• Tentang Kami
Monday, September 14, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Untuk Atasi Kemiskinan di Aceh dengan Pendidikan dan Pemanfaatan Sumber Daya 

SAGOE TV by SAGOE TV
March 14, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Untuk Atasi Kemiskinan di Aceh dengan Pendidikan dan Pemanfaatan Sumber Daya 
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | Banda Aceh – Aceh masih menghadapi tantangan besar dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, meskipun memiliki sumber daya alam yang melimpah. Minimnya keterampilan tenaga kerja serta kurangnya pemanfaatan sumber daya menjadi faktor utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah ini.

Burhanuddin Hasyim, mantan teknisi listrik di ExxonMobil dengan pengalaman delapan tahun, menyoroti pentingnya reformasi pendidikan berbasis keterampilan serta optimalisasi sumber daya alam sebagai solusi utama untuk membangun ekonomi Aceh.

BACA JUGA

104 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Perdana Kedokteran UIN Ar-Raniry

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh masih berada di peringkat pertama dalam tingkat kemiskinan di Indonesia. Padahal, provinsi ini kaya akan sumber daya alam seperti minyak, gas, lahan pertanian, dan sumber daya air yang melimpah.

Burhanuddin menilai, salah satu penyebab utama kemiskinan di Aceh adalah minimnya lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan masyarakat. Banyak lahan yang belum dimanfaatkan optimal karena keterbatasan infrastruktur, terutama akses air untuk sektor pertanian. Selain itu, sistem pendidikan yang ada masih belum mampu membekali lulusan dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Pendidikan Berbasis Keterampilan 

Burhanuddin menekankan bahwa sistem pendidikan di Aceh harus lebih berorientasi pada praktik dan keterampilan teknis agar lulusan siap terjun ke dunia kerja. Ia mencontohkan pengalaman pribadinya di sektor migas, di mana banyak lulusan teknik mengalami kesulitan di lapangan karena kurangnya pemahaman praktis.

Ia mengusulkan beberapa langkah konkret dalam reformasi pendidikan. Terutama untuk Jenjang SD dan SMPdengan membekali siswa dengan keterampilan dasar, seperti pertanian, peternakan, dan keterampilan teknis.

Kemudian, untuk jenjang SMA dan Perguruan Tinggi, diperkuat dengan pembelajaran berbasis praktik, misalnya mahasiswa teknik mesin belajar langsung membongkar dan merakit mesin, atau mahasiswa teknik listrik memahami kelistrikan melalui simulasi nyata.

Dengan kurikulum yang lebih aplikatif, lulusan akan lebih siap kerja dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di industri.

SDA untuk Kemajuan Ekonomi

Aceh memiliki lebih dari 30 sungai besar, tetapi pemanfaatannya masih sangat terbatas. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah sistem rampam, yang memungkinkan air naik hingga 40 meter tanpa bahan bakar, melainkan hanya dengan memanfaatkan gravitasi dan tekanan air.

Potensi ini bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan industri air bersih, seperti memasok kebutuhan kapal-kapal yang melintas di jalur pelayaran internasional. Dengan harga lebih kompetitif dibandingkan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, Aceh bisa menjadikan bisnis air bersih sebagai sektor unggulan baru.

Selain itu, sektor pertanian dan peternakan juga memiliki peluang besar. Burhanuddin mencontohkan, satu hektare lahan bisa ditanami hingga 2.000 pohon pisang. Namun, ironisnya, sebagian besar buah yang dijual di pasar Aceh justru berasal dari luar daerah seperti Medan dan Malang.

Sektor peternakan juga perlu didukung dengan pemanfaatan pakan alternatif yang lebih murah, seperti jerami dan daun pisang. Bimbingan dari dinas terkait sangat diperlukan agar peternak bisa mengatasi kendala seperti penyakit ternak dan produktivitas yang rendah.

Kemudahan Investasi

Burhanuddin menyoroti perlunya kebijakan pemerintah yang lebih berpihak pada rakyat. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain, pertama dengan meningkatkan pendidikan berbasis keterampilan agar lulusan siap kerja dan tidak hanya mengejar ijazah. Kedua, membangun infrastruktur irigasi untuk mendukung sektor pertanian dan industri. Ketiga, memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proyek-proyek besar seperti industri migas dan energi, dan terakhir adalah menyederhanakan perizinan usaha untuk mendorong investasi dan pertumbuhan UKM.

Saat ini, proses perizinan yang rumit dan pajak yang tinggi menjadi hambatan bagi pengusaha lokal. Misalnya, biaya perizinan untuk membuka depot obat bisa mencapai jutaan rupiah, yang membuat banyak usaha kecil kesulitan berkembang.

Selain itu, bank syariah diharapkan bisa lebih proaktif dalam membantu pengusaha kecil dengan skema kemitraan yang lebih fleksibel, bukan dengan sistem yang masih menyerupai perbankan konvensional.

Burhanuddin menegaskan bahwa masyarakat Aceh bukan malas, tetapi kurang mendapatkan fasilitas dan pendidikan yang tepat untuk berkembang. Jika sistem pendidikan diperbaiki, sumber daya alam dikelola lebih optimal, dan kebijakan pemerintah lebih mendukung investasi, maka dalam tiga tahun ke depan, Aceh bisa mengalami kemajuan pesat.

“Saat ini, masih banyak warga yang hidup dalam kemiskinan ekstrem, bahkan sampai menjual anak-anak mereka demi bertahan hidup. Ini sangat miris dan harus segera diatasi dengan kebijakan yang tepat,” ujarnya. [CE]

Tags: AcehKemiskinanpendidikanpodcast
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

104 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Perdana Kedokteran UIN Ar-Raniry
News

104 Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi Perdana Kedokteran UIN Ar-Raniry

by SAGOE TV
September 14, 2026
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
News

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

by SAGOE TV
September 14, 2026
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Pastikan APBN Sehat dan Defisit di Bawah 3 Persen
News

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Pastikan APBN Sehat dan Defisit di Bawah 3 Persen

by SAGOE TV
September 14, 2026
USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan
News

USK Terima 39 Mahasiswa Asing, Dibekali Edukasi Keamanan Diri dan Pencegahan Kekerasan

by SAGOE TV
September 14, 2026
Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry
News

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

by SAGOE TV
September 14, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

September 11, 2026
Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

September 11, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

September 10, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026
Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

September 12, 2026
Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

September 11, 2026
Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

September 12, 2026
Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

September 11, 2026
Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

September 7, 2026

EDITOR'S PICK

Hukuman Cambuk bagi Pelanggar Syariat Islam di Banda Aceh

Hukuman Cambuk bagi Pelanggar Syariat Islam di Banda Aceh

February 27, 2025
USK Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Ini Sosoknya

USK Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Ini Sosoknya

October 30, 2024
Kemenag Aceh Terima Anugerah Mitra Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah Terbaik dari BI

Kemenag Aceh Terima Anugerah Mitra Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah Terbaik dari BI

November 30, 2024
Pengkhianatan Kaum Intelektual

Pengkhianatan Kaum Intelektual

August 14, 2022
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.