• Tentang Kami
Sunday, January 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bencana Aceh; Tambang Ilegal dan Hutan Sawit

SAGOE TV by SAGOE TV
November 29, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025, KOLOM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bencana Aceh; Tambang Ilegal dan Hutan Berubah Sawit
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan: Mukhlisuddin Ilyas

Hujan tak henti-henti sejak beberapa hari terakhir. Banjir datang dari segala arah. Listrik padam. Internet hilang. Aceh seakan tenggelam dalam gelap.

BACA JUGA

Pupuk Indonesia Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh dengan Bantuan Rp50 Miliar

Jelang Ramadhan, Warga Kalasegi Aceh Tengah Minta Presiden Segera Bangun Huntara

Pagi Kamis, 27 November 2025, setelah mengantar anak ke sekolah, saya memberanikan diri pulang ke kampung di Samalanga, Kabupaten Bireuen—mencari kabar orang tua, kurang lebih 24 jam hilang kontak. Sampai hari ini, listrik dan internet di Samalanga dan sekitarnya masih lumpuh total.

Sepanjang jalan, rumah-rumah terendam, jembatan putus, kemacetan panjang mengular. Saya terus bergerak pelan, mencari celah di antara jalan-jalan alternatif yang masih bisa dilalui. Pukul 13.30 saya tiba di Dayah Najmul Hidayah Batee Iliek. Dari dekat, saya melihat tiga blok bangunan dayah itu runtuh, luluh seperti tanah tak lagi sanggup menahan luka.

Tak berlama, saya melanjutkan perjalanan menjenguk Mak. Namun warga di Kampung Lueng Keubeu sudah berkumpul di Meunasah—mengungsi, rumah mereka dibanjiri air.

Dari kejauhan, saya melihat rumah Mak. Rumah yang ia tempati sejak 1993. Rumah yang tak pernah sekalipun tersentuh banjir. Hari ini, untuk pertama kalinya, air menerobos masuk lebih dari satu meter. Kuburan almarhum ayah, hanya lima meter dari kamar yang dulu saya tempati, tak terlihat lagi—tenggelam bersama ingatan masa kecil.

Warga menyarankan saya untuk tidak masuk. Arus air masih kuat. Saya bertanya, “Mak lon ho?”(di mana mamak saya). Mereka menjawab: Mak sudah mengungsi.

Ternyata Mak terlambat keluar dari rumah. Ia diangkat oleh adiknya dan dibawa ke Meunasah, sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah saudara lain yang tidak terkena banjir.

Baca Juga:  370 Warga Terdampak Banjir Dievakuasi ke Banda Aceh dengan KM Express Bahari 2F

Saya bergegas ke sana. Syukurlah, Mak sehat—meski wajahnya menyimpan lelah yang tak mampu ia sembunyikan. Waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB. Baru terasa lapar sejak pagi. Saya makan siang dari bekal istri, sambil menetapkan hati: istri menjaga anak-anak di Banda Aceh, sementara bapak mertua di Lhokseumawe juga kebanjiran. Tapi mereka sudah terbiasa menghadapi banjir tahunan di Tumpok Teungoh.

Alhamdulillah, Mak sehat. Itu cukup.

Sepanjang perjalanan pulang, Banda Aceh–Samalanga dan kembali lagi, saya melihat sendiri titik-titik banjir yang semakin menggila: Trienggadeng, Meureudu, Ulim, Ulee Glee, Samalanga. Semuanya berada di daerah yang di atasnya—di gunung dan sungai—telah terjadi galian C, tambang ilegal dan hutan-hutan berubah menjadi kebun sawit.

Pemilik galian C, tambang ilegal dan kebun-kebun itu bukan hanya orang yang minim ilmu. Orang berpendidikan tinggi, bahkan bergelar mahaguru, toke dan teungku. Ikut bangga meratakan hutan, menanam sawit menebang pohon-pohon besar demi sawit. Akibatnya, rumah warga di hilir memikul derita.

Padahal firman Allah dalam Surah Ar-Rum ayat 41 sudah jelas:

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, agar Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.”

Teori natural resource curse, teori kutukan dan keberkahan sumber daya alam, juga mereka pelajari. Tapi mungkin tak pernah benar-benar merasapi.

Pukul 23.00 saya tiba kembali di Banda Aceh. Ketika melewati Jembatan Cot Iri, saya melihat air Krueng Aceh mulai meluap. Saya hanya mampu berdoa dalam hati: “Ya Allah, jauhkan kami dari bala.” []

Aceh Darurat Banjir: 16 Daerah Terendam, 20.759 Warga Mengungsi

Tags: acehBanjirbencanaBencana AlamDarurat BencanaHutanopiniSawitTambang Ilegal
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Pupuk Indonesia Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh dengan Bantuan Rp50 Miliar
BENCANA SUMATERA 2025

Pupuk Indonesia Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh dengan Bantuan Rp50 Miliar

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Jelang Ramadhan, Warga Kalasegi Aceh Tengah Minta Presiden Segera Bangun Huntara
BENCANA SUMATERA 2025

Jelang Ramadhan, Warga Kalasegi Aceh Tengah Minta Presiden Segera Bangun Huntara

by Anna Rizatil
January 17, 2026
CPMH UGM dan GEN-A Salurkan Dignity Kit untuk Penyintas Bencana di Aceh
BENCANA SUMATERA 2025

CPMH UGM dan GEN-A Salurkan Dignity Kit untuk Penyintas Bencana di Aceh

by Anna Rizatil
January 17, 2026
Jembatan Bailey Baroh Bugeng Aceh Timur Rampung, Akses Warga Nurussalam Kembali Pulih Pascabanjir
BENCANA SUMATERA 2025

Jembatan Bailey Baroh Bugeng Aceh Timur Rampung, Akses Warga Nurussalam Kembali Pulih Pascabanjir

by SAGOE TV
January 16, 2026
Relawan TCK Kemenkes Sterilkan Huntara Aceh Tamiang dari Nyamuk Aedes aegypti
BENCANA SUMATERA 2025

Relawan TCK Kemenkes Sterilkan Huntara Aceh Tamiang dari Nyamuk Aedes aegypti

by SAGOE TV
January 16, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih

MWA USK Tetapkan Tiga Calon Rektor Terpilih, Ini Daftar Namanya

January 12, 2026
Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Jurnalis asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

Jurnalis Asal Aceh Dinobatkan sebagai Jurnalis Media Cetak Terbaik AMA 2026

January 14, 2026
Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

Manasik Haji Makin Lengkap, Pesawat Citilink Hadir di Asrama Haji Aceh

January 14, 2026
Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

Password Sebagai Warisan; Perginya Seorang Pekerja Kreatif Dunia dari Aceh

January 9, 2026
Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

Gegara Aceh Merasa ‘Dicuekin’ Pusat

January 11, 2026
Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

Sudah 49 Hari Desa Dayah Usen Belum Bersih dari Lumpur

January 14, 2026
Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

Puisi untuk Bencana Sumatera: Tuan Katakan Dusta

December 20, 2025
Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

Sundulan Connor Flynn Antar Persiraja Tekuk Persikad Depok 1-0

January 12, 2026

EDITOR'S PICK

Jemaah Haji Aceh Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi 9 Orang

Jemaah Haji Aceh Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi 9 Orang

June 23, 2025
Kolaborasi Pekerja Sosial dan Kampus, IPSPI Aceh Dorong Pemulihan Pascabencana di Pidie Jaya

Kolaborasi Pekerja Sosial dan Kampus, IPSPI Aceh Dorong Pemulihan Pascabencana di Pidie Jaya

December 28, 2025
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Serukan Penyelamatan Ekosistem Gambut Rawa Tripa

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Serukan Penyelamatan Ekosistem Gambut Rawa Tripa

June 3, 2025
Wali Nanggroe Aceh Bertemu Dubes RI di Rusia, Bahas Tindak Lanjut EEF 2025

Wali Nanggroe Aceh Bertemu Dubes RI di Rusia, Bahas Tindak Lanjut EEF 2025

September 10, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.