialihkan ke Bandara SIM
News

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Aceh, 7 Penerbangan di Bandara SIM Batal

by SAGOE TV
September 6, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

September 7, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

September 4, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
FISIP USK Perkuat Jejaring dengan Alumni Chapter Jakarta

FISIP USK Perkuat Jejaring dengan Alumni Chapter Jakarta

September 7, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Risnawati Ridwan

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

September 6, 2026
SPS Revival Volume 17 “Bijèh”: Membuka Ruang Bertemu, Bermain, dan Menciptakan Bersama

SPS Revival Volume 17 “Bijèh”: Membuka Ruang Bertemu, Bermain, dan Menciptakan Bersama

September 2, 2026
Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai

Begini Persiapan UIN Ar-Raniry Sebelum Kuliah Perdana Pendidikan Kedokteran Dimulai

September 3, 2026
Refleksi SPS Vol. 17 Bijèh & Pertunjukan Musik Para Tamu

Refleksi SPS Vol. 17 Bijèh & Pertunjukan Musik Para Tamu

September 4, 2026

EDITOR'S PICK

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Peluang Magang Teknis ke Jepang Makin Terbuka

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Peluang Magang Teknis ke Jepang Makin Terbuka

May 13, 2026
163 Dosen PTKI di Aceh Ikuti Short Course Peningkatan Kompetensi di UIN Ar-Raniry

163 Dosen PTKI di Aceh Ikuti Short Course Peningkatan Kompetensi di UIN Ar-Raniry

July 24, 2025
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Recovery Pendidikan Pascabencana Hidrometeorologi Aceh

February 1, 2026
Bisnis Kopi Muda di Aceh Tamiang Raih Omzet Menggiurkan

Bisnis Kopi Muda di Aceh Tamiang Raih Omzet Menggiurkan

March 15, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.