• Tentang Kami
Tuesday, September 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Aza Khiatun Nisa: Tak Mau Wisuda Sebelum Jelajahi Seluruh Negeri

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
April 8, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Aza Khiatun Nisa: Tak Mau Wisuda Sebelum Jelajahi Seluruh Negeri
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Seorang gadis muda asal Padang, Aza Khiatun Nisa, menarik perhatian publik lewat misinya yang tak biasa: ia bertekad tidak akan mengikuti wisuda sebelum menuntaskan petualangan keliling seluruh Indonesia. Dalam perjalanannya kali ini, Aza menyambangi Aceh untuk pertama kalinya dan langsung jatuh cinta pada pesona Tanah Rencong.

“Ini pertama kalinya aku ke Aceh, dan sumpah… aku langsung jatuh cinta,” ujar Aza menjawab pertanyaan dalam wawancara podcast bertajuk “Aza dan Misi Jelajah Negeri Sebelum Wisuda”, tayangan Sagoetv, Senin (0704/2025) dipandu oleh Host Juliana.

BACA JUGA

104 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Perdana Kedokteran UIN Ar-Raniry

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Mahasiswi filsafat yang saat ini berdomisili di Yogyakarta tersebut mengaku bahwa Aceh memberikan kesan mendalam. “Aceh itu seperti halaman terakhir dari sebuah buku cerita petualangan. Tapi bukan berarti tamat justru ini seperti awal baru,” katanya.

Ia menyebut suasana Aceh sebagai kombinasi unik antara kekayaan sejarah, nuansa religius yang hangat, dan keindahan alam yang memukau. “Pas sampai di Sabang, aku cuma bisa diem. Lautnya tuh… kayak lukisan hidup,” ungkap Aza yang juga sempat menikmati kopi Ulee Kareng dan berjalan sore di pinggir pantai Lampuuk.

Lebih dari sekadar pelesiran, Aza menyebut perjalanannya sebagai bentuk syukur dan penghargaan terhadap tanah air. “Aku ingin kenal Indonesia lebih dalam, dari ujung ke ujung. Biar nanti pas wisuda, aku tahu benar tanah air yang aku cintai ini,” ujarnya.

Meski aktif sebagai traveler, Aza juga menjalani profesi sebagai konsultan sosial untuk proyek-proyek CSR di berbagai desa. Ia juga mengelola usaha travel Kentawa Travel bersama temannya, dengan fokus pada destinasi budaya otentik, khususnya ke Mentawai.

“Setiap perjalanan harus menghasilkan sesuatu: entah uang, pengalaman, atau pengetahuan,” tegasnya.

Menurut Aza, budaya Mentawai bukan hanya menarik dari sisi visual seperti tato dan pakaian adat, tetapi lebih pada cara hidup dan keterhubungan dengan alam. “Banyak tamu kami yang merasa dapat ‘aha moment’ setelah berinteraksi langsung dengan masyarakat Mentawai,” ujarnya.

Ia juga menyebut Pulau Siberut sebagai wilayah yang masih mempertahankan adat dan tradisi Mentawai secara utuh. Aza berharap ke depannya bisa membuat dokumentasi atau digital storytelling tentang kehidupan mereka.

Saat ditanya tentang fenomena kabur aja dulu yang kini ramai di media sosial, Aza menjawab, “Buatku itu bisa jadi dua hal: self-discovery atau pelarian dari kenyataan. Tapi yang jelas, sekarang ini sudah seperti kampanye—bahkan akademisi juga mulai membahasnya.”

Ia menambahkan bahwa ada perbedaan jelas antara traveling untuk eksplorasi dan pelarian. “Kalau bawa koper besar dua biji, itu mungkin bukan jalan-jalan biasa ya,” ujarnya sambil tertawa.

Usai dari Aceh, Aza berencana melanjutkan perjalanannya ke Malaysia dalam rangka sebuah proyek sosial. Ia juga bermimpi untuk melanjutkan studi ke luar negeri, terutama ke negara-negara asal filsafat seperti Inggris, Prancis, atau Jerman.

“Aku ingin kuliah ke luar negeri. Karena ambil filsafat, ya pengennya ke tempat asalnya. Jadi kalau dibilang ‘kabur’, ya aku kabur sekalian kuliah,” kata Aza sembari tertawa.

Sebagai perempuan yang melakukan solo traveling, Aza mengaku belum pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan. “Alhamdulillah, aku belum pernah dirasisin selama perjalanan. Tapi ya itu, kita juga harus tahu diri dan tahu tempat,” katanya.

Menariknya, Aza juga membuka rumahnya di Padang bagi para backpacker perempuan sebagai bentuk solidaritas dan pertukaran budaya. “Aku percaya, kebaikan itu akan berputar,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Aceh, Aza hanya menghabiskan sekitar Rp700 ribu untuk perjalanan ke Sabang dan Rp500 ribu di Banda Aceh. Biaya tertinggi berasal dari tiket pesawat, yang ia siasati dengan menggunakan aplikasi Trip.com dari Hongkong.

Menurutnya, aplikasi tersebut menawarkan harga lebih murah, terutama untuk penerbangan internasional. “Ini bisa banget jadi konten edukasi buat para traveler hemat,” sarannya.

Meski tidak tergabung dalam komunitas formal, Aza aktif di grup Facebook Backpacker Indonesia. Ia mengaku banyak mendapatkan inspirasi, informasi, dan bahkan relasi dari komunitas tersebut.

“Dulu aku mulai dikenal sebagai konsultan juga karena personal branding. Banyak orang lupa, relasi itu bukan cuma soal kenal, tapi gimana kita menunjukkan diri dan karya kita secara konsisten,” pungkasnya. []

 

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

104 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Perdana Kedokteran UIN Ar-Raniry
News

104 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Perdana Kedokteran UIN Ar-Raniry

by SAGOE TV
September 14, 2026
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
News

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

by SAGOE TV
September 14, 2026
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Pastikan APBN Sehat dan Defisit di Bawah 3 Persen
News

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Pastikan APBN Sehat dan Defisit di Bawah 3 Persen

by SAGOE TV
September 14, 2026
USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan
News

USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan

by SAGOE TV
September 14, 2026
Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry
News

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

by SAGOE TV
September 14, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

September 11, 2026
Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

September 11, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

September 10, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026
Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

September 12, 2026
Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

September 11, 2026
Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

September 12, 2026
Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

September 11, 2026
Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

September 14, 2026

EDITOR'S PICK

Untuk Atasi Kemiskinan di Aceh dengan Pendidikan dan Pemanfaatan Sumber Daya 

Untuk Atasi Kemiskinan di Aceh dengan Pendidikan dan Pemanfaatan Sumber Daya 

March 14, 2025
Presiden Prabowo Kirim Surat Dukacita atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Kekalahan Amerika Menghadapi Iran akan Mengubah Peta Dunia

March 25, 2026
Beatboxer Aceh Tembus 17 Besar Dunia, Komunitas ABC Siap Harumkan Nama Indonesia

Beatboxer Aceh Tembus 17 Besar Dunia, Komunitas ABC Siap Harumkan Nama Indonesia

July 5, 2025
Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

Dulu Melawan, Kini Membuktikan: Blok Andaman dan Ujian Generasi Pasca-Helsinki

June 16, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.