• Tentang Kami
Sunday, April 26, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Mayoritas Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Mengalami Gatal-Gatal dan Diare

SAGOE TV by SAGOE TV
March 7, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mayoritas Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Mengalami Gatal-Gatal dan Diare

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan pengungsi Rohingya di Aceh Timur. Foto: for SagoeTV

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Petugas kesehatan Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, melaporkan bahwa mayoritas pengungsi Rohingya yang berada di Desa Seuneubok Rawang mengalami berbagai keluhan kesehatan, terutama gatal-gatal dan diare. Kondisi ini menjadi perhatian utama karena dapat berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan para pengungsi dalam jangka panjang.

Tim medis dari Puskesmas Peureulak Timur secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengungsi Rohingya itu guna memastikan kondisi mereka tetap terpantau. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar keluhan yang diderita oleh pengungsi meliputi penyakit kulit seperti dermatitis, gangguan pencernaan seperti diare, serta batuk dan demam.

BACA JUGA

Magang Nasional Batch I Ditutup, 16 Ribu Peserta Dapat Sertifikasi Gratis dan Akses Kerja

Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

Menurut dr. Srimulyati, selaku dokter di Puskesmas Peureulak Timur, faktor utama yang menyebabkan banyaknya kasus penyakit di kalangan pengungsi adalah rendahnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan serta kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai. Hal ini menyebabkan lingkungan di sekitar tempat pengungsian menjadi tidak higienis, sehingga mudah memicu penyebaran berbagai penyakit.

Untuk menangani permasalahan kesehatan yang terus meningkat, tim medis dari Puskesmas Peureulak Timur melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Senin dan Kamis. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan kondisi kesehatan umum pengungsi, pemberian obat-obatan yang diperlukan, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Sanitasi yang belum memadai, ditambah dengan kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan, meningkatkan risiko penyebaran penyakit di kalangan pengungsi,” ujar dr. Srimulyati saat diwawancarai setelah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengungsi, Kamis (6/3/2025).

Selain pemeriksaan rutin, tim medis juga berupaya memberikan edukasi kepada para pengungsi agar lebih peduli terhadap kebersihan diri dan lingkungan sekitar mereka. Upaya ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan para pengungsi dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Jembatan Krueng Meureudu Resmi Dibuka, Akses Lintas Timur Aceh Mulai Pulih Bertahap

 Sanitasi dan Pencegahan

Salah satu faktor utama yang memperburuk kondisi kesehatan pengungsi adalah kurangnya fasilitas sanitasi yang layak. Air bersih yang tersedia di lokasi pengungsian masih terbatas, sehingga banyak pengungsi yang kesulitan dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. Selain itu, sistem pembuangan limbah yang kurang memadai juga menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kasus penyakit di kalangan pengungsi.

Menanggapi permasalahan ini, pihak Puskesmas Peureulak Timur telah mengajukan rekomendasi kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) agar lebih memperhatikan aspek kebersihan dan sanitasi di lokasi pengungsian. Mereka meminta agar UNHCR memberikan edukasi kepada para pengungsi mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta menyediakan fasilitas sanitasi yang lebih layak.

“Kami telah menyampaikan kepada pihak UNHCR agar mengimbau para pengungsi untuk lebih memperhatikan kebersihan. Namun, di lapangan, kita masih melihat bahwa fasilitas sanitasi belum memadai, sehingga risiko penyakit tetap tinggi,” tambah dr. Srimulyati.

Selain itu, tim medis juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mencari solusi terbaik untuk meningkatkan kondisi sanitasi dan kesehatan di lokasi pengungsian. Harapannya, dengan adanya perbaikan sanitasi dan peningkatan kesadaran akan kebersihan, angka kasus penyakit di kalangan pengungsi dapat berkurang secara signifikan.

Kondisi kesehatan para pengungsi Rohingya di Aceh Timur masih memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Dengan tingginya angka kasus penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang bersih dan fasilitas sanitasi yang belum memadai, diperlukan langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini.

Pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan organisasi internasional diharapkan dapat bekerja sama dalam menyediakan sarana dan prasarana yang lebih baik bagi para pengungsi. Selain itu, edukasi mengenai kebersihan dan pola hidup sehat juga perlu terus digencarkan agar para pengungsi dapat menjaga kesehatan mereka secara mandiri.

Baca Juga:  Jemaah Haji Aceh Meninggal di Arab Saudi Bertambah Jadi 11 Orang

Dengan adanya langkah-langkah preventif yang lebih baik, diharapkan kondisi kesehatan pengungsi Rohingya di Aceh Timur dapat segera membaik, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan layak di tempat pengungsian. [AS]

Tags: acehAceh TimurkesehatanPengungsiRohingya
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Magang Nasional Batch I Ditutup, 16 Ribu Peserta Dapat Sertifikasi Gratis dan Akses Kerja
News

Magang Nasional Batch I Ditutup, 16 Ribu Peserta Dapat Sertifikasi Gratis dan Akses Kerja

by SAGOE TV
April 25, 2026
Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei
News

Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

by SAGOE TV
April 25, 2026
Mualem Pimpin Rapat Validasi Data JKA, Fokus Perbaiki Akses Layanan Kesehatan Aceh
News

Mualem Pimpin Rapat Validasi Data JKA, Fokus Perbaiki Akses Layanan Kesehatan Aceh

by SAGOE TV
April 24, 2026
Bagaimana KUA Darul Makmur Akhirnya Berdiri Kisah Yusni dan Peran Warga yang Menginspirasi
News

Bagaimana KUA Darul Makmur Akhirnya Berdiri? Kisah Yusni dan Peran Warga yang Menginspirasi

by SAGOE TV
April 24, 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April
News

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

by Anna Rizatil
April 24, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

April 24, 2026
Skate Park Stage Hadirkan Eksplorasi Seni Bunyi Sederhana di Banda Aceh

Skate Park Stage Hadirkan Eksplorasi Seni Bunyi Sederhana di Banda Aceh

April 23, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

April 25, 2026
Mualem Pimpin Rapat Validasi Data JKA, Fokus Perbaiki Akses Layanan Kesehatan Aceh

Mualem Pimpin Rapat Validasi Data JKA, Fokus Perbaiki Akses Layanan Kesehatan Aceh

April 24, 2026
Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

April 21, 2026
Safrizal ZA Bawa Spirit Sun Tzu di Musrenbang Aceh 2027

Safrizal ZA Bawa Spirit Sun Tzu di Musrenbang Aceh 2027

April 23, 2026
Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan

Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan

April 20, 2026

EDITOR'S PICK

Mahasiswi UIA Raih Juara 2 Kompetisi Video Edukasi Pasar Modal BEI Aceh

Mahasiswi UIA Raih Juara 2 Kompetisi Video Edukasi Pasar Modal BEI Aceh

July 5, 2025
Dosen UIA Jadi Juri Duta Guru CBP Rupiah Championship 2025 di Takengon

Dosen UIA Jadi Juri Duta Guru CBP Rupiah Championship 2025

July 23, 2025
Aceh Raih 3 Penghargaan di Top BUMD Awards 2025

Aceh Raih 3 Penghargaan di Top BUMD Awards 2025

April 28, 2025
Prostitusi di Aceh, Imbas Pergeseran Nilai Syariat Islam

Prostitusi di Aceh, Imbas Pergeseran Nilai Syariat Islam

January 30, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.